x

Berkendara saat musim hujan harus hati-hati agar tidak kecelakaan.

Iklan

Hydra Nero

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 November 2021

Selasa, 28 November 2023 07:59 WIB

Hujan dan Cinta

Kisah seorang pria bernama Adhitama Bintang yang jatuh cinta di musim hujan dengan seorang wanita bernama Kamaria Luan

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

   Aku bertemu dengannya dibawah hujan yang amat lebat, rambut panjang mengurai, badan yang kecil, serta wajah yang cantik. Ia tidak memakai payung di tengah hujan ini dan sedang memarahi pria yang berada di depannya. Pria itu tampak acuh tak acuh kepadanya. Aku berdiri menatap mereka saling bertengkar di bawah hujan dan tak berselang lama setelah wanita itu menamparnya, pria tersebut memasuki mobil dimana dalam mobil tersebut terdapat seorang wanita cantik. 

   Hujan turun kembali pada jam yang sama seperti kemarin, aku melangkahkan kaki ku menuju kost-an yang jarak nya tidak jauh dari kampus. Aku melihat nya lagi, dia berada di pinggir jembatan, ia membiarkan air mata nya ikut jatuh dengan air hujan. Aku perlahan menghampirinya, menepuk pundak nya pelan, lalu ia menoleh ke arahku, dan tiba tiba aku di peluk erat oleh nya. Belum sempat aku bertanya ia jatuh pingsan. Aku langsung menelepon salah satu teman ku, meminta tolong pada nya untuk membantu ku.

   Lagi lagi hujan, namun di pagi hari, aku bertemu dengan teman ku, langsung aku bertanya soal identitas wanita kemarin. Kamaria Luan, itu lah namanya. Teman ku bertanya banyak hal salah satunya adalah bagaimana aku bisa bertemu dengan nya di hari itu. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

   Kami bertemu kembali, dia menatapku lama sebelum akhirnya dia mengucapkan terima kasih karna telah menolong nya. Kami berkenalan dan bertukar nomor. Sejak saat itu kami semakin dekat, bermain bersama, saling bertukar cerita. Sampai pada saat ia bercerita kepadaku bahwa ia pernah di selingkuhi oleh pacarnya kurang lebih 3 bulan dan ketahuan saat dimana ibu nya menangkap basah mereka sedang berduaan di depan kost yang tidak jauh dari rumah nya.

   Perasaan itu datang ketika aku di dekatnya, perasaan senang dan nyaman yang menjadi satu di dalam hati, jujur aku belum pernah berpacaran sampai sekarang, hanya sampai pada berteman dekat tidak lebih. Namun pada hari itu tiba tiba dia menggandeng ku lalu aku merasakan sensasi seperti menyetrum di saat itu juga tetapi aku merasa senang saat dia menggandeng ku, sepertinya aku telah jatuh cinta? 

   Hari itu kembali hujan, seperti menandakan hal buruk yang akan terjadi pada hari itu. Aku pergi ke museum untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen beberapa hari yang lalu dan tentu saja aku mengajaknya untuk menemaniku. Kemudian setelah selesai kami duduk di lobby museum sambil melihat hujan yang tak kunjung reda. Lalu ia bercerita sesuatu yang membuatku seperti tersambar petir. Ia akan pergi jauh, pergi meninggalkan negara ini ke negara tetangga mengikuti orang tua nya esok hari. 

   Aku mondar mandir di dalam kamar kost, teman ku sampai jenuh melihat nya. Aku bercerita semua nya dan dia hanya memberi saran bahwa aku harus cepat cepat mengungkapkan perasaan ku sebelum dia pergi, aku bingung bukan kepalang, pasalnya bagaimana cara mengungkapkan perasaan ini padahal aku saja tidak mempunyai keberanian untuk hal itu. Malam nya aku benar benar tidak bisa tidur padahal esok hari aku harus menemui dia untuk yang terakhir kalinya.

   Aku gugup, di depan ku berdiri lah seorang wanita yang ku cintai. Aku bingung ingin berkata apa, sampai pada akhirnya punggung ku di tepuk pelan oleh teman ku dan pergi untuk membiarkan ku berduaan dengan nya. Ia kebingungan, ia melihatku ingin berbicara namun bingung berbicara apa. Lalu ku panjatkan doa dalam hati dan berkata, 

"Aku mencintaimu" 

   Ia terkejut. Aku menatap matanya dan ku lihat mata nya berkaca-kaca, ia pun segera menunduk dalam. Tak lama orang tuanya memanggil, ia pun kembali menatap ku dan menegakkan bahunya, 

"Aku juga mencintaimu, mari kita bertemu kembali di bawah hujan," ucapnya sambil tersenyum dan membalikkan badan setelahnya.

-Tamat-

Ikuti tulisan menarik Hydra Nero lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.


Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu