x

Insecure

Iklan

Acha Hallatu

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 November 2021

Selasa, 10 Oktober 2023 07:09 WIB

Insecure

Aku menikmati saat keberadaanku tidak dianggap oleh siapapun.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Aku mengintip melalui jendela rumahku. Aku melihat tetanggaku. Ya, mereka terlihat bahagia. Hidup berumah-tangga harmonis, melihat mereka rasanya iri sesaat.

Aku melihat tetangga lainnya baru saja menerima paketnya. Dia membeli tv terbaru yang berukuran sangat besar. Wah, mereka pasti bahagia sekali. Pikirku begitu.

Saat aku duduk di teras rumahku, aku melihat rumah yang lain sangat bagus ketimbang rumahku sendiri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Belum lagi saat aku membandingkan diriku dengan saudara kandungku yang lain. Kadang aku jadi bertanya pada diriku sendiri, kenapa aku tidak bisa seperti mereka?

Salahnya dimana?

Aku sudah berusaha keras. Sangat keras. Pergi sendirian tanpa ditemani oleh siapapun. Terkadang aku merasa sangat kesepian. Aku butuh bantuan seseorang.

Ya, selama ini akulah yang sering membantu orang banyak. Tapi kenapa ya aku tidak pernah dibantu? Salahnya dimana?

Kok tidak ada ya yang mau berkorban seperti dulu aku berkorban untuk mereka?

Aku mulai membanding-bandingkan diriku dengan semua orang. Rasa percaya diriku luntur. Aku merasa tidak berguna sekarang.

Apa yang mau kubanggakan sekarang? Apa yang aku miliki sekarang? Tanyaku pada diriku sambil lesu. Aku kehilangan semangat hidupku. Andai aku punya seseorang untuk diriku. Menjadi penyemangatku. Aku sungguh merasa sepi.

Berulang kali aku mengatakan aku kesepian. Itu benar adanya. Terus apa yang harus ku lakukan sekarang?

Meratapi ini semua mau sampai kapan?

Aku sudah coba keluar rumah, diriku semakin menjadi-jadi. Aku terus merasa kurang. Dulu aku tidak seaneh ini. Rasa ini aneh sekali.

Aku tatap dinding kamarku. Dinding kamarku yang setiap hari menemaniku. Satu-satunya saksi bisuku.

Kalau hari ini aku masih merasa insecure, bagaimana?

Aku udah muak membaca kata-kata motivasi atau cerita sukses oranglain. Aku terus terpuruk. Sebenarnya apa yang harus aku lakukan?

Udah kupaksa diriku untuk keluar rumah, menatap dunia. Memperhatikan burung-burung yang terbang gembira berkicau. Andai aku menjadi burung yang bebas terbang, aku akan terbang pergi menjauh dari sini. Tempat ini tidak nyaman untuk orang sepertiku.

Apalagi orang seperti aku tidak memiliki teman. Atau tidak ada yang mau berteman denganku. Dan aku mulai mempercayai bisikan setan itu.

Ikuti tulisan menarik Acha Hallatu lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.


Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu