Representasi Permepuan Moderen dalam Novel Atheis Karya Achdiat K. Mihardja

Rabu, 10 Juli 2024 06:07 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Achdiat K. Mihardja menggambarkan perempuan dalam novel sebagai cerminan perempuan modern di Indonesia pada masa itu.

Fungsi karya sastra bukan hanya sekadar penghibur, melainkan berfungsi juga sebagai pengoreksi kehidupan masyarakat di berbagai aspek. Fungsi tersebut memiliki hubungan erat dengan nilai-nilai luhur yang ada pada karya sastra. Hal itu berdampak pada kehidupan individu maupun sosial.

Proses kreatif karya sastra tidak akan lepas dari kehidupan sosial masyarakat, karena kehidupan sosial di masyarakat menjadi sumber inspirasi bagi seorang pengarang dalam menciptakan karangan. Karya sastra menjadi salah satu representasi dari kehidupan nyata sosial atau rekaman dari segi kehidupan masyarakat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Salah satu isu yang hangat dibicarakan atau masih ramai diperbincangkan adalah isu mengenai perempuan. Perempuan kerap kali dijadikan sebagai sumber inspirasi dan menjadi tokoh utama pada sebuah novel. Akan tetapi hal ini harus juga dimaknai dari kacamata ideologi. Ideologi di sini artinya adalah gerakan perlawanan terhadap hegemoni dan sosial yang direpresentasikan lewat perempuan, terutama pada perempuan modern. Salah satu novel yang menyinggung persoalan perempuan adalah novel Atheis. (Abdul, Ismail, & Asri, 2023: 2).

Novel Atheis merupakan salah satu karya sastra yang diterbitkan oleh Balai Pustaka tahun 1949. Novel tersebut ditulis oleh Achdiat K. Mihardja. Novel tersebut dikarang atas dasar inspirasi dari pengarang lewat Raden Ajeng Kartini yang menjadi seorang penting di dalam dunia kesastraan Indonesia. Achdiat K. Mihardja adalah seorang penulis Indonesia yang popular dengan tulisan romannya. Dalam novel Atheis pengarang berupaya menceritakan sosok Hasan yang sedari kecil sudah mendapatkan didikan agama yang cukup intensif (Siti & Fatoni, 2024 :187).

Berbeda dengan tulisan ini yang mencoba untuk melihat dari perspektif perempuan modern yang ada di dalam tokoh Kartini. Representasi perempuan modern yang terdapat dalam novel Atheis digambarkan pada sosok Kartini. 

Kartini merupakan perempuan modern yang menginginkan adanya kebebasan dan kebahagian setelah hidupnya dirampas oleh saudagar Arab. Kartini adalah sosok perempuan yang mampu merubah seorang laki-laki yang bernama Hasan. Kartini mampu merubah Hasan dari yang sifatnya yang alim menjadi laki-laki modern yang bebas.

Tokoh Kartini seorang perempuan modern yang mempunyai pikiran radikal dan juga tegas. Ia seorang perempuan yang memiliki pemikiran lebih maju ketimbang perempuan-perempuan lainnya pada zaman itu. Hal demikian disebabkan karena dulunya Kartini suka belajar dan plesir.

Kartini sebagai simbol perempuan modern, mandiri dan bebas


Kartini merupakan tokoh perempuan yang ada di dalam novel Atheis. Kartini memiliki karakter yang mencerminkan adanya nilai modernitas. Berbeda dengan perempuan yang tradisional digambarkan sebagai sosok yang patuh dan mengikuti aturan. Kartini berbeda, iad digambarkan sebagai perempuan yang mandiri dan bebas. Berani mengambil keputusan untuk menentukan kehidupannya.

Perjuangan Melawan Patriarki

Kartini berupaya melawan sistem patriarki yang membelenggu perempuan. Kartini tidak hanya sekadar berani untuk mengungkapkan pendapatnya, melainkan ia juga berani melawan norma yang menindas perempuan. Lewat karekter Kartini, Achdiat berupaya menunjukkan bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin perubahan dalam tataran masyarakat yab]ng patriarki.

Kartini digambarkan sebagai sosok perempuan yang mandiri, bebas, memiliki pendidikan, berani melawan norma patriarki. Meskipun Kartini juga menghadapi berbagai konflik, akan tetapi Kartini memiliki keberanian untuk hidup sesuai dengan pilihannya. Hal tersebut yang menjadi simbol dari adanya semangat perempuan modern.

Daftar Pustaka
Hafid, Abdul, Ismail Marzuki, & Asri Palahidu. 2023. “Representasi Perempuan dalam Novel Biografi Jejak Sang Pencerah Karya Didik L Hariri dan Relevansinya dalam Pengajaran Sastra”. Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. Vol. 4, No. 1.
Munawaroh, Siti & Muh, Fatoni R. 2024. “Citra dan Cinta Kartini pada Novel Atheis Karya Achdiat K. Mihardja”. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya. Vol. 7, No. 1.

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
Lihat semua