Mengenal Idol K-pop Blackpink, Salah Satu Instrumen Diplomasi Budaya Korea Selatan

Selasa, 2 Juli 2024 19:30 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Korea Selatan terkenal akan Korean Wave-nya yang menyebar ke hampir seluruh dunia dan Blacpink menjadi salah satu aktor yang ikut berupaya menyebarkan budaya Korea Selatan lewat musiknya.

Diplomasi merupakan salah satu instrument penting dalam pelaksaan kepentingan suatu negara yang berkaitan dengan megara lain atau oraganisasi internasional. Melalui diplomasi suatu negara dapat membangun citra dirinya sehingga dapat mempengaruhi hubungan dengan negara lain. Selain itu diplomasi juga sering kali digunakan sebagai alat untuk mencapai kepentingan nasional suatu negara. Diplomasi dapat dilakukan melalui berbagai cara sesuai dengan tujuan dan kepentingan yang ingin dicapai, salah satunya diplomasi budaya.

Diplomasi budaya merupakan bentuk diplomasi yang menggunakan nilai-nilai kebudayaan sebagai alat untuk mengurangi konflik serta membangun hubungan baik antar negara. Melalui diplomasi budaya suatu negara juga dapat meningkatkan soft power sebagai upaya mencapai kepentingan nasionalnya. Soft power merupakan kemampuan suatu negara untuk menarik hati dan perhatian dari masyarakat dan negara lain untuk mencapai kepentingan nasional, melalui daya tarik budaya, pendidikan atau gagasan politik. Diplomasi budaya merupakan contoh utama dari soft power, karena budaya, terutama yang menarik bagi masyarakat lain adalah salah satu sumber penting dari soft power. Diplomasi budaya memungkinkan suatu negara untuk menunjukkan budaya dan masyarakatnya kepada negara lain sekaligus memperkuat hubungan internasional.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Diplomasi budaya dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti penyelenggaraan festival budaya dan konser music, peragaan busana, pemutaran film dan drama, pertukaran pelajar serta pengumpulan data terkait budaya suatu negara. Korea Selatan merupakan salah satu negara yang menggunakan diplomasi budaya sebagai soft power. Korea Selatan dikenal lewat Korean Wave sebagai upaya dalam memeperkenalkan dan menyebarluaskan pengaruh negaranya di kancah internasional melalui drama, film, makanan, bahasa serta music. Salah satu produk Korean Wave yang sangat berhasil memperkenalkan budaya Korea Selatan adalah music Kpop, dimana music ini telah disebarluaskan oleh para penyanyi baik soloist maupun girlgroup dan boygroup.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, penyebaran informasi menjadi mudah dilakukan dan hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh seniman music Kpop yang melakukan penyebaran secara masif hingga ke kancah internasional. Kini Kpop bukan lagi music yang hanya dinikmati oleh masyarakat Korea Selatan melainkan sudah menyebar ke seluruh wilayah Asia hingga wilayah Barat, seperti Amerika dan Eropa yang sebelumnya sulit untuk menerima nilai-nilai budaya Timur kini ikut menikmati music Kpop. Hal tersebut menjadikan Kpop sebagai tren di hampir seluruh dunia dan pengaruhnya hampir menyamai music pop barat. Oleh karena itu, Kpop dijadikan sebagai salah satu instrument dalam diplomasi budaya yang dilakukan oleh Korea Selatan.

Salah satu girlband Korea terpopuler, ialah Blackpink yang namanya sudah tidak asing didengar bagi penggemar K-Pop maupun Masyarakat umum. Blackpink merupakan girlband dibawah naungan YG Entertainment yang memulai debutnya pada tahun 2016 dengan single album “Square One”. Girlgroup ini beranggotakan empat member, yaitu Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa yang memiliki latarbelakang beragam. Jisoo yang lahir serta tumbuh besar di Korea Selatan, Jennie yang lahir di Korea Selatan namun sempat menempuh pendidikan di New Zeland, Rose yang juga lahir di Korea Selatan namun tumbuh besar di Australia serta Lisa yang merupakan warga asli Thailand yang lahir dan tumbuh disana. Blackpink dikenal memiliki ratusan juta penggemar yang tersebar diseluruh dunia dan dijuluki sebagai girlband nomor satu dunia.

Pada tahun 2019 Blackpink memulai konser dunia pertamanya yang berjudul “In Your Area World Tour” yang diselenggarakan di 17 negara lalu pada 2022 mengadakan koser dunia keduanya, “Born Pink World Tour” yang diselenggarakan di 34 kota di 22 negara. Selain itu di tahun 2023 Blackpink menjadi  Idol K-pop pertama yang tampil sebagai headliner Coachella, sebuah festival music terbesar di Amerika juga menjadi Idol K-pop pertama yang tampil di British Summer Time (BST) Hyde Park yang merupakan festival music terbesar di Inggris. Hal tersebut menjadi bukti dari kepopuleran Blackpink di seluruh dunia dan menjadikan mereka sebagai aset negara yang dapat digunakan sebagai instrument diplomasi untuk menyebarluaskan budaya Korea Selatan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Blackpink memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan Korean Wave ke seluruh dunia. Blackpink sering kali membuat tren baru melalui music maupun fashion mereka yang sekaligus mempromosikan budaya Korea, seperti penggunaan alat music tradisional Korea, geomungo dan pakaian tradisional hanbok dibeberapa beberapa MV Blackpink. Pada festival music Coachella, Blackpink juga menggunakan hanbok diawal penampilannya guna merepresentasikan budaya Korea Selatan.

Blackpink sering kali digunakan sebagai instrument diplomasi Korea Selatan diberbagai pertemuan bilateral hingga forum internasional, seperti pada perjamuan kenegaraan Inggris dengan Korea Selatan yang berlangsung pada 21 November 2023 di Istana Buckingham, Inggris , dimana Blacpink hadir menjadi tamu kehormatan dengan status sebagai Duta COP26 (Conference of the Partie) atau Duta untuk Konferensi Perubahan Iklim PBB. Perjamuan ini diadakan untuk menghormati kunjungan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol ke Inggris dalam rangka memperkuat ikatan budaya antara kedua negara. Selain menjadi tamu kehormatan, Blackpink juga menerima penghargaan dari Raja Charles III berupa gelar Most Excellent Order of the British Empire (MBE) atas peran mereka dalam kampanye perubahan iklim.

Gelar MBE merupakan salah satu penghargaan bergengsi di Inggris yang menduduki urutan penghargaan tertinggi ketiga dari Kerajaan Inggris. Penghargaan ini juga melambangkan pengabdian atau prestasi luar biasa di masyarakat. Oleh sebab itu, pemberian gelar MBE merupakan suatu kehormatan besar bagi Blackpink sekaligus melegitimasi serta meningkatkan pengaruh Blackpink sebagai instrument diplomasi Korea Selatan.

 

 

Bagikan Artikel Ini
img-content
Ni Luh Gede Riyanti Budi Astiti

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler