x

Iklan

Fakhrudin Hanif

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 8 Desember 2022

Jumat, 9 Desember 2022 06:39 WIB

Sosiologi UIN Jogja Gelar Expodinary Sociopreneurship 2022

Dalam upayanya untuk terus menghasilkan wirausaha-wirausaha muda yang berjiwa socio-entreprenuership, Mahasiswa Sosiologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar sebuah kegiatan yang bernama “Expodinary Socio-Entrepreneurship”

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

D.I. Yogyakarta – Dalam upayanya untuk terus menghasilkan wirausaha-wirausaha muda yang berjiwa socio-entreprenuership, Mahasiswa Sosiologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar sebuah kegiatan yang bernama “Expodinary Socio-Entrepreneurship” dalam rangka untuk tugas akhir mahasiswa yang mengambil mata kuliah Socio-Preneurship (7/12).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari (5-7 Desember 2022), yang mana diramaikan oleh beberapa kalangan masyarakat sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti siswa-siswi, mahasiswa, dan tak lupa para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di area Yogyakarta. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini yaitu “Be A Passionate Entrepreneur for A Better Social Environment”.

Reza Aulia Al-Mahdi selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan utama yaitu untuk mewujudkan para entrepreneur di kalangan mahasiswa yang memiliki rasa sosial yang tinggi dan peka terhadap segala perubahan sosial yang ada sehingga mindset usaha yang dijalankan tidak terlalu berorientasi terhadap profit, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pembangunan sosial.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa, (khususnya) Mahasiswa Sosiologi Angkatan 2020 dapat menjadi seorang pengusaha yang memiliki rasa sosial yang tinggi dan lebih peka terhadap perubahan sosial yang ada di masyarakat kedepannya. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan bonding antar mahasiswa dan rasa kekeluargaan di antara Mahasiswa Sosiologi Angkatan 2020,” tuturnya saat diwawancarai pada Senin (5/12).

Acara di hari pertama dimulai dengan kegiatan Stand Expo Sociology. Mahasiswa memfasilitasi beberapa tenant atau stand bazar bagi para pelaku UMKM untuk menjajakan ragam dagangan yang mereka tawarkan, mulai dari kuliner, fesyen, merchandise dan sebagainya. Adapun target utama dari kegiatan ini yaitu masyarakat umum, khususnya Mahasiswa Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Selain kegiatan Bazar UMKM, dalam upaya memeriahkan acara dan mengikat tali silaturahmi antar sivitas akademik, Mahasiswa Sosiologi UIN Jogja tersebut juga mengadakan kegiatan kreatif lainnya di hari kedua dan ketiga. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut yaitu berupa entrepreneurship sharing session, fun acoustic karaoke, seminar socio-preneurship, lomba-lomba, hingga konser musik.

Terkait dengan dampaknya bagi masyarakat, tentu kegiatan Expodinary Socio-Entrepreneurship 2022 ini memberikan dampak positif yang cukup signifikan, khususnya bagi para Mahasiswa Sosiologi dan beberapa pelaku UMKM di Yogyakarta.

Selain dapat memaksimalkan potensi socio-entrepreneurship bagi mahasiswa yang telah memiliki usaha sendiri, kegiatan ini juga dapat memberdayakan beberapa pelaku UMKM yang berwirausaha di area Yogyakarta, salah satunya yaitu bagi UMKM yang dilakukan oleh anak-anak dari Sekolah Gajah Wong Yogyakarta.

“Senang sekali karena dapat kesempatan ikut meramaikan stand. terutama anak-anak (dari Sekolah Gajah Wong). Mereka sangat menunggu momen jualan di UIN. Terbukti mereka memang antusias untuk ikut terlibat jualan-jualan, jadi dapat pengalaman dan ruang baru untuk mereka berekspresi,” ujar Maryam, Fasilitator Sekolah Gajah Wong Yogyakarta saat diwawancarai langsung pada Senin sore (5/12).

Yayan Suryana, dosen pengampu Mata Kuliah Socio-Entrepreneurship Sosiologi UIN Sunan Kalijaga berharap kegiatan ini memberikan pengalaman entrepreneurship khususnya bagi mahasiswa yang terlibat dalam acara ini. Selain itu, dosen yang kerap disapa Kang Yansur tersebut juga berharap agar kegiatan ini dapat memberikan beberapa value penting dalam kegiatan wirausaha sosial.

Ya, value yang didapat misalnya ya dalam konteks socio-preneur; bagaimana kerjasama, bagaimana berani mengambil keputusan, bagaimana motivasi teman-teman (mahasiswa) di dalam kegiatan ini, bagaimana soal kreativitas, (dan) bagaimana problem-solving,” katanya saat diwawancarai pada Selasa siang (6/12).

Ikuti tulisan menarik Fakhrudin Hanif lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu