Ratu Tatu: SMK Bismillah Padarincang Tetaplah Jaga Kualitas Kelulusan - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Acara wisuda siswa-siswi SMP, MTS, MA dan SMK Bismillah di Pondok Pesantren Terpadu Bismillah di Desa Barugbug, Kecamatan Padarincang, Serang, Selasa (21/06/2022).

Abyan Kudsi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Mei 2022

Rabu, 22 Juni 2022 14:00 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Ratu Tatu: SMK Bismillah Padarincang Tetaplah Jaga Kualitas Kelulusan

    Data Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mencatat sebanyak 65 persen siswa lulusan SMK Bismillah langsung mendapatkan penempatan pekerjaan di perusahaan industri.

    Dibaca : 411 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap kepada pengelola Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bismillah agar tetap menjaga kualitas kelulusan para siswa-siswinya. Mengingat, data Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) tercatat sebanyak 65 persen siswa lulusan SMK Bismillah langsung mendapatkan penempatan pekerjaan di perusahaan industri. Demikian disampaikan Ratu Tatu usai menghadiri Launching SMK Risha dan SD Islam Bismillah yang dirangkaikan dengan wisuda siswa-siswi SMP, MTS, MA dan SMK Bismillah di Pondok Pesantren Terpadu Bismillah di Desa Barugbug, Kecamatan Padarincang, Serang, Selasa (21/06/2022).

    “Saya berharap SMK Bismillah tetap mempertahankan kualitas kelulusannya,  karena (siswa/siswi) kelulusan SMK di Bismillah dari data Disnakertrans kurang lebih 65 persen terserap tenaga kerjanya langsung bisa di tempatkan. Dan saya tadi menyampaikan kepada Ustadz Alvi supaya ini terus di tingkatkan persentasenya,”ujarnya.

    Meski demikian, sebut Tatu, ketika anak-anak sekolah ini mendapatkan pendidikan berupa skill namun disisi lain yang paling penting itu mereka di perbaiki dengan attitude yang bagus. “Karena industri-industri di Kabupaten Serang mereka tidak begitu mempermasalahkan dari segi skillnya, mungkin untuk skill mereka bisa mengajari tetapi attitude nya dan ahklaknya,” katanya. 

    Dengan fokus pada lulusan SMK, lebih lanjut Tatu menyebutkan, lantaran di Indonesia untuk lulusan SMK menjadi penyumbang pengangguran yang persentasenya cukup besar. Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin di Kabupaten Serang juga menjadi penyumbang pengangguran terbesar.

    Untuk saat ini, tambah Tatu, SMK Bismillah juga menambah kejuruan salah satunya Jurusan Pertanian. Pihaknya juga mengajak agar bisa disinergikan dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang. Sehingga para siswa siswi bukan hanya mendapatkan teori namun bisa langsung praktek turun lapangan dengan petugas Dinas Pertanian. “Diharapkan juga ke depan bisa membuka lapangan pekerjaan tidak hanya menjadi sebagai pencari kerja, itu lebih bagus, itu target pemda,” tuturnya.

    Di tempat yang sama Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Bismillah, KH. Alvi Ruzabady mengatakan, untuk saat ini jumlah siswa SMK yang lulus sebanyak 432 siswa dari 4 sekolah dari berbagai jurusan meliputi teknik komputer, jaringan, akuntansi, perkantoran, pemasaran dan multi media. “Dari jumlah kelulusan tahun 2021 lalu terserap sebanyak 65 persen langsung mendapatkan penempatan pekerjaan di perusahan,”ujarnya

    Sedangkan untuk tahun ini, Alvi berupaya bisa mencapai 70 sampai 75 persen dari jumlah kurang lebih 300 siswa yang lulus bisa mendapatkan pekerjaan sesuai keahlian yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan khususnya yang ada di Kabupaten Serang.

    Adapun untuk launching SMK Risha di bawah naungan Ponpes Terpadu Bismillah dengan dua jurusan baru meliputi, jurusan pertanian dan jurusan otomotif atas dorongan banyaknya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di Ponpes terpadu Bismillah. “Ini sebagai upaya memaksimalkan pembelajaran para siswa SMK yang saat ini jumlahnya sebanyak 900 siswa,” tuturnya. (*/abyan)

    Ikuti tulisan menarik Abyan Kudsi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.