Universitas Aisyiyah Yogyakarta Menghadapi Wabah Covid-19 - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Rustita Dian

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 25 Juni 2022

Minggu, 26 Juni 2022 12:03 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Universitas Aisyiyah Yogyakarta Menghadapi Wabah Covid-19


    Dibaca : 374 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Corona Virus Disease merupakan kepanjangan dari COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, yaitu virus jenis baru dari Coronavirus atau kelompok virus yang menyerang sistem pernafasan. Virus ini dapat menyebar melalui mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui partikel cairan ketika orang yang terinfeksi tersebut batuk, bersin, dan berbicara.

    Kasus COVID-19 pertama kali ditemukan dikota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019. Virus ini dengan cepat menyebar ke wilayah lain di Cina dan sebagian besar negara di dunia termasuk di Indonesia. Di Indonesia sendiri pertama kali kasus positif COVID-19 dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020, ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga negara Jepang.

    Universitas ‘Asiyiyah Yogyakarta yang sering kita sebut dengan UNISA yang terletak di Jl. Siliwangi Ringroad Barat adalah lembaga perguruan tinggi swasta yang juga merupakan salah satu kampus berwawasan kesehatan di Yogyakarta. Karena tingginya angka penyebaran COVID-19 di Indonesia terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta, Universitas ‘Asiyiyah ikut serta berpartisipasi dalam menghadapi wabah ini yakni dengan membentuk satgas Covid-19, membuka shelter Covid-19 dan mengadakan vaksinasi dosis 1,2 dan booster. Awalnya vaksinasi ditujukan untuk keluarga UNISA sendiri, akan tetapi seiring berjalannya waktu UNISA juga mengadakan vaksinasi untuk masyarakat sekitar yang ingin melakukan vaksinasi yang bertujuan untuk membantu pemerataan vaksinasi di wilayah DIY dengan cara berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait seperti Muhammadiyah Covid-19 Command Control (MCCC), Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, TNI dan Polri.

    Dalam melakukan kegiatan perkuliahan saat ini, Universitas ‘Asiyiyah mengambil kebijakan dengan melaksanakan kuliah secara hybird learning atau yang biasa juga dikenal dengan blended learning, yaitu merupakan sistem perkuliahan yang mengkombinasikan antara sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan juga sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerumunan di kampus. Sebelum dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), UNISA melakukan screening test seprti tes antigen untuk memastikan bahwa mahasiswa maupun warga UNISA tidak dalam keadaan positif COVID-19. Bahkan sebelum memasuki area kampus juga dilakukan pengecekan suhu tubuh dan warga kampus wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan antiseptik seperti hand sanitizer, dan menjaga jarak. Dengan mentaati serta menerapkan protokol kesehatan, diharapkan agar wabah ini segera berakhir.

    Ikuti tulisan menarik Rustita Dian lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.