Mengikuti Minat Anak - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Gambar oleh stokpic dari Pixabay

Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Maret 2022

Kamis, 17 Maret 2022 14:55 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Mengikuti Minat Anak

    Setiap anak sudah memiliki minat dan bakatnya sendiri. Orang tua perlu mengamati untuk menemukan minat dan bakat anak anaknya. Tidak perlu memaksakan kehendak kepada anak.

    Dibaca : 1.109 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Oleh: Bambang Udoyono, penulis buku.

     

    Let the beauty of what you love be what you do. (Maulana Jalaludin Rumi) Kata Rumi, Semoga keindahan dari yang kamu sukai itu menjadi pekerjaanmu. Itulah juga seharusnya kata kata orang tua kepada anak anaknya. Itulah seharusnya doa orang tua kepada anak anaknya.  Karena anak anaknya pasti akan sangat menikmati pekerjaannya kalau mereka menyukainya.  Sebaliknya jika mereka bekerja pada bidang yang tidak mereka sukai, maka pasti mereka tidak akan bersemangat.  Sikap mentalnya akan buruk. Dia tidak sepenuh hati melakukan tugasnya.  Sedangkan suatu pekerjaan hanya bisa berhasil kalau dikerjakan dengan sepenuh hati, dengan senang hati, dengan antusias.  Jangan hanya uangnya saja yang dikejar, tapi juga kepuasan kerja.

     

    Orang tua harus selalu berupaya mengenali sepenuhnya potensi anak anaknya.  Obrolan santai sebaiknya jangan sekedar omong kosong tapi diarahkan juga untuk menjajagi bakat dan minatnya. Justru dengan obrolan serius tapi santai itulah anak anak merasa bebas mengutarakan pendapatnya. Mereka tidak merasa sedang diinterogasi. Cara lain dengan memberi buku bacaan.  Nanti akan terlihat bakat dan minatnya ke mana.

     

    Setelah terlihat bakat dan minatnya barulah dukungan diarahkan kepada bidang tertentu itu.  Orang tua bisa memotivasi dengan memberi cerita tentang keberhasilan seseorang tertentu di bidang yang dia minati.  Jangan paksakan bidang yang diminati orang tua karena berpotensi mematikan minat dan bakat si anak.

     

    Jadi orang tua kekinian memang harus memahami berbagai teori parenting.  Antara lain teori kecerdasan ganda dari Howard Gardner.  Jangan kuatir sekarang sudah banyak tersedia buku parenting yang bagus. Ada yang terjemahan ada yang karya orang Indonesia asli.  Banyak buku parenting yang insya Allah bermanfaat untuk orang tua.  Buku tersebut bermanfaat membantu orang tua mengembangkan kreativitas anak.  Karena di masa depan kreativitas ini semangkin penting.  Perkembangan dunia yang penuh dinamika dan penuh ketidak pastian menuntut kemampuan kreativitas anak anak kita.  Jadi orang tua juga dituntut mampu mengembangkan kreativitas anak anaknya. 

     

    Jika Anda mengamati dan mendukung minat anak anak Anda maka mereka dengan mudah menemukan semangat belajar, berlatih atau bekerja.  Anda tidak perlu memaksa mereka belajar. Mereka akan bersemangat sendiri belajar sesuatu yang diminati. Dengan demikian Anda sudah membantu mereka memiliki inisiatif dan motivasi pribadi.  Motivasi yang didorong dari dalam hati dan pikirannya sendiri. Bukan karena dipaksa orang tua, tau guru atau atasan.  Inilah salah satu sifat unggul yang pasti dimiliki oleh orang orang sukses.

     

    Semoga kita mampu menemukan bakat dan minat anak lalu mendukung anak mengembangkan dirinya berdasar minat dan bakatnya.  Dan semoga kita tidak memaksakan kehendak pada anak.

    Ikuti tulisan menarik Bambang Udoyono lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.