Pengertian dan Kelebihan Virtualisasi - Analisis - www.indonesiana.id
x

Ash Aura

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 April 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 17:14 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Pengertian dan Kelebihan Virtualisasi

    Virtualisasi telah meningkat dalam prevalensi selama beberapa tahun sebelumnya karena kapasitasnya untuk memberikan organisasi jawaban yang sesuai untuk memperluas profitabilitas sambil mengurangi biaya dasar IT.

    Dibaca : 386 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Virtualisasi telah meningkat dalam prevalensi selama beberapa tahun sebelumnya karena kapasitasnya untuk memberikan organisasi jawaban yang sesuai untuk memperluas profitabilitas sambil mengurangi biaya dasar IT.

    Manfaat utama dari virtualisasi menggabungkan pekerjaan pada manajemen pusat data, menghilangkan atau meminimalkan waktu henti, mengurangi biaya operasional dan modal, penyediaan sumber daya dan aplikasi yang lebih cepat, dan sebagainya. Dengan beralih ke virtualisasi, organisasi memiliki opsi untuk mengontrol beban kerja server sambil mengurangi pemanfaatan energi dan kerangka kerja IT.

    Apa Itu Virtualisasi?

    Virtualisasi menggunakan perangkat lunak untuk membuat lapisan refleksi di atas perangkat keras yang sebenarnya. Dalam melakukan itu, ia membuat metode proses virtual yang dikenal sebagai VM (Mesin Virtual). Hal ini memungkinkan asosiasi untuk menjalankan banyak PC virtual, aplikasi, dan sistem operasi pada server tunggal yang sebenarnya. Pada dasarnya, ini adalah pemanfaatan yang lebih produktif dari perangkat keras komputer yang sebenarnya; dengan demikian, memberikan keuntungan yang lebih menonjol dari spekulasi organisasi. 

    Virtualisasi dicirikan oleh teknik yang digunakan untuk memungkinkan kerangka kerja tunggal untuk menjalankan fondasi yang berbeda secara bersamaan. Strategi ini dapat diterapkan pada server, proses penyimpanan, dan infrastruktur jaringan dan mengkonsolidasikan sumber daya ke dalam satu unit, yang dibatasi oleh antarmuka fokus.

    Manfaat Virtualisasi

    Berikut adalah sebagian dari 5 manfaat utama virtualisasi dalam cloud computing yang dapat ditawarkan kepada perusahaan maupun organisasi:

    Waktu Pemulihan Cepat

    Manfaat virtualisasi dalam pemulihan bencana adalah untuk mempertimbangkan pemulihan sumber daya IT yang lebih cepat yang mengakomodasi peningkatan pendapatan dan kelangsungan bisnis. Sistem yang lebih berpengalaman tidak siap untuk pemulihan dalam beberapa jam, dan pada umumnya, perusahaan mengalami waktu henti yang lebih lama, yang menyebabkan kerugian pendapatan.

    Lebih Ramah Lingkungan

    Ketika Anda dapat menghilangkan jumlah server yang Anda gunakan, itu akan menyebabkan penurunan jumlah daya yang dikonsumsi. Dua manfaat hijau dari virtualisasi ini adalah mengurangi kesan karbon pada pusat data dan mengurangi biaya untuk bisnis. Uang itu dapat diinvestasikan kembali di tempat lain.

    Proses Bisnis Lebih Cepat

    Manfaat lain dari virtualisasi adalah bahwa dunia bisnis berubah dengan cepat, dan organisasi harus memiliki pilihan untuk bereaksi dengan cara yang sama. Daripada rencana organisasi biasa, yang memerlukan pengaturan untuk pemasangan dan pembelian perangkat keras, virtualisasi memungkinkan organisasi untuk menskalakan dengan cepat, termasuk permintaan server virtual baru. Selain itu, lebih mudah untuk mengubah cara alokasi sumber daya virtual, memungkinkan organisasi untuk memindahkan metodologi dengan cepat.

    Manajemen IT yang Lebih Mudah

    Manfaat teknologi virtualisasi adalah bahwa sektor IT menghemat sebagian besar pekerjaan penyediaan dan pemeliharaan melelahkan yang dibutuhkan server sebenarnya. Karenanya VMware Indonesia dapat menjadi salah pilihan server virtual yang dibutuhkan.

    Skalabilitas yang Lebih Baik

    Manfaat lain dari virtualisasi adalah bahwa kondisi virtual dimaksudkan untuk menjadi serbaguna, yang mempertimbangkan kemampuan beradaptasi yang lebih besar mengenai pengembangan organisasi. Daripada membeli komponen infrastruktur tambahan, peningkatan dan aplikasi baru dapat dijalankan dengan virtualisasi tanpa banyak kesulitan.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.077 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.