x

Aspal. Ilustrasi Pembangunan Jalan

Iklan

Indŕato Sumantoro

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Juli 2020

Rabu, 23 Agustus 2023 18:27 WIB

Satu Tahun Menjelang Satu Abad Aspal Buton

Usulan peringatan 1 abad aspal Buton rencananya akan diadakan pada tanggal 21 Oktober 2024. Yaitu; sehari setelah tanggal dilantiknya presiden baru, sebagai pengganti pak Jokowi, pada tanggal 20 Oktober 2024. Adapun usulan peringatan 1 abad aspal Buton ini rencananya akan dilakukan dengan membuat sebuah petisi kepada presiden yang baru tersebut.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Aspal Buton merupakan “Emas Hitam” atau “Harta Karun” yang terdapat di pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Sejatinya bagi orang yang mau berpikir, aspal Buton itu merupakan sebuah “keajaiban” di dunia, karena jumlah deposit aspal alam yang sangat luar biasa besarnya itu hanya terdapat satu-satunya di pulau Buton saja. Aspal Buton pertama kali ditemukan pada tahun 1924 oleh seorang Geolog Belanda yang bernama W.H. Hetzel. Kemudian pada tanggal 21 Oktober 1924, konsesi penambangan aspal Buton selama 30 tahun diberikan kepada seorang pengusaha Belanda yang bernama A. Volker. Pengusahaan pertambangan aspal Buton selanjutnya dilaksanakan oleh Perusahaan Belanda N.V. Mijnbouw en Cultuur Maschappij Buton.

Dari catatan sejarah ini dapat kita ketahui bahwa tahun depan, tahun 2024, kita akan memperingati 100 tahun, atau 1 abad aspal Buton. Pada tanggal berapa sebaiknya peringatan 1 abad aspal Buton ini akan diadakan? Kelihatannya, momentum yang paling pas untuk memperingati 1 abad aspal Buton adalah pada tanggal 21 Oktober 2024. Yaitu; tanggal dimana konsesi penambangan aspal Buton selama 30 tahun diberikan kepada seorang pengusaha Belanda yang bernama A. Volker.

Apa usulan agenda rencana kita dalam memperingati 1 abad aspal Buton? Apakah kita akan melakukan unjuk rasa besar-besaran di depan Istana Presiden dan Gedung DPR untuk melampiaskan rasa dendam, geram, dan marah, karena dalam masa pemerintahan 10 tahun pak Jokowi, faktanya hilirisasi aspal Buton masih belum juga kunjung terwujud? Tetapi kelihatannya kita akan kecele dan merasa kecewa. Karena pada tanggal 21 Oktober 2024, pak Jokowi sudah tidak menjabat sebagai presiden RI lagi. Beliau sudah digantikan oleh presiden RI yang baru.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan demikian, dalam usulan acara memperingati 1 abad aspal Buton nanti, antara lain, kita akan mengenang dan mengapresiasi jasa-jasa siapa-siapa saja yang telah menyumbangkan tenaga dan pikiran mereka untuk mengembangkan aspal Buton. Nama-nama dari orang-orang yang telah banyak berjasa untuk mengembangkan aspal Buton ini diperoleh dari data-data di internet. Dengan menyebutkan satu per satu nama-nama ini, diharapkan para generasi penerus bangsa akan paham, mengetahui, dan mengenal sejarah perjalanan panjang dari aspal Buton yang telah berjuang sekuat tenaga untuk menjahterakan rakyat Indonesia selama 1 abad.

Berikut ini adalah nama-nama dari pejabat-pejabat negara yang telah berupaya keras untuk mewujudkan hilirisasi aspal Buton:

Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia: Pada tahun 2015, pak Jokowi sudah pernah menginstruksikan kepada semua jajaran kementerian-kementerian terkait untuk mengsubstitusi aspal impor dengan aspal Buton. Dan pada tanggal 27 September 2022, pak Jokowi adalah presiden kedua setelah pak Harto, yang pernah datang berkunjung ke pulau Buton. Hasil dari kunjungan tersebut, pak Jokowi telah memutuskan Indonesia akan stop impor aspal pada tahun 2024.

Bapak Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi: Pada tahun 2020, pak Luhut menegaskan kembali komitmen pemerintah agar aspal Buton ditingkatkan produksinya. Begitu pula dengan kesinambungan agar dapat dimanfaatkan lebih banyak lagi untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang saat ini sedang dikejar oleh pemerintah, guna mendorong roda perekonomian masyarakat.

Bapak Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Pada tahun 2015, ketika menyaksikan penandatangan Nota Kesepakatan antara PT Pertamina dengan PT Wijaya Karya, untuk memproduksi Aspal Hibrida. Dalam sambutannya, pak Basuki pernah mengucapkan: “Adalah dosa apabila kita tidak mau memanfaatkan aspal Buton”. Dan pada tahun 2023, sehubungan dengan persiapan-persiapan, Indonesia akan stop impor aspal pada tahun 2024, pak Basuki berkomitmen akan membeli semua produk-produk aspal Buton yang ada di pasar.

Bapak Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri: Pada tahun 2020, pak Tito telah mengeluarkan peraturan penggunaan aspal Buton menggantikan aspal impor sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negari Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD. Peraturan ini telah menjadi keharusan di seluruh Indonesia.

Bapak Bahlil Lahadalia, Kepala BKPM dan Menteri Investasi: Pada tahun 2022, pak Bahlil telah membuat Peta Jalan Hilirisasi Investasi Strategis dimana komoditas aspal Buton berada di urutan ke 8, setelah komoditas-komoditas batubara, nikel, timah, tembaga, bauksit, besi, dan perak emas.

Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian: Pada tahun 2023, pak Agus telah membuat Peta Jalan Hilirisasi aspal Buton. Adapun target swasembada aspal pada tahun 2025 – 2027 dengan kapasitas aspal Buton murni hingga 900.000 ton per tahun.

Bapak Rachmad Gobel, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan: Dalam kunjungan bersama pak Jokowi ke pulau Buton, Sulawesi Tenggara, pada tanggal 27 Septerber 2022, pak Gobel mengatakan: “Indonesia harus memiliki target khusus untuk berswasembada aspal”. Pak Gobel juga mengatakan, ada dua faktor penyebab Indonesia keranjingan impor aspal dan tidak mensyukuri karunia sumber daya aspal alam yang melimpah. Pertama, sudah terbiasa dengan penggunaan aspal impor. Adapun faktor kedua, Indonesia kurang gigih dalam melakukan inovasi dan riset.

Bapak La Nyalla Mahmud Mattaliti, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI: Ketika berkunjung ke pulau Buton pada tahun 2021, pak La Nyalla mengatakan: “Pemerintah harus melakukan asesmen dan pengkajian yang mendalam terhadap kehandalan dan keekonomian dari teknologi ekstraksi aspal Buton. Dan menghimbau pemerintah untuk segera mengupayakan sejumlah langkah strategis untuk mewujudkan hilirisasi aspal Buton”.

Demikianlah beberapa kutipan dari internet mengenai sepak terjang dari pejabat-pejabat negara yang telah dirangkum untuk menunjukkan betapa sudah banyak upaya-upaya dan inisiatif-iniatiatif yang telah dilaksanakan untuk mewujudkan hilirisasi aspal Buton. Tetapi anehnya, meskipun semua daya dan tenaga sudah dikerahkan, mirisnya, aspal Buton masih tidak maju-maju. Sejatinya, dimana letak permasalahan aspal Buton sehingga seorang Presiden RI sekalipun, tidak mampu untuk mewujudkan hilirisasi aspal Buton?

Sebelum kita menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kita mengetahui lebih dahulu apa yang sudah berjalan dengan baik dengan aspal Buton selama ini. Untuk mengsubstitusi aspal impor dengan aspal Buton, aspal Buton harus diolah dan diproses terlebih dahulu menjadi aspal Buton ekstraksi. Pada saat ini sudah ada sebuah perusahaan yang bernama PT Kartika Prima Abadi (KPA) yang sudah mampu memproduksi aspal Buton ekstraksi dengan kapasitas 60.000 - 100.000 ton per tahun.

Kemudian, sekarang apa yang bisa kita perbuat dengan lebih baik lagi untuk aspal Buton? Indonesia mengimpor aspal sebesar 1,2 juta ton per tahun. KPA sudah mampu berproduksi 100.000 ton per tahun. Berarti sekarang Indonesia masih harus impor 1,1 juta ton per tahun. Pak Jokowi sudah memutuskan Indonesia akan stop impor aspal pada tahun 2024. Sedangkan pada Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton yang telah dibuat oleh Menteri Perindustrian menunjukkan bahwa Indonesia akan berswasembada aspal pada tahun 2025-2027. Jadi kelihatannya dari data-data dan fakta ini, apa yang sedang terjadi tidak sinkron, sehingga masih banyak “pekerjaan rumah” yang harus diselesaikan menjelang peringatan 1 abad aspal Buton.

Usulan peringatan 1 abad aspal Buton rencananya akan diadakan pada tanggal 21 Oktober 2024. Yaitu; sehari setelah tanggal dilantiknya presiden baru, sebagai pengganti pak Jokowi, pada tanggal 20 Oktober 2024. Adapun usulan peringatan 1 abad aspal Buton ini rencananya akan dilakukan dengan membuat sebuah petisi kepada presiden yang baru tersebut. Petisi adalah pernyataan yang disampaikan kepada pemerintah untuk meminta agar pemerintah mengambil tindakan terhadap suatu hal. Hak petisi ada pada warga negara dan juga badan-badan pemerintah, seperti kota praja, kabupaten dan provinsi agar pemerintah pusat membela atau memperjuangkan kepentingan daerahnya. 

Adapun usulan isi dari petisi dalam rangka memperingati 1 abad aspal Buton adalah sebagai berikut: 1). Presiden baru harus mewujudkan hilirisasi aspal Buton selambat-lambatnya dalam masa 3 tahun sejak menjabat sebagai presiden baru. 2) Presiden baru dalam mewujudkan hilirisasi aspal Buton wajib mematuhi UUD’45, Pasal 33, Ayat 3. 3) Semua nilai-nilai tambah dan muliplier effect yang diciptakan dampak dari pewujudan industri hilirisasi aspal Buton, prioritas utamanya wajib digunakan dan dimanfaatkan untuk upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup, pembangunan ekonomi kerakyatan, pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur fasilitas-fasilitas publik, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya untuk mencerdaskan bangsa.

Semoga usulan rencana membuat petisi Aspal Buton dalam rangka memperingati 1 abad aspal Buton pada tahun 2024 nanti, akan didukung penuh oleh seluruh rakyat Indonesia. Khususnya oleh pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah daerah kabupaten Buton, dan seluruh rakyat Buton. Sejatinya sekarang, siapakah pemuda Buton yang mau secara sadar, bertanggung jawab, dan suka rela mulai mengkoordinasi dan memfasilitasi usulan rencana ini?  Ingat, ikrar “Aspal Buton selalu di hati” sudah terucapkan.

 

,

 

 

Ikuti tulisan menarik Indŕato Sumantoro lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler