Kecamatan Ciracas Bertekad Perangi Narkoba - Analisa - www.indonesiana.id
x

andre HI

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • Kecamatan Ciracas Bertekad Perangi Narkoba

    Dibaca : 2.755 kali

    Jakarta, indonesiana.tempo.co -  Narkoba saat ini tengah menjadi musuh nomor satu bangsa Indonesia, bahaya dan efek yang ditimbulkan dapat melumpuhkan sendi kehidupan para generasi muda dalam menyongsong masa depan diri dan negaranya. Sabtu (29/10/16)

    Menyikapi bahayanya narkoba, pegawai Kecamatan Ciracas lantas menjadikan momentum perayaan Hari Sumpah Pemuda yang ke 88 sebagai ajang untuk mengajak para pemuda mengambil peran dan mendeklarasikan tekad dalam memerangi narkoba.

    Acara yang digelar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN-red), Lingkar Maqra Cendikia dan Pemuda ini dihadiri oleh sekitar 100 orang peserta dengan mengusung tema Selamatkan Indonesia Dari Bahaya Narkoba.

    Selain memperingati perayaan Sumpah Pemuda, program tersebut juga dijadikan sebagai ajang Sosialisasi Penyuluhan, Pencegahan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang disampaikan langsung oleh Kombes Pol Ricky Yanuarfi, SH, M.Si selaku perwakilan dari BNN.

    Ricky mengatakan Narkoba sudah masuk kesemua lini kehidupan, dan akan menyasar orang-orang yang tidak punya protek maka dengan kegiatan P4GN ini diharapkan menjadi upaya pencegahan sejak dini baik dilingkungan kerja maupun masyarakat

    “BNN Berharap masyarakat bisa berperan aktif untuk membantu pemerintah dan BNN akan mensuport terus dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujar Ricky Yanuarfi,SH,M.Si selaku Kasubdit Lingkungan kerja dan Masyarakat dihadapan para peserta kegiatan.

    Selain itu, lanjutnya. Dalam memerangi narkoba harus menyeluruh dari hulu sampai hilir agar bisa memutus mata rantai peredaran narkoba tersebut.

    Senada dengan BNN, Camat Ciracas, Jakarta Timur Drs. Menson Sinaga, M.Si mengatakan sosialisasi P4GN ini sangat bagus. Selama ini kegiatan hanya disasarkan kepada masyarakat. Namun sekarang diperuntukan kepada pegawai kecamatan.

    “harapannya setelah kegiatan ini peserta bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang bahaya narkoba serta peredaran gelapnya ,sehingga nanti bisa menginformasikan kepada masyarakat,” tegas Menson (red/ist)


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.