Bagaimana dengan Liga Champions, Ibra?

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ibra berhasil memberikan gelar liga di setiap tim yang dibesutnya, namun nihil dalam urusan Liga Champions Eropa.

Tak ada yang memungkiri bahwa Ibrahimovic masih menjadi salah satu pemain terhebat dan tersukses di jagad sepak bola Eropa dan dunia. Gelar Serie A, La Liga, Ligue 1, dan Eredivisie menjadi bukti keampuhan kaki Ibrahimovic.

Nampaknya, kaki ajaib Ibrahimovic masih buntu ketika menghadapi perhelatan Liga Champions. Hingga kiprahnya detik ini, Ibrahimovic belum pernah menggenggam si Kuping Besar di tangannya.

Yang terakhir, ia harus puas terlempar Liga Champions ketika PSG ditaklukan Manchester City dengan aggregate 2-3. 

Lalu, bagaimana dengan Liga Champions, Ibra? Liga Champions bisa dibilang merupakan sebuah hal keramat bagi Ibra.

Fakta di serangkaian tim, seperti PSV, Inter, Juventus, AC Milan, Barcelona, dan PSG membuktikan pendapat bahwa "Jika ingin juara liga, Ibra-lah orangnya. Jika ingin Liga Champions, bukan dia!".

Ibra berhasil memberikan gelar liga di setiap tim yang dibesutnya, namun nihil dalam urusan Liga Champions Eropa. Kehebatan dan magis Ibrahimovic seakan sirna ketika menginjakkan kaki di ranah Liga Champions. 

Ditambah lagi, sebuah fakta sempat mencuat bahwa setiap tim yang ia tinggalkan menjadi juara Liga Champions di tahun berikutnya.

Tengok saja kiprah Inter yang ditinggalkan Ibra ke Barcelona, namun juara Liga Champions di bawah pelatih serba bisa, Jose Mourinho.

Pun begitu dengan Barcelona, setelah ditinggalkan Ibra ke Ac Milan, Barcelona malah menjadi kampiun di Liga paling bergengsi di Eropa tersebut.

Jika begini, sangat miris melihat nasib Ibrahimovic di Liga Champions. Ia bukanlah pemain yang tidak motivatif nan kreatif dalam menggapai impiannya, tapi nasib kurang mujur nampaknya masih menghantui. 

Setelah mengumumkan kepergian dari PSG musim ini, Ibrahimovic rasanya harus pintar dalam memutar otak dalam melihat kemungkinan juara tim berikutnya. Ia harus cerdas untuk menimbang tim mana yang sekiranya mampu memberikan gelar Liga Champions.

Permasalahannya, apakah ada tim yang menampungnya musim depan melihat rapot yang kurang baik di Liga Champions? Pantas untuk diikuti!

 

Bagikan Artikel Ini
img-content
Oky Handoko

Seorang yang hobi menulis

0 Pengikut

img-content

Memimpikan Jakarta yang Bebas Macet

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua