Hangat

Jumat, 10 November 2023 15:26 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ikan-ikan berhenti berenang Kau adalah rindu yang kupendam dalam-dalam.

Kasih berpeluk jingga

Merona mendekap pengap

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Walau pengap, aku sibuk menuju dekat

Kasihku, kau adalah rumah yang hangat.

 

Seketika aku memandang langit

Memandang dirimu; cantik sekali

Saat burung berhenti berkicau

Ikan-ikan berhenti berenang

Kau adalah rindu yang kupendam dalam-dalam.

 

Kasihmu hangat, kisahku tambah lekat

Kasihmu hangat, jiwaku makin dekat

Hangatnya kasihmu, buatku rindu berat

Hangatnya kasihmu, canduku tiada sekat.

 

Kau adalah rindu yang kupendam dalam-dalam

Semerbak ekaristi membuat aku terbuai mesra

Merekah merona dalam Safir yang indah terpendam

Ku abadikan senyummu yang buatku tergesa-gesa.

 

Sudah itu saja.

Purwadadi, 2023

Bagikan Artikel Ini
img-content
Gilang Ramadhan

Penyair

0 Pengikut

img-content

Di manakah aku?

Jumat, 26 April 2024 07:17 WIB
img-content

Sebuah Percakapan Hati

Sabtu, 11 November 2023 07:47 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua