Mengenal Beberapa Gejala Penyakit Parkinson - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Sumber: https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/6-penyebab-parkinson/

Hardlen

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 6 Agustus 2019

Jumat, 9 Agustus 2019 20:56 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Mengenal Beberapa Gejala Penyakit Parkinson

    Dibaca : 507 kali

    Penyakit parkinson merupakan gangguan sistem saraf progresif yang memengaruhi seseorang dalam melakukan gerakan pada tubuhnya. Gejala yang menandai penyakit ini biasanya mulai berangsur-angsur dan menjadi buruk seiring berjalannya waktu.

    Pada tahap awal seseorang terserang penyakit parkinson, wajahnya hanya akan menunjukkan sedikit ekspresi daripada biasanya, atau bahkan tidak menunjukkan ekspresi sama sekali. Lengan juga tidak bergerak pada saat berjalan, dan cara bicara dapat menjadi lebih lambat dan bahkan cadel.

    Penyakit ini bisa disebabkan oleh faktor dari dalam dan luar. Faktor dari dalam, yakni mutasi gen atau gen keturunan yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit ini dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit parkinson. Faktor dari luar atau faktor lingkungan juga dapat menyebabkan seseorang terkena parkinson, namun risikonya relatif lebih kecil daripada faktor gen.

    Diketahui bahwa individu yang dapat terkena serangan penyakit ini pada umumnya ialah mereka yang telah memasuki usia lanjut seperti 60 tahun ke atas. Serta, manusia dengan jenis kelamin laki-laki juga lebih rentan terkena risiko parkinson ketimbang perempuan.

    Dilansir dari laman Mayo Clinic, berikut merupakan bermacam gejala yang bisa menjadi tanda dari terjadinya penyakit parkinson:

    1. Tremor

    Peristiwa tremor atau suatu gerakan pada anggota tubuh yang tidak terkontrol seperti gemetar, merupakan salah satu gejala dari penyakit ini. Tangan penderita penyakit ini dapat gemetar secara tiba-tiba bahkan jika sedang tidak melakukan kegiatan apapun.

    1. Gerakan menjadi lambat

    Pasien parkinson biasanya mengalami gerakan tubuh yang menjadi lambat, atau yang juga dikenal dengan istilah bradykinesia. Penyakit ini memang dapat membuat seseorang kesusahan untuk melakukan kegiatan yang paling sederhana sekali pun, dan dapat memakan waktu yang lama untuk melakukannya. Pada saat berjalan saja, langkah pasien penyakit ini akan menjadi lebih pendek dari biasanya, dan mungkin malah menyeret kaki saat berjalan.

    1. Kaku pada otot

    Kekakuan pada otot pasien parkinson dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Otot yang kaku ini dapat menjadi pasien merasa sakit dan membatasi jangkauan gerakan tubuh dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

    1. Keseimbangan tubuh yang terganggu

    Parkinson juga dapat menyebabkan postur tubuh menjadi bungkuk. Atau juga dapat menyebabkan masalah keseimbangan tubuh yang lainnya akibat dari penyakit parkinson ini.

    1. Kehilangan gerakan secara otomatis

    Seseorang yang terkena sakit parkinson mengalami penurunan kemampuan dalam melakukan gerakan di bawah sadar. Gerakan bawah sadar ini meliputi mengedipkan mata, tersenyum, atau bahkan dalam mengayunkan lengan pada saat sedang berjalan.

    1. Gangguan bicara

    Gangguan bicara dapat dialami oleh seorang yang terkena penyakit parkinson. Cara dan gaya bicara seorang pasien parkinson dapat berubah berangsur-angsur menjadi total seperti gaya bicara yang lebih lembut, lebih pelan, atau bahkan bisa menjadi lebih cepat, cadel atau ragu dalam bicara. Gaya bicara pasien juga mungkin menjadi lebih monoton daripada dengan infleksi yang biasanya digunakan.

    1. Kesulitan dalam menulis

    Seseorang dengan sakit parkinson dapat menjadi kesulitan dalam menulis. Tulisan yang dibuat juga dapat menjadi lebih kecil dari biasanya.

    Penyakit parkinson sampai sejauh ini tidak dapat disembuhkan. Namun beberapa obat juga dapat membantu menurunkan tingkat penyakit parkinson yang diderita oleh seseorang. Terkadang, dokter bisa menyarankan pasien untuk melakukan operasi untuk mengatur beberapa area dari otak dan dapat membantu memperbaiki gejala yang didapat oleh pasien penyakit parkinson tersebut.

     

    Sumber: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/parkinsons-disease/symptoms-causes/syc-20376055


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.