Temukan Renjanamu

Kamis, 7 April 2022 06:20 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Renjana atau passion dalam bahasa Inggris adalah sangat penting. Inilah rahasia di balik semua karya besar. Para orang tua mestinya mampu membantu anak-anak menemukan renjana mereka masing-masing.

Oleh: Bambang Udoyono, penulis buku

When you do things from your soul, you feel a river moving in you, a joy. (Maulana Jalaludin Rumi)  Kalau kamu mengerjakan segala sesuatu dengan jiwamu, kamu akan merasakan sungai mengalir di dalam dirimu, sebuah kenikmatan.  Kira kira demikianlah terjemahan kalimat mutiara Maulana Jalaludin Rumi.  Tapi apa maksudnya?  Mari kita otak atik.

Ketika kita melakukan suatu pekerjaan dengan sepenuh hati, dengan konsentrasi kekuatan pikiran, kekuatan fisik, dan semua kekuatannya maka kita merasakan ada ‘tenaga dalam’, atau enerji, atau greget yang bangkit dari dalam diri kita. Banyak orang sudah merasakan gejala ini. Itulah sebabnya orang mampu melakukan suatu pekerjaan dalam waktu yang panjang. 

Agar mampu melakukan suatu pekerjaan dengan bersemangat dan dalam waktu yang panjang tentu syaratnya kita harus menyukai, mencintai pekerjaan itu secara total.  Minat kita pada bidang itu harus benar benar tinggi.  Kalau kita tidak memiliki minat sama sekali atau hanya pas pasan saja ya tidak mungkin ‘tenaga dalam’ itu bangkit. 

Mihalyi memberi istilah flow untuk meyebut sebuah kondisi kejiwaan ketika kita sedang tenggelam dalam konsentrasi penuh melakukan sesuatu kegiatan.  Dalam kondisi itu kita tidak akan merasakan berlalunya waktu.  Misalnya sejak subuh kita sudah mulai kerja, tanpa terasa sudah sore.  Bahkan bekerja semalaman pun betah.  Para dalang dan musisi pengiringnya, misalnya.  Begadang semalaman yang buat orang kebanyakan terasa berat, buat mereka biasa saja.  Karena mereka melakukannya dengan senang hati.  Sesungguhnya mereka sendirilah yang paling menikmati keindahan seninya.  Dalam istilah almarhum Ki Narto Sabdo, seorang dalang terkenal dari Semarang, kinaryo langen pribadi atau menghibur diri sendiri.  Merekalah yang tenggelam total dalam keindahan seni itu. Saking kuatnya “tenaga dalam”  itu sampai memancar ke orang lain.  Jadi seperti magnit yang menarik orang lain tertarik pada seninya.  Demikian juga di bidang lain.

Apa hubungannya dengan parenting?  Sangat erat. Karena orang tua wajib mengembangkan semua potensi anak anaknya, maka orang tua harus mengenali potensi mereka.   Amati dengan cermat apa saja kecerdasan anaknya.  Apa saja bakat dan minatnya.  Lantas bimbing mereka menemukannya.  Lalu fasilitasi mereka untuk mempelejari sebuah bidang spesifik.  Kalau mereka sudah menemukannya maka mereka akan merasakan “sungai mengalir dalam diri mereka”.  Dalam istilahnya Mihalyi mereka akan masuk kondisi flow.  Kalau sudah demikian anda tidak perlu lagi meminta mereka belajar karena mereka sudah memiliki motivasi intrinsik, motivasi yang ada di dalam diri mereka sendiri.

Saya membahas cara menemukan motivasi intrinsik anak dalam buku berjudul Membangun keluarga bahagia dengan iman, cinta dan wacana.    Pengetahuan ini sangat bermanfaat buat orang tua dan anak anaknya.

Saya masih sering melihat konflik atau benturan kehendak antara orang tua dengan anaknya karena orang tua tidak memahami, atau tidak mau tahu potensi anaknya.  Orang tua memaksakan anaknya meniru suatu profesi tertentu yang mereka pandang sukses. Tapi sayangnya tidak sama dengan bakat, minat anaknya.  Bukannya memotivasi anaknya, orang tua demikian malah menimbulkan benturan yang tidak perlu.  Kalaupun anaknya menuruti dia tidak akan menikmati pekerjaannya. Dia akan bekerja dengan setengah hati. Tidak susah menebak akibatnya.

Jadi monggo pelajari, amati semua potensi keturunan kita dan temukan kiat terbaik mengembangkanya.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua