Pemenang SATU Indonesia Awards Selamatkan Anak-Anak Sidoarjo dari Kecanduan Gadget

Jumat, 5 Juli 2024 15:03 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sebagai seorang pendidik dan penggiat sosial, Irfandi menyadari bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu perkembangan kognitif dan sosial anak-anak.

Pada ajang 14th SATU Indonesia Awards, Achmad Irfandi meraih penghargaan dalam kategori Pendidikan atas inisiatifnya dalam menciptakan program Kampung Lali Gadget (KLG) di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Program yang digagas pada 1 April 2018 ini berangkat dari kekhawatiran Irfandi terhadap dampak negatif kecanduan gadget pada anak-anak.

 

Sebagai seorang pendidik dan penggiat sosial, Irfandi menyadari bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu perkembangan kognitif dan sosial anak-anak. Melihat fenomena ini, ia bertekad untuk mencari solusi yang dapat mengalihkan perhatian anak-anak dari layar gadget ke aktivitas yang lebih bermanfaat dan mendidik. Dari situlah lahir ide Kampung Lali Gadget (KLG), sebuah program yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan anak-anak pada gadget melalui konservasi budaya dan permainan tradisional.

 

Program KLG tidak hanya menawarkan permainan tradisional sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai alat edukasi yang efektif. Permainan-permainan seperti gobak sodor, engklek, dan egrang diajarkan kembali kepada anak-anak, mengajak mereka untuk bergerak aktif dan berinteraksi satu sama lain secara langsung. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar nilai-nilai kerjasama, sportivitas, dan kreativitas yang selama ini tergerus oleh penggunaan gadget yang tidak terkontrol.

 

Irfandi juga membangun gubuk baca di halaman depan rumah agar mudah diakses anak-anak serta menjadi basecamp. Kegiatan ini juga dilakukan di sekitar sawah, sungai dan perkebunan warga setempat. Ia juga membuat wall climbing dan pavingisasi area gubuk baca yang disumbang dari sejumlah donatur.

 

Keberhasilan program KLG tidak lepas dari dukungan masyarakat dan berbagai pihak yang peduli terhadap masa depan generasi muda. Irfandi bersama timnya secara rutin mengadakan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif yang melibatkan orang tua dan komunitas setempat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak secara holistik, baik secara fisik, mental, maupun sosial.

 

Penghargaan dari SATU Indonesia Awards menjadi bukti nyata bahwa inisiatif Achmad Irfandi membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Melalui program Kampung Lali Gadget, Irfandi telah berhasil menyentuh hati banyak orang dan memberikan harapan baru bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang sehat dan penuh dengan nilai-nilai budaya.

 

Kisah sukses Irfandi ini menginspirasi banyak orang untuk mengambil langkah konkret dalam menghadapi tantangan zaman modern. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Irfandi menunjukkan bahwa perubahan positif selalu mungkin terjadi, asalkan kita mau berusaha dan berjuang untuk mewujudkannya. Program Kampung Lali Gadget adalah contoh nyata bagaimana kekhawatiran seorang individu dapat bertransformasi menjadi gerakan yang membawa kebaikan bagi banyak orang.

 

Apakah kamu punya inovasi yang sama di bidang pendidikan? Ayo daftarkan karyamu di 15th SATU Indonesia Awards 2024. Berikut ini syarat dan ketentuannya,

 

  • Program diinisiasi oleh individu atau kelompok

  • Inisiator atau ketua kelompok maksimal berusia 35 tahun pada saat periode pendaftaran

  • Kegiatan harus orisinal

  • Kegiatan telah berlangsung minimal 1 tahun 

  • Kegiatan yang didaftarkan tidak pernah menerima manfaat dari Grup Astra

  • Kegiatan yang didaftarkan belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional

  • Kegiatan yang diajukan selaras dengan aspek sustainability yang meliputi environmental, social dan governance (ESG)

  • Bukan karyawan Grup Astra atau Mitra SATU Indonesia Awards

  • Dapat mendaftarkan diri sendiri atau orang lain yang memenuhi persyaratan SATU Indonesia Awards.

Yang istimewa pada 15th SATU Indonesia Awards 2024 yakni karya para peserta akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para profesional senior dan inspiratif dari berbagai bidang, termasuk akademisi, praktisi, pegiat seni dan tokoh masyarakat. Berikut ini adalah dewan juri pada 15th SATU Indonesia Awards 2024:

  1. Prof. Nila Moeloek (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)

  2. Prof. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Indonesia)

  3. Prof. Fasli Jalal (Rektor Universitas YARSI dan Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta)

  4. Ir. Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan)

  5. Onno W. Purbo Ph.D (Pakar Teknologi Informasi)

  6. Arif Zulkifli (Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk)

  7. Dian Sastrowardoyo (Pegiat Seni)

  8. Billy Boen (Founder Young On Top)

  9. Boy Kelana Soebroto (Head of Corporate Communications Astra)

  10. Diah Suran Febrianti (Head of Environment & Social Responsibility Astra)

  11. Raline Shah (Pegiat Seni)

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan! Ikuti dan daftarkan diri Anda dalam 15th SATU Indonesia Awards 2024. Untuk daftar dan upload karya, silahkan klik link berikut ini.

 

Para penerima apresiasi akan mendapatkan dana bantuan kegiatan senilai 65 juta rupiah dan pembinaan kegiatan serta kesempatan untuk berkolaborasi bersama di Kampung Berseri Astra atau Desa Sejahtera Astra. Pendaftaran sudah dibuka mulai 4 Maret - 4 Agustus 2024.

 

Mari bersama-sama memberikan inspirasi dan kontribusi nyata untuk Indonesia. Kunjungi www.astra.co.id/satu-indonesia-awards dan jadilah pahlawan bagi bangsa!

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler