Pembinaan Moderasi Beragama di Kemenag Bantul - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Humas MTsN 9 Bantul

Humas MTsN 9 Bantul
Bergabung Sejak: 11 Januari 2022

Sabtu, 19 Maret 2022 09:35 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Pembinaan Moderasi Beragama di Kemenag Bantul


    Dibaca : 493 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Salah satu program prioritas Kementerian Agama yang harus diimplementasikan di madrasah adalah moderasi beragama. Kementerian Agama mendorong madrasah untuk melakukan penguatan moderasi beragama ini terhadap peserta didik melalui guru. Berkenaan dengan hal tersebut Kementerian Agama Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama untuk waka kurikulum madrasah di tingkat tsanawiyah dan aliyah. Pembinaan digelar di Aula Kementerian Agama Bantul pada Kamis (17/03/2022).

    Narasumber yang dihadirkan pada kesempatan tersebut adalah Kasi Dikmad Kemenag Bantul, Ahmad Musyadad, S.Ag., M.S.I. dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Mukotip, S.Ag., M.Pd.I. “Dalam KMA 183 dan 184 Kemenag mendorong madrasah untuk melakukan beberapa langkah penguatan peserta didik melalui Guru. Melalui KMA tersebut madrasah diberi ruang untuk berinovasi. Salah satunya adalah menanamkan nilai beragama kepada peserta didik sebagai hidden curriculum tidak tersurat dalam administrasi,” papar Musyadad.

    “Moderasi beragama merupakan cara pandang, mindset, dan perilaku tawassuth (tengah-tengah)”, imbuhnya. Sementara itu Kasubag TU mengupas tentang bagaimana mewujudkan moderasi beragama untuk kemasyarakatan. “Salah satu program prioritas Kementeria Agama di tahun ini adalah moderasi beragama. Apa tujuannya?” kata H. Mukotip membuka materinya. Salah satu peserta yang ditunjuk menyampaikan tentang tujuan moderasi beragama adalah kedamaian, kerukunan.

    “Salah satu tujuannya adalah kesalihan sosial. Hal ini penting, karena tanpa adanya kesalihan sosial, maka tak akan terwujud kedamaian di masyarakat. Meskipun orang tersebut salih secara pribadi,” paparnya lebih lanjut. Pada kesempatan tersebut Noor Shofiyati, Waka Kurikulum MTsN 9 Bantul yang menjadi salah satu peserta menanyakan tentang perbedaan antara moderasi dan toleransi. “Moderasi adalah proses, sedangkan toleransi adalah hasil (outcome) jika moderasi diterapkan,” jawab Kasi Dikmad, Ahmad Musyadad sebagai narasumber. Penguatan moderasi beragama penting untuk diimplementasikan dalam pembelajaran di madrasah sebagai salah satu media penanaman karakter pada peserta didik. (nsh)

    Ikuti tulisan menarik Humas MTsN 9 Bantul lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.