Rupiah Oh Rupiah - Analisis - www.indonesiana.id
x

Seorang karyawan money changer menghitung uang kertas Rupiah, di Jakarta, 15 Desember 2014. Adek Berry/AFP/Getty Images

Topik Irawan

Fulltime Blogger
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Rupiah Oh Rupiah

    rupiah semakin tak berdaya melawan kekuatan dollar amerika serikat

    Dibaca : 4.314 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Mata uang adalah identitas suatu bangsa, setiap negara sudah pasti memiliki mata uangnya, mulai negeri paling barat di Afrika hingga sebuah negeri bernama Indonesia. Dalam perjalanannya, mata uang suatu negara memang identik dengan kekuatan ekonomi negara itu sendiri.

    Dollar Amerika sebagai gambarannya, mata uang negara adidaya ini begitu perkasa sebagai alat pembayaran di seluruh dunia, walau kini euro pun mulai dilirik sebagai alat pembayaran di berbagai negara. Sekarang rupiah seolah tak bertenaga melawan kekuatan mata uang negeri Paman Sam, kurs rupiah terhadap dollar terus melemah.

    Pasca terpilihya presiden Jokowi, ada harapan kekuatan ekonomi Indonesia lebih stabil, lebih trengginas. Namun apa daya, dalam perjalanannya selama hampir dua bulan, rupiah malah semakin loyo. Ada apa ini, dampak melemahnya rupiah terhadap dollar memantik api kekhawatiran para pelaku usaha, klik disini.

    Semoga di hari-hari nanti, rupiah mampu menjawab keraguan, semoga pemerintah dengan tagline Kerja, kerja.....kerja mampu menjawab keraguan akan bayang-bayang semakin pudarnya kekuatan rupiah menghadapi dominasi dollar. Selalu ada harapan, selalu ada kesempatan, semoga rupiah semakin membaik dan tak terus terjungkal. Selamat bekerja tim ekonomi kabinet kerja ini, Ayo bangkit rupiah, kamu tak sendirian!

    Ikuti tulisan menarik Topik Irawan lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












    Oleh: Dwi Kurniadi

    Sabtu, 13 Agustus 2022 09:06 WIB

    Sajadah Basah

    Dibaca : 2.477 kali

    Sebuah Puisi karya Dwi Kurniadi