Tantangan Besar di Chelsea Menanti, Conte!

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ulasan mengenai dampak Conte di Chelsea

Kemarin, Chelsea FC akhirnya resmi mengumumkan penunjukkan Antonio Conte sebagai pelatih anyar mereka di musim depan. Antonio Conte akan menjadi pelatih baru Chelsea setelah Guus Hiddink melepaskan jabatannya sebagai caretaker Chelsea. Dikabarkan oleh media Eropa bahwa Antonio Conte resmi bertugas selepas piala Eropa 2016 usai. Antonio Conte dikabarkan akan menandatangani kontrak dengan durasi 3 tahun di Chelsea.

Antonio Conte merupakan pelatih Italia ke-5 sepanjang sejarah Chelsea berdiri. Untuk masalah prestasi, Antonio Conte bukanlah seorang pelatih yang bisa dianggap medioker. Kiprah bersama Juventus yang telah menelurkan 3 Scudetto dan 1 Coppa Italia menjadi bukti tersendiri keberhasilan Conte sebagai seorang pelatih. Tentu, di Chelsea, Antonio Conte dituntut untuk melakukan bersih-bersih dan menjawab tantangan yang ada di dalam dan di luar klub, apa saja itu?

1. Bahasa untuk komunikasi

Masalah bahasa merupakan tantangan yang harus segera diselesaikan oleh Antonio Conte. Antonio Conte belum pernah keluar dari tanah Italia dan belum pernah sekalipun menginjakkan kakinya di tanah Britania. Oleh karena itu, mempelajari bahasa Inggris adalah hal yang wajib dilakukan oleh Antonio Conte dalam menunjang komunikasi yang baik dengan para pemainnya. Terlebih lagi, kemampuan bahasa Inggris yang baik akan berguna bagi Conte dalam mengarahkan pemain saat pertandingan.

2. Anjloknya Motivasi Pemain

Motivasi pemain yang cenderung menurun di era terakhir Mourinho menjadi penyebab anjloknya performa Chelsea di musim ini. Dengan datangnya Antonio Conte, diharapkan ia mampu menaikan semangat juang para punggawa Chelsea untuk menatap musim baru. Antonio Conte bisa berfokus pada pemain-pemain penting di Chelsea, seperti Eden Hazard ataupun Oscar. Dengan kata-kata dan komunikasi yang baik, Antonio Conte bukan hanya menjadi seorang pelatih yang baik, namun seorang pemersatu di ruang ganti Chelsea, yang belakangan selalu dirundung polemik.

3. Bagaimana formasi yang tepat?

Selepas penujukannya, Antonio Conte membuahkan pertanyaan besar mengenai formasi apa yang akan digunakan oleh Chelsea di kepemimpinannya. Ketika di Juventus, Antonio Conte terkenal akan penggunaan 3-5-2. Namun, formasi 3-5-2 bukanlah formasi yang lumrah dipakai di tanah inggris. Tim-tim seperti Southampton dan Manchester United pernah menggunakannya namun gagal. Pertanyaannya, apakah Antonio Conte akan tetap menggunakannya? Itu masih menjadi misteri!

4. Siapa Sosok Kapten Baru Chelsea?

Selepas berita habisnya kontrak John Terry, fans dan media masih menunggu siapakah kapten selanjutnya di tubuh pasukan The Blues. Sejauh ini, masih menjadi pertimbangan siapa yang akan menggantikan atau apakah kontrak John Terry akan diperpanjang. Jika Antonio Conte merasa bahwa John Terry penting baginya, ia harus pergi dan membujuk Roman Abramovic untuk memberikan perpanjangan kontrak bagi John Terry, sambil mencari sosok yang tepat sebagai kapten baru.

Jika Antonio Conte lebih memilih mencari kapten baru, ia sudah mulai harus menetukan siapa yang mampu menjadi seorang jendral Chelsea. Sejauh ini, Cesc Fabregas dan Gary Cahill bisa menjadi opsi karena pengalamannya. Fabregas pernah menjadi kapten di Arsenal dan Gary Cahill menjadi kapten Inggris.

5. Siapa yang masuk? Siapa yang keluar?

Inilah pertanyaan terbesar ketika Antonio Conte terpilih sebagai pelatih baru Chelsea. Transfer pemain masih menjadi kebutuhan bagi squad Chelsea yang tidak terlalu dalam. Untuk melakukan hal ini, Antonio Conte perlu bekerja ekstra keras untuk merealisasikannya. Masalahnya, besarnya kemungkinan Chelsea absen di kompetisi eropa tahun depan akan membuat pemain besar berpikir dua kali untuk berlabuh ke Chelsea. Tapi Antonio Conte bisa menggunakan ketenaran dan kepopulerannya untuk membujuk pemain berlabuh ke Stamford Bridge.

Ya, fans dan pecinta sepakbola masih menantikan sepak terjang Antonio Conte dalam membesut klub London Barat ini. Terkenal sebagai motivator ulung, Antonio Conte masih diberikan peluang yang besar untuk memenangkan gelar bagi Chelsea atau paling tidak mengembalikan Chelsea ke Liga Champions.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Oky Handoko

Seorang yang hobi menulis

0 Pengikut

img-content

Memimpikan Jakarta yang Bebas Macet

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua