Sinopsis Princess Mermaid, Mini Seri Terbaru SCTV - Seleb - www.indonesiana.id
x

Sinta Nurhikmah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 September 2019

Minggu, 22 Maret 2020 13:18 WIB
  • Seleb
  • Berita Utama
  • Sinopsis Princess Mermaid, Mini Seri Terbaru SCTV

    Dibaca : 3.467 kali

    Tayangan baru yang tengah berlabuh di SCTV semenjak 16 Maret 2020 lalu bertajuk Princess Mermaid merupakan mini seri yang bertemakan putri duyung. Bersama dengan Raisya Bawazier aktris cantik pendatang baru bersama dengan Kenny Austin akan meramaikan jagat persinetronan SCTV dengan kisahnya yang unik. 

    Mengisahkan tentang seorang remaja yang bernama Mutiara (Raisya Bawazier), ternyata adalah seorang putri duyung. Mutiara sang putri duyung tak tinggal sendirian, dirinya tinggal bersama sang ibunda yang mana keduanya sebetulnya telah lama menjadi manusia tetapi sengaja menyembunyikan identitas asli di masa lalunya. 

    Bahkan, Mutiara pun dilarang sang ibunda untuk berenang di tengah laut. Mutiara hanya boleh berenang di tepi pantai saja dikarenakan dirinya bisa berubah menjadi putri duyung, dan akan memunculkan masalah besar bagi ia dan ibunya. Namun, suatu hari Mutiara terpaksa harus masuk ke dalam air laut karena temannya Brian yang tenggelam. 

    Hal ini begitu membuat sang ibundanya marah besar. Tak hanya ibunda Mutiara saja yang marah besar, ternyata penguasa raja laut (Santana Sartana) pun akhirnya mencurigai perilaku Mutiara saat masuk ke dalam air laut. Akhirnya, sang penguasa raja pun mengutus tiga pengawal untuk melihat tindak tunduk dari Mutiara yang telah hidup di dunia manusia. 

    Muncullah anak utusan dari kerajaan laut atau pengawal Justin (Kenny Austin) bersama dengan dua orang saudaranya Cio (Pedro Mikael) dan Gavin (Alif Joeg) yang tengah menyelidiki Mutiara dan sang ibunda, setelah kejadian yang terjadi sebelumnya. Di mana ketiga utusan laut tersebut datang ke sekolah Mutiara dan menyamar sebagai seorang murid SMA, agar tidak diketahui Mutiara dan ibundanya bahwa mereka adalah utusan kerajaan laut. 

    Pada suatu ketika, Mutiara tidak sengaja tergelincir ketika tengah berjalan. Dengan sigap, pengawal pun langsung menolong Mutiara yang akan terjatuh dengan menggunakan kekuatannya. Mulai dari sinilah terdapat kisah baru antara keduanya, pengawal mulai memiliki rasa lain untuk Mutiara. 

    Namun, sayangnya di sisi lain Rolan (Brian) adalah teman Mutiara yang sudah menyimpan rasa untuk sang putri duyung. Adapun Grani (Naomi Zaskia) yang tidak senang dengan keberadaan Mutiara dan begitu membenci gadis duyung ini. 

    Memiliki 10 episode, mini seri Princess Mermaid akan tayang diperkirakan sampai dengan 27 Maret 2020 terhitung semenjak 16 Maret 2020 lalu. Bersama dengan aktor dan aktris muda lainnya, mini seri Princess Mermaid akan dibintangi pula bersama dengan Louise Anastasaya, Jerry In’t Veld, dan beberapa pemain pendukung lainnya. 

    Mini seri keluaran dari rumah produksi Starvision ini akan memberikan kisah unik dan menarik tentang putri duyung yang hidup di dunia dan berusaha menyembunyikan identitas aslinya. Mini seri ringan ini sangat wajib disaksikan setiap hari Senin sampai dengan Jumat pada pukul 15.30 WIB. Jangan sampai kelewatan ya!


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Admin

    2 hari lalu

    Digeser Suplayer Telur Kabupaten, Peternak: Pak Bupati, Beri Kami Kesempatan

    Dibaca : 622 kali

    Tuban - Belum selesai polemik soal beras berkutu di program BPNT, kini muncul suplayer yang mengatasnamakan diri suplayer kabupaten. Tak ayal, kehadiran suplayer telur kabupaten inipun menggeser peternak lokal. Adalah Sahli, Peternak Ayam Petelur di Desa Pongpongan Kec. Merakurak yang mengeluhkan tak lagi bisa ikut menyuplai telur dalam program BPNT. Pasalnya, e-warong sembako di desanya sudah memiliki suplayer baru yang ditunjuk dari kabupaten. Akibatnya, Sahli kehilangan pangsa pasar terdekat yang ada di desanya. "Katanya sudah ada suplayer baru dari kabupaten yang bertugas menyuplai telur di program BPNT, jadi e-warong sekarang tidak lagi ambil telur dari saya" terang Sahli saat di temuai di kandangnya, Kamis, 21/05/2020. Sahli menuturkan, peternak ayam petelur yang ada di desanya sebenarnya cukup merasakan dampak ekonomi dari program andalan Jokowi ini. Ia dan teman-temannya tidak perlu jauh-jauh mencari pangsa pasar untuk telur yang dihasilkan dari kandangnya. Selain itu, harga jualnya juga relatif setabil dan kompetitif. Namun semenjak kehadiran suplayer kabupaten ini, ia terpaksa harus mencari pangsa pasar baru. "Dulu telur tidak pernah keluar dari desa karena diambil Agen BPNT, sekarang saya terpaksa jual telurnya ke tengkulak meski harganya lebih murah" terang pemuda yang sudah menggeluti peternakan unggas sejak 5 tahun terakhir ini. Terpisah, Aripin, peternak ayam petelur di desa yang sama juga menyayangkan masuknya suplayer baru dari luar desa. Menurutnya, supplier kabupaten ini makin menambah derita peternak ayam petelur yang beberapa bulan terakhir ini mengalami guncangan harga akibat beredarnya telur yang diduga HE. Jika hadirnya suplayer luar di BPNT Desa Pongpongan ini adalah kebijakan Bupati, Arifin meminta agar kebijaka itu dievaluasi. "Mohon Pak Bupati bisa melindungi peternak lokal. Beri kami kesempatan untuk menyuplai telur di desa kami" pinta Arifin. Untuk diketahui, adanya komoditi telur dalam program BPNT ini telah memantik semangat warga desa mencoba peruntungan dalam bidang perunggasan. di Desa Pongpongan sendiri, saat ini terdapat 5 kandang ayam petelur milik warga. Dua diantaranya merupakan kelompok binaan dari PT. Semen Indonesia. Diperkirakan, tahun ini juga akan muncul lagi peternak-peternak baru yang menggeluti peternakan ayam petelur. Hal ini diketahui dari banyaknya usulan peternakan unggas dari kelompok masyarakat yang yang masuk melalui program CSR Semen Indonesia tahun 2020 untuk Desa Pongpongan (tro/id).