Risiko Tidak Menerapkan Ergonomi - Analisis - www.indonesiana.id
x

Ergonomis kerja

Devinta Cornelia

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 September 2021

Senin, 27 September 2021 08:24 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Risiko Tidak Menerapkan Ergonomi


    Dibaca : 317 kali

    Faktor  ergonomi dalam pembuatan furnitur dapat mempengaruhi kenyamanan pengguna. Bayangkan, jika produk yang anda beli tidak menerapkan ergonomi yang benar? Sebelum kita jauh mengulik resiko tidak menerapkan ergonimi, alahngkah baiknya Anda mengetahui ap aitu ergonomi? 

    Pengertian Ergonomi 
    Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang sifat dan keterbatasan manusia yang dipergunakan untuk merancang sistem kerja, sehingga sistem tersebut dapat bekerja dengan baik. 

    Work-related Musculoskeletal Disorder (WMSDs)  adalah salah satu gangguan otot yang di sebabkan oleh postur kerja yang salah dalam melakukan aktivitas kerja. Apabila otot menerima beban statis secara berulang kali dengan kurun waktu yang lama, dapat menyebabkan keluhan berupa kerusakan pada sendi, ligamen, dan tendon. Efek negative lainnya adalah sebagai berikut:

    1.    Kelelahan, bekerja secara terus menerus dan mengabaikan waktu istirahat akan rentan mengalamai kelelahan. 
    2.    Kejenuhan, perasaan ini dapat menurunkan kinerja pegawai karena pada saat bekerja merasakan jenuh, rasa jenuh terjadi karena pengaturan ruangan selalu sama setiap waktu.
    3.    Kematian, tingkat paling ekstrim akibat tidak menerapkan ergonomic. Penggunaan alat beresiko tinggi secara tidak benar dapat mengakibatkan resiko fatal.

    Apasih untungnya menerapkan ergonomi? 
    1.    Sikap pekerja, rasa peduli perusahaan terhadap pekerja yang ditunjukkan dengan menerapkan ergonomi, akan membuat mereka merasa di hargai dan di hormati, sehingga dapat menurunkan tingkat kejenuhan dan dapat meningkatkan semangat. 
    2.    Produktivitas dan kualitas, lingkungan kerja yang sehat, aman, akan meningkatkan produktivitas kerja sehingga dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas. 
    3.    Keuntungan, berkurangnya biaya kompensasi akibat pekerja yang cedera atau kecelakaan sehingga keuntungan perusahaan pun meningkat. 
    4.    ROI (Return On Investment), Ergonomi: penghematan biaya + semangat kerja karyawan + produktivitas dan mutu tinggi + laba= laba atas investasi.

    Solusi yang tepat untuk mencegah adalah menerapkan ergonomi dengan cara mengubah proses kerja, peralatan kerja, dan material yang digunakan. Anda juga dapat membeli produk yang ergonomis untuk meningkatkan kenyamanan. Tidak hanya mencegah muscoleskeletal, namun penerapan ergonomic juga dapat mempengaruhi hal penting lainnya, termasuk biaya kompensasi pekerja akibat cedera atau kecelakaan. 

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.