Kontribusi LPKP Jarak dalam Rangka Penanggulan Pekerja Anak Daerah Perkebunan Tembakau di Kabupaten Probolinggo - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Kegiatan Pertemuan konsultatif dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Probolinggo dalam rangka perumusan model Desa Layak anak dalam rangka Indonesia bebas pekerja anak

Ulifah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 Februari 2020

Selasa, 18 Februari 2020 06:17 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Kontribusi LPKP Jarak dalam Rangka Penanggulan Pekerja Anak Daerah Perkebunan Tembakau di Kabupaten Probolinggo

    Dibaca : 281 kali

    Kontribusi LPKP jarak dalam rangka penanggulan pekerja anak daerah perkebunan tembakau di Kabupaten Probolinggo

     

    Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Layak anak di Kabupaten Probolinggo adalah mencegah dan menanggulangan pekerja anak. Program pencegahan dan penghapusan pekerja anak tersebut diinisasi melalui Program Kesempatan yang merupakan kemitraan strategis untuk penghapusan pekerja anak di sektor pertanian dalam rangka mendukung Kabupaten Layak Anak.

    Kegiatan ini sudah di mulai sejak tahun 2016 dimana LPKP Jawat Timur mendapat dukungan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak pada perkebunan Tembakau dengan dibentuknya Gugus Tugas Desa Layak Anak dan Forum Anak di 4 Desa di Kabupaten Probolinggo, yaitu Desa Alasnyiur dan Alaskandang, Kecamatan Besuk, Desa Glagah dan Desa Pakuniran di Kecamatan Pakuniran.

    Program Kesempatan sudah mengawali kegiatan mulai dari pemetaan sosial dalam rangka penentuan kelompok pemanfaat baik pekerja anak, anak rentan bekerja, disabilitas, anak punya potensi, anak berkebutuhan khusus, orang tua tunggal dan anak yatim piatu. Selanjutnya dilanjutkan dengan lokakarya di 3 Kabupaten yaitu Probolinggo, Lumajang dan Jember dalam rangka penguatan Kader Kesempatan.

    Untuk mendukung kegiatan berikurnya diselenggarakan Pertemuan dengan para pemangku kepentingan di Tingkat Kabupaten yang di hadiri oleh para Stakeholder yang ada di Kabupaten Probolinggo yang bertujuan untuk meningkatkan komitmen dalam mewujudkan model desa layak anak.

    Keterkaitan anatara pemerintah, dunia usaha akan memaksimalkan tujuan Kabupaten Layak anak pada umumnya dan penghapusan pekerja anak di sektor pertanian khusunya, terutama untuk pekerjaan terburuk bagi anak. Pekerjaan terburuk adalah pekerjaan yang membahayakan bagi tumbuh kembang anak. Kemitraan yang dibangun dengan pemangku kepentingan diharapkan bisa menguatkan koordinasi anggota PAACLA, dukungan sosial pada level komunitas, dukungan sosial pada level nasional dan pencegahan pekerja anak melalui pendekatan desa layak anak.

    Kegiatan kunci yang dilakukan adalah koordinasi, peningkatan kesadaraan dan pencegahan, sehingga hasil akhir yang ingin dicapai bisa maksimal.
    Kegiatan sosialisasi di Kabupaten Probolinggo menghasilkan beberapa komitmen untuk mewujudkan desa layak anak dengan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat. Sasaran program tidak hanya anak-anak tetepi juga keluarga mereka.

    Program itu berupa pengembangan dan pemberdayaan institusi lokal yang melaksanakan tugas mewujudkan perlindungan anak, termasuk penghapusan pekerja anak di tingakat desa. Lalu ada advokasi peraturan desa untuk melindungi anak-anak dan menanggulangi pekerja anak serta partisipasi sektor swasta dalam mewujudkan desa layak anak.

    Demikian ulasan singkat ini, semoga kegiatan pasca sosialisasi sukses

    Penulis adalah Fasda Program Kesempatan di Kabupaten Probolinggo

    Ulifah


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.