Festival Orang Muda (Menuju Seabad Republik) - Analisa - www.indonesiana.id
x

Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • Festival Orang Muda (Menuju Seabad Republik)

    Dibaca : 4.610 kali

    Menjadi Indonesia, program Tempo Institute dalam tujuh tahun terakhir. Semangat juga ajakan kepada semua orang, khususnya orang muda, untuk beikhtiar merawat negeri. Bangsa ini masih bisa menjadi besar asal setiap kita tidak diam.

    Menuju seabad bangsa ini, hanya ada dua generasi yang akan ke sana. Pertama, orang-orang muda sekurang-kurangnya usia lebih dari 15 tahun sampai dengan 35 tahun. Dan, generasi berikutnya dengan rentang usia yang sama.

    Artimya, jika generasi muda yang sekarang tidak luar biasa, maka tidak akan ada hal luar biasa pula yang diwariskan kepada generasi muda berikutnya. Wajah Indonesiapun masih tidak jauh berbeda dengan saat ini. Makin bermunculan orang muda bertalenta di berbagai bidang yang menjadi jawaban bagi sekelumit masalah yang ada di bangsa ini.

    Bintang-bintang muda ini perlu diberi panggung dan dipertemukan dengan orang muda lainnya. Membagikan gagasan, semangat, trik dan segalanya yang dipunyai. Lalu berdiskusi, berjejaring dan bertukar ide. Hal ini bisa memicu ledakan optimisme dan berdampak pada lahirnya karya nyata untuk Indonesia lebih yang lebih baik. Rosa Dahlia, penggiat pendidikan di Papua. ia mendatangi tempat-tempat terpencil di Papua yang tak terjangkau guru. Ia menghibahkan hidupnya untuk menyediakan pengalaman belajar yang layak buat anak-anak Papua. Dia, hanya salah satu dari sekian anak muda yang akan tampil di Panggung Gie.

    Panggung Gie

    Panggung Gie adalah bagian dari acara Festival Orang Muda : "Menjadi Indonesia - Menuju Seabad Republik." Di panggung ini, akan hadir para inspirator muda yang akan mempresentasikan ide serta gagasannya dan kemudian mendiskusikannya bersama orang muda lainnya. Gie, dari Soe Hok Gie. Orang muda yang resah terhadap kondisi sekitar. Tidak sekedar kritik, namun aktivis mahasiswa angkatan '65 ini memiliki pemikiran yang menjadi solusi. Berharap, semangat dari Soe Hok Gie bisa menjadi menginspirasi orang muda untuk berani menggagas dan bergerak bagi negeri.

    Alun-alun Sjahrir

    Alun-alun Sjahrir merupakan salah satu bagian dari acara Festival Orang Muda. Di sini, berbagai macam komunitas akan berkumpul. Baik sekadar mengisi booth-booth yang sudah disediakan, mau pun mengadakan workshop komunitas seperti yang sudah dijadwalkan. Komunitas yang akan mengisi booth di Alun-alun Sjahrir; Akademi berbagi, Arcanum Community, Boemboe Forum, Indonesia Corruption Watch, Indonesiana, Kecapi Batara, Komunitas Blogger Hibah Buku, KOPHI, Lembaga Bantuan Hukum, Mbatik Yuuk, Perkumpulan Indonesia Berseru, Sahabat Bangsal Anak, Serrum, Smoke Free Agents, Suara Kita, Volunteer Doctors, WWF Earth Hour, WWW Marine Buddies dan Yoga Gembira.

    Adapun beberapa komunitas yang akan mengadakan workshop adalah sebagai berikut, Workshop Ngeblog Asyik bareng Indonesiana. Yoga Sehat, Yoga Gembira. Workshop daur ulang sampah bersama dengan Koalisi pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) dan juga beberapa komunitas lainnya.

    Catat dan ikuti acaranya pada Sabtu, 5 November 2016 jam 09.00-18.00 bertempat di Gedung Tempo Jalan Palmerah Barat No. 8 Jakarta Barat. Pada Panggung Gie, peserta terbatas hanya sampai 150 orang dan wajib mendaftar pada link berikut ini. Sementara di Alun-alun Sjahrir, peserta tidak terbatas.

     

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.