Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Daring - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Puspa Jelita

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 Desember 2021

Kamis, 30 Desember 2021 12:35 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Daring

    Dalam pelaksanaanya pembelajaran daring di era Covid-19 tentunya tidak terlepas dari peran teknologi. Teknologi dapat mempermudah segala kebutuhan dalam proses pembelajaran yakni sebagai sarana dalam mengakses informasi sumber pembelajaran atau sebagai sarana penunjang kegiatan belajar dan berkaitan dengan tugas. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini banyak platform yang dapat membantu pelaksanaan pembelajaran secara daring seperti aplikasi Zoom, Google meet, Google classroom, Youtube, Whatsapp, serta E-learning dari setiap instansi penidikan. UNISA Yogyakarta juga memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menerapkan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan E-learning resminya https://www.unisayogya.ac.id/id/ yang dimanfaatkan oleh setiap mahasiswa dan tenaga pendidik di UNISA Yogyakarta. Mahasiswa dan tenaga pendidik dapat mengakses E-learning UNISA Yogyakarta untuk mendapatkan materi pembelajaran yang telah disediakan oleh dosen pengajar, melaksanakan ujian UTS maupun UAS, memperoleh berbagai informasi, mengakses berbagai buku serta jurnal yang dapat membantu dalam proses kegiatan pembelajaran secara daring.

    Dibaca : 1.208 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Corona virus telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sejak wabah Covid-19 menghantam Indonesia, pemerintah memberlakukan berbagai peraturan atau kebijakan ketat yang bertujuan untuk mencegah penularan yang lebih meluas lagi. Indonesia sendiri pernah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan disetiap daerah. Sekarang pemerintah sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menjadikan adanya perubahan-perubahan besar dalam bidang ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan.

          Dalam bidang pendidikan, pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya agar para pelaku pendidikan seperti tenaga pendidik dan peserta pendidik tetap bisa menyelenggarakan kegiatan pembelajaran meskipun dengan cara berbeda. Kemendikbud menetapkan bahwa pendidikan di Indonesia tetap diselenggarakan meskipun dengan cara yang berbeda - beda, salah satunya yaitu secara daring.

          Dalam pelaksanaanya pembelajaran daring tentunya tidak terlepas dari peran teknologi. Teknologi dapat mempermudah segala kebutuhan dalam proses pembelajaran yakni sebagai sarana dalam mengakses informasi sumber pembelajaran atau sebagai sarana penunjang kegiatan belajar dan berkaitan dengan tugas.

          Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini banyak platform yang dapat membantu pelaksanaan pembelajaran secara daring seperti aplikasi Zoom, Google meet, Google classroom, Youtube, Whatsapp, serta E-learning dari setiap instansi penidikan. UNISA Yogyakarta juga memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menerapkan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan E-learning resminya https://www.unisayogya.ac.id/id/ yang dimanfaatkan oleh setiap mahasiswa dan tenaga pendidik di UNISA Yogyakarta.

          Mahasiswa dan tenaga pendidik dapat mengakses E-learning UNISA Yogyakarta untuk mendapatkan materi pembelajaran yang telah disediakan oleh dosen pengajar, melaksanakan ujian UTS maupun UAS, memperoleh berbagai informasi, mengakses berbagai buku serta jurnal yang dapat membantu dalam proses kegiatan pembelajaran secara daring.

          Selain menggunakan E-learning UNISA Yogyakarta juga memanfaatkan berbagai aplikasi yang dapat membatu dalam kegiatan pembelajaran seperti Zoom, Google meet, Google classroom, Youtube serta Whatsapp sesuai dengan intruksi dosen pengajar. Jika menggunakan aplikasi Whatsapp biasanya dosen menggunakan fitur Whatsapp grup yang bertujuan sebagai wadah berdiskusi ataupun bertukar informasi dalam sebuah organisasi atau kelompok supaya lebih efektif.

          Penggunaan  aplikasi Zoom dan Google Meet, menjadikan interaksi antara mahasiswa dan dosen lebih efektif karena dosen menjelaskan materi pembelajaran secara langsung walaupun hanya sebatas melalui layar laptop maupun HP. Sehingga mahasiswa lebih memahami materi pembelajaran yang disampaikan oleh dosen. Lain halnya dengan aplikasi Youtube, mahasiswa hanya diperintah untuk menonton dosen ketika sedang menjelaskan materi pembelajaran. Pemanfaatan aplikasi Google classroom hanya sebatas pemeberian tugas dan materi tanpa adanya penjelasan dari dosen sehingga kurang efektif.

          Perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap berbagai bidang terutama bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan teknologi sangat bermanfaat untuk mempermudah kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara daring pada pandemi Covid-19 saat ini. Kegiatan pembelajaran tetap dapat terlaksana melalui berbagai aplikasi yang mendukung serta E-learning yang dapat diakses oleh setiap mahasiswa dan tenaga pendidik. Dengan adanya hal tersebut diharapkan untuk setiap mahasiswa dapat memanfaatkan perkembangan teknologi yang dapat membantu dalam proses kegiatan pembelajaran secara daring dan memahami materi – materi pembelajaran yang diberikan oleh dosen pengajar.

    Ikuti tulisan menarik Puspa Jelita lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.
















    Oleh: Akhmad Sekhu

    Rabu, 10 Agustus 2022 16:41 WIB

    Sajak Seribu Tahun

    Dibaca : 612 kali