Mahluk Halus, Gaib, dan Sakti di Minahasa

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mahluk halus yang memiliki kekuatan gaib dan sakti di Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), seperti mukur, pontianak, setang mangiung-ngiung, dll.

Masyarakat etnis Minahasa di daerah Sulawesi Utara (Sulut) sejak zaman dahulu kala hingga saat ini cenderung masih percaya dengan adanya mahluk halus yang memiliki kekuatan gaib dan sakti. Beberapa istilah yang berhubungan dengan mahluk-mahluk halus di Minahasa, yaitu :

Mukur

Ialah arwah dari orang yang sudah meninggal dunia. Menurut kepercayaan disaat seseorang menghembuskan napasnya yang penghabisan, maka arwahnya berpindah menuju ke atas atau menghadap Empung Wangko. Sebelum arwah ini menghadap Empung Wangko, arwah ini masih berkeliaran di dunia selama empat puluh hari empat puluh malam. Sering mukur ini mengganggu orang-orang yang masih hidup yang mengakibatkan orang yang diganggunya jatuh sakit, celaka, dan bahkan meninggal dunia.

Pontianak

Yakni arwah seorang wanita yang mati dalam keadaan hamil atau melahirkan. Mahluk ini sangat ditakuti orang karena sangat mengganggu. Menurut kepercayaan sebab-sebab pontianak mengganggu orang karena menjadi jahat akibat mati mentah yang sebenarnya dia masih ingin hidup (penasaran).

Setang Mangiung-Ngiung

Sama halnya dengan pontianak, akan tetapi khusus bagi kaum pria saja yang mati mentah karena tertabrak mobil, kecelakaan motor, jatuh dari pohon, mati lemas, dan lain-lain sebab.

Pok-Pok atau Suangi

Sebangsa drakula yang suka mengisap darah manusia yang masih hidup. Sasaran mereka terutama wanita-wanita hamil atau melahirkan. Menurut kepercayaan pok-pok ini tidak lain adalah sukma seseorang yang masih hidup yang terbang hanya kepala dan ususnya di waktu malam hari sedangkan tubuhnya berada di suatu tempat yang tersembunyi yang biasanya di anatara pohon-pohon pisang. Orang ini memiliki benda-benda bermakna dan sakti dan dia dapat menghilang, kebal terhadap benda-benda tajam dan tidak tembus jika di tembak dengan peluru.Salah satu syarat baginya agar supaya tetap kebal dan dapat menghilang, maka dia harus meminum darah manusia yang masih hidup sebulan sekali.

Panunggu

Sebangsa setan yang menempati tempat-tempat tertentu seperti pohon-pohon besar, lobang-lobang goa, batu-batu besar, rumah-rumah tua yang kosong, dan lain-lain.

Jin

Sama halnya dengan panunggu, akan tetapi jin selalu berkeliaran kemana-mana. Jin biasa menjadi suruhan dari dukun-dukun untuk mencelakakan orang yang tidak di senanginya. Dukun semacam ini disebut dengan istilah pandoti (black magic).

Lulu (Kalulu)

Setan yang menghuni hutan. Bila ada orang yang masuk hutan dengan tidak tahu aturan, maka orang tersebut akan diganggunya dengan cara penyesatan atau hilang jalan dalam hutan. Istilah Minahasa, Kalulu ialah kesasar.

Semua mahluk-mahluk halus tersebut diatas, kecuali pok-pok, dapat berubah-ubah wujudnya seperti menjadi wanita tanpa mata, orang kerdil, orang tinggi (jangkung), orang besar yang mengerikan, menjadi kakek tua yang jelek, orang bongkok, ular, babi, kucing, tikus, anjing, itik, angsa, batang pisang, peti mati, dan lain-lain.

Bagikan Artikel Ini
img-content
N Raymond Frs

Seorang Amtenar Pemerhati Pariwisata Daerah Sulawesi Utara

0 Pengikut

img-content

Kegiatan Usaha Hiburan dan Rekreasi Pariwisata

Selasa, 15 Oktober 2019 18:10 WIB
img-content

Akses Ke Wilayah Kepulauan Sulawesi Utara

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler