Kisah Tentang Para Pengkritik

Minggu, 7 Juli 2024 15:34 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Maka apabila sang pengkritik ternyata tak kuasa, untuk mempertontonkan kemahirannya, sesuai kritik kritikan yang ia lontarkan, rasa malu itu hadir menguat padanya.

Satu jari telunjuk yang diarahkan
Maka tiga jari mengarah pada diri kita
Apabila kita mengkritik seorang
Maka sejatinya itu menggambarkan siapa kita
Mempertontonkan kemampuan diri kita
Saat publik meminta kita bagaimanakah yang benar

Seperti kisah seorang penikmat masakan
Yang mengkritik masakan seorang tak lezat
Maka sang koki memberikan mandat padanya
Buatkanlah masakan yang lezat untuk kita semua!
Jika engkau memang seorang yang ahli memasak
Bukankah engkau mengkritik tanda engkau kuasa?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Maka bila sang pengkritik ternyata tak kuasa
Untuk mempertontonkan kemahirannya
Sesuai kritik kritikan yang ia lontarkan
Rasa malu itu hadir menguat padanya
Publik menilai dia hanya ahli teori belaka
Tak mampu wujudkan gagasan yang dipunya

Namun bila sang pengkritik mampu tunjukkan
Kebenaran melalui kemampuannya yang hebat
Ia mendapatkan pengakuan seluruhnya
Kepercayaan mengalir pada dirinya
Sungguh kemuliaan terpatri untuknya
Itulah keuntungan bagi orang-orang yang benar

Cimahi, 7 Juli 2024.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Indrian Safka Fauzi (Aa Rian)

Hamba Allah dan Umat Muhammad Saw. Semakin besar harapan kepada Allah melebihi harapan kepada makhluk-Nya, semakin besar pula potensi dan kekuatan yang kita miliki.

1 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content

Habis

Sabtu, 16 September 2023 14:05 WIB

img-content
Lihat semua