Teknik Industri Pamerkan Karya Multifunction Product dan QC - Analisis - www.indonesiana.id
x

Indri Puji Lestari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Teknik Industri Pamerkan Karya Multifunction Product dan QC

    Mahasiswa Teknik Industri menerapkan Multifunction Product dan Quality Control dalam pameran.

    Dibaca : 788 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Program Studi Teknik Industri Universitas Pelita Harapan (UPH) rutin setiap semesternya mengadakan pameran yang kali ini bertemakan Multifunction Product dan Quality Control (QC). Pameran ini diadakan pada Senin, 1 April 2019 di Lobby Gedung D UPH Lippo Village.

    Multifunction Product adalah sebuah produk yang tidak hanya punya fungsi satu melainkan lebih dari satu fungsi. Sedangkan Quality Control (QC), proses yang menjadi entitas sebagai peninjau kualitas dari semua faktor kegiatan produksi.

    Pameran ini merupakan integrasi mata kuliah Teknik Industri yang sudah didapat sejak semester awal dan diaplikasikan dalam bentuk produk yang siap di pasarkan. Terdiri dari 14 kelompok yang masing-masing beranggotakan 6-7 orang mahasiswa, dituntut untuk harus membuat produk seperti layaknya perusahaan, membuat perencanaan, mengambil suara konsumen, menghitung laba rugi, dan lain sebagainya.

    “Manfaat yang bisa didapatkan adalah, mereka jadi tahu dari awal hingga akhir pelajaran apa yang sudah mereka pelajari dari semester awal. Seperti supply chain management, perencanaan dan pengendalian produksi, kemudian akuntansi biaya, manajemen strategi, marketing dan lain sebagainya.” ungkap Natalia Hartono – Dosen Teknik Industri.

    Salah satunya Kristianto yang membuat mesin yang dapat melakukan seleksi warna terhadap benda. Kristianto mengatakan, ide awal pembuatan mesin itu adalah karena melihat bahwa salah satu variabel QC yang menentukan sebuah produk itu layak guna atau tidak adalah melihat dari warnanya.

    “Saya bersama kelompok, membuat sebuah mesin color sorter. Jadi mesin sortir itu dapat memisahkan barang berdasarkan warnanya. Untuk sekarang warna yang baru ditentukan adalah warna orange dan hijau. Cara kerjanya adalah, pertama masukkan benda warna orange, dalam hal ini saya menggunakan kelereng, kemudian mesin akan membacanya dan memisahkannya.” papar Kristianto.

    Mahasiswa Teknik Industri mengungkapkan bahwa pameran ini sangat menarik dan menuntut mahasiswa untuk bisa thinking outside the box. Maka dari itu, diharapkan melalui pameran ini mahasiswa dapat menghasilkan produk yang dapat diminati oleh pasar dan terus mengembangkan kreatifitas dan menghasilkan invoasi yang baru dan unik. (pl)

    Ikuti tulisan menarik Indri Puji Lestari lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.








    Oleh: Hadirat Syukurman Gea

    3 hari lalu

    Analisis Sistem Jual-Beli Ijon pada Komoditas Mangga Berdasar Ekonomo Makro

    Dibaca : 204 kali

    Mangga merupakan salah satu komoditas buah yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mangga turut menyumbang perekonomian Indonesia karena menjadi komoditas yang di ekspor. Pada tahun 2015, ekspor mangga sebesar 1.515 jutatonyangsebagianbesarmerupakanjenis Mangga Gedong Gincu dan Mangga Arumanis. Kabupaten Kediri merupakan salahsatudaerahyang menjadikan mangga khususnya Mangga Podang sebagai oleh - oleh khas daerah dikarenakan banyaknya pohon mangga yang tumbuh di sekitar lereng GunungWilis.ManggaPodangkhasKediri banyak ditemukan di daerah sekitar lereng Gunung Wilis yaitu Kecamatan Banyakan, Tarokan, Grogol, Mojo, dan Semen. Semakin berkembang perekonomian suatudaerahmakasemakinberagam pula cara produsen dan konsumen melakukan jual beli.Salah satu sistem jual beli yang dilarang dalam Islam adalah jual beli yang mengandung unsur gharar. Sistem jual beli ijon adalah salah satu sistem jual beli yang mengandung unsur gharar sehingga dilarang oleh Allah SWT. Ijon berkaitan dengan perilaku produsen dan konsumen. Hal ini dapat dikaitkan dengan ekonomi mikro berupa keputusan pengusaha dan konsumen, terbentuknya harga barang atau jasa dan faktor produksi tertentu di pasar, dan alokasi sumber daya ekonomi.Penelitian ini menggunaka nmetode penelitian studi literatur. Jenis data yang digunakan berupa data sekunder dengan metode pengumpulan data berupa pengumpulan sejumlah studi pustaka. Berdasarkan studi literatur terkait sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro, diperoleh hasil analisis bahwa sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro saling berhubungan. Hal ini dikarenakan ijon berkaitan langsung dengan perilaku produsen dan konsumen dan ekonomi mikro turut mengatur perilaku produsen dan konsumen. Keywords: Ijon, Komoditas Mangga,Ekonomi Mikro