Fitoplankton Sebagai Penyumbang Oksigen Terbesar di Dunia - Analisis - www.indonesiana.id
x

Sawah di Kampung Halaman. Foto oleh Heri Wiranata (Pixabay.com)

Vira Maharani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 November 2021

Kamis, 25 November 2021 06:27 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Fitoplankton Sebagai Penyumbang Oksigen Terbesar di Dunia

    Penulis adalah Vira Maharani, mahasiswi Chemistry Education Study Program 2020 di Universitas Negeri Medan

    Dibaca : 162 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Hai Sobat intelektual, sebelumnya sudah pernah mendengar nama Fitoplankton, tidak? Tidak asing, bukan? Nah iya, Fitoplankton yang ada di film kartun itu hehehe :)

    Sobat tau tidak jika Fitoplankton yang kita kira jahat ternyata sangat berpengaruh loh dalam kehidupan kita. Penasaran? Yuk, mari kita simak

    Nah sebelum membahas Fitoplankton, kita harus mengetahui dulu "Apa itu Oksigen? Dan apa manfaat Oksigen bagi kehidupan kita?"

    Menurut Tarwato & Wartonah (2015), Oksigen merupakan gas yang sangat vital dalam kelangsungan hidup sel dan jaringan tubuh karena oksigen diperlukan dalam proses metabolisme tubuh secara terus-menerus. Oksigen sangatlah bermanfaat bagi kehidupan kita karena oksigen diperlukan untuk mengubah glukosa menjadi energi yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas kehidupan seperti aktivitas fisik, penyerapan makanan, membangun kekebalan tubuh, pemulihan kondisi tubuh, sertan pnghancuran beberapa racun sisa metabolisme.

    Lalu, apakah itu plankton?

    Menurut KBBI, Plankton ialah organisme laut (tumbuhan dan hewan) yang sangat halus dan melayang didalam air laut dan merupakan makanan utama ikan. Sobat tau tidak ukuran dari plankton itu berapa? Ternyata, ukuran dari plankton itu sendiri sangatlah kecil loh sobat yaitu hanya berkisar sekitar 0,001 mm. Sangat kecil, buka sobat? Untuk itu, sangat sulit untuk kita melihat plankton jika hanya dengan mata telanjang saja. Kita dapat melihat plankton dengan menggunakan kaca pembesar atau mikroskop. Namun meskipun ukurannya yang kecil, tetapi plankton dapat memberikan manfaat dan pengaruh yang sangat besar bagi makhluk hidup loh sobat. Nah, salah satu jenis plankton yang sangat bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup di dunia ialah Fitoplankton.

    Nah, menurut sobat Apasih Fitoplankton itu?

    Menurut Hutabarat dan Evan (1986), Fitoplankton (plankton tumbuhan) adalah tumbuh-tumbuhan air dengan ukuran yang sangat kecil dan hidup melayang di dalam air. Nah, Fitoplankton juga merupakan sumber zat organik utama di lautan dan berperan untuk menyeimbangkan daur oksigen loh sobat.

    Lalu, bagaimana Fitoplankton dapat menghasilkan Oksigen?

    Sobat tau tidak, ternyata Fitoplankton itu memiliki sebuah kemampuan yakni menghasilkan gelembung-gelembung dan kemudian gelembung-gelembung tersebut yang akan terlepas ke udara dan berubah menjadi oksigen. Nah, adapun proses Fitoplankton dalam menghasilkan oksigen yaitu dengan cara Fotosintesis. Fitoplankton akan menyerap gas Carbon dioksida (CO2) dari udara guna melakukan fotosintesis dan kemudian akan meghasilakan sejumlah besar oksigen untuk dilepaskan ke udara yakni sekitar 80%.

    Nah, sekarang sudah jelas bukan sobat? Bahwa pepohonan bukanlah penyumbang olsigen terbesar di dunia karena pepohonan hanya menyumbangkan sekitar 20% saja. Penyumbang oksigen terbesar di dunia ialah Fitoplankton karena Fitoplankton menyumbangkan oksigen sekitar 80% di dunia ini. 

    Dari Fitoplankton kita bisa belajar bahwa "Kecil belum tentu hina dan besar belum tentu mulia". Iya gak sih sobat? Hehehe :)

    Meskipun ukuran Fitoplankton sangatlah kecil, namun ia memberikan manfaat dan pengaruh yang sangat luar biasa bagi kehidupan makhluk hidup khususnya manusia. Bayangkan saja sobat, jika tidak ada lagi Fitoplanktom di dunia ini. Maka secara cepat atau lambat peradaban kehidupan khususnya manusia akan punah. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu menjaga kelestarian alam khusunya kelestarian laut agar organisme seperti Fitoplankton ini masih tetap ada di dunia ini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.