Pandemi Bukan Menjadi Alasan untuk Malas Belajar - Analisis - www.indonesiana.id
x

Nuraini Widya Sari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 Januari 2022

Minggu, 16 Januari 2022 15:27 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Pandemi Bukan Menjadi Alasan untuk Malas Belajar

    Pemanfaatan Media Sosial dalam Pemebelajaran Selama Pandemi

    Dibaca : 387 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pandemi Covid-19 yang telah menyerang Indonesia dan seluruh dunia membuat perubahan gaya hidup menjadi berubah sangat drastis. Selain itu, virus ini memberikan yang dampak negatif kepada masyarakat seperti kehilangan pekerjaan, berkurangnya pendapatan, pendidikan tatap muka beralih menjadi online atau daring, orang-orang yang bekerja menjadi WFH (Work From Home) dan lain sebagainya. Bahkan jika masyarakat mempunyai kepentingan untuk keluar rumah harus menjaga protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, tidak lupa menjaga jarak dan menghindari keramaian. Alhasil banyak dari masyarakat yang mengeluh menghadapi situasi seperti ini. Tidak hanya itu banyak tempat-tempat umum juga yang ditutup seperti mall, tempat rekreasi, dan tempat ibadah. Untuk menghadapi keadaan seperti ini tentunya masyarakat perlu adaptasi terlebih dahulu, beberapa dari masyarakat pun masih suka melanggar protokol kesehatan tersebut. 

    Banyak pula korban berjatuhan yang disebabkan oleh virus ini dari yang berumur muda hingga lansia pun bisa terinfeksi, oleh sebab itu masyarakat perlu menjaga stamina tubuh dengan cara rajin berolahraga, banyak minum air putih, tidak lupa minum vitamin, berjemur dibawah sinar matahari, dan tidak lupa memakan buah-buahan. Itu adalah salah satu cara supaya kita tidak mudah terinfeksi virus tersebut, tidak hanya itu bahkan pemerintah sekarang sudah memberikan fasilitas vaksin gratis. Vaksin yang disediakan oleh pemerintah mempunyai beberapa jenis varian antara lain sinovac, astrazeneca, moderna, pfizer, dan lain-lain. Efek samping yang dirasakan oleh masing-masing individu pun berbeda, tetapi efek samping yang paling sering dirasakan oleh masyarakat yaitu demam. Tidak semua masyarakat merasakan efek samping tersebut banyak juga yang tidak merasakan apa-apa. 

    Karena virus ini membawa pengaruh yang sangat negatif dalam kehidupan salah satunya dalam bidang pendidikan, banyak pelajar atau mahasiswa yang selama menempuh pendidikannya menjadi daring atau belajar dirumah masing-masing. Salah satu contohnya yaitu di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa Yogyakarta). Biasanya mahasiswa belajar menggunakan aplikasi zoom, google meet, whatsapp grub, e-learning, google classroom atau discord. Ada beberapa efek negatif yang muncul akibat dari belajar dirumah yaitu terkendala sinyal, kurang paham terhadap materi, menjadi malas-malasan mengerjakan tugas, terbatasnya kuota internet, dan masih banyak lagi yang lainnya. Walaupun banyak kendala untuk pembelajaran daring tersebut, tetapi itu tidak perlu dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. 

    Belajar adalah sebuah kewajiban seorang mahasiswa atau pelajar yang harus dilakukan, karena pada umumnya akan menambah ilmu baru dan wawasan menjadi luas. Tidak akan ada hal yang yang membuat seseorang rugi jika dia mau belajar, belajar tidak harus melalui buku tetapi juga bisa melalui sosial media, youtube, google, dan lain-lain. Ditambahnya teknologi semakin maju maka kita harus menggunakannya dengan sebaik mungkin, oleh karena itu pandemi bukan menjadi alasan untuk seseorang malas belajar karena pada dasarnya ilmu bisa diperoleh asalkan kita sendiri mau mencari tahu. 

    Ikuti tulisan menarik Nuraini Widya Sari lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.