x

Contoh pabrik minyak bumi diindonesia

Iklan

Indŕato Sumantoro

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Juli 2020

Jumat, 24 Mei 2024 07:58 WIB

Mimpi Aspal Buton Jadi Minyak Buton

Kalau kita percaya bahwa mimpi adalah bibit dari kenyataan, maka rakyat Buton marilah sekarang kita bermimpi mengenai aspal Buton jadi minyak Buton.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ada kata bijak yang mengatakan sebagai berikut: “Mimpi kemarin sering menjadi kenyataan besok” (Bruce Lee). Apa maksudnya? Mungkin maksudnya adalah sebuah kenyataan pada umumnya diawali dari sebuah mimpi. Hal ini diperkuat dengan pernyataan dari James Allen: “Mimpi adalah bibit dari kenyataan”. Kalau kita percaya bahwa mimpi adalah bibit dari kenyataan, maka rakyat Buton marilah sekarang kita bermimpi mengenai aspal Buton jadi minyak Buton.

Aspal Buton adalah aspal alam yang terdapat di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Aspal alam terbentuk dari minyak bumi yang naik ke permukaan akibat adanya retakan atau patahan dari formasi di dalam bumi. Proses naiknya minyak bumi ke permukaan berlangsung selama ribuan tahun, sehingga fase ringan dari minyak bumi menguap ke udara, sedangkan fase berat dari minyak bumi tertinggal di dalam pori-pori bebatuan yang telah dilewatinya.

Sedangkan aspal minyak merupakan hasil dari proses pengilangan, dimana fase-fase ringan dari minyak bumi dipisahkan menjadi beberapa jenis bahan bakar. Sedangkan sisanya yang berupa fase berat dari minyak bumi, antara lain, menjadi aspal minyak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jadi perbedaan antara aspal alam dengan aspal minyak adalah kalau aspal alam proses pemisahan antara minyak fase ringan dengan fase berat secara alami. Sedangkan aspal minyak terbentuk dari residu proses pengilangan minyak. Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa aspal alam adalah produk utama dari sebuah proses pemisahan secara alami. Sedangkan aspal minyak adalah residu dari proses pengilangan, atau terkadang dapat disamakan dengan ampas atau pengotor.

Mengutip berita dari migas.esdm.go.id, tanggal 14 Desember 2022, dengan judul: “Peningkatan Produksi Migas Melalui Optimalisasi Potensi Migas dan Aspal di Wilayah Buton”, Pemerintah menargetkan produksi minyak 1 juta barel per hari dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari pada tahun 2030.

Untuk itu, telah dibentuk Tim Percepatan Kegiatan Eksplorasi yang fokus pada 5 area, yaitu Buton, Seram, Warin, Aru dan Timor yang berlokasi di bagian timur Indonesia dan sudah memulai awal studinya sejak 2021.

Pemerintah mengharapkan dapat dilakukan diskusi lebih lanjut untuk merumuskan langkah berikutnya dalam optimalisasi potensi aspal Buton. Diharapkan melalui diskusi ini akan muncul inovasi dan gagasan dalam mempercepat pemanfaatan aspal Buton baik dari sisi eksplorasi dan eksploitasi, hingga proses bisnis di hilir.

Adapun informasi terbaru yang paling menarik mengenai potensi aspal Buton adalah berdasarkan studi dari Lemigas, tanggal 11 Desember 2023, dengan judul: “Downstreaming Buton Asphalts Into Heavy Oil Production: A Techno-Economic Analysis Approach”, dimana menyimpulkan bahwa deposit aspal alam di Pulau Buton yang berjumlah 667 juta ton berpotensi dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi bitumen yang setara dengan minyak berat untuk kebutuhan bahan baku dari Unit Pengilangan, atau sebagai bahan baku pengganti minyak bumi yang harganya sangat mahal.

Berdasarkan studi ini, deposit aspal alam Buton yang berjumlah 667 juta ton tersebut dapat menghasilan minyak bumi untuk kebutuhan Unit Pengilangan sebesar 50.000 barel per hari selama 20 tahun. Atau setara dengan 4,3% dari kebutuhan Unit Pengilangan-pengilangan di dalam negeri.

Informasi di atas telah membuka mata kita, khususnya bagi rakyat Buton, bahwa potensi aspal Buton itu adalah sangat besar sekali. Pertama dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi bitumen murni. Dan bitumen murni ini dapat diolah lebih lanjut menjadi aspal Buton ekstraksi sebagai pengganti aspal impor. Dan juga sebagai bahan baku untuk kebutuhan Unit Pengilangan-pengilangan di dalam negeri, sebagai pengganti minyak bumi impor. Dengan memanfaatkan dan mengolah aspal Buton menjadi bitumen murni ini untuk mensubstitusi aspal impor dan minyak bumi impor, maka diharapkan akan dapat menghemat devisa negara yang sangat besar, sehingga akan sangat menguntungkan bagi negara.

Apa yang ada di dalam pikiran kita setelah kita mengetahui bahwa potensi aspal Buton ini adalah sangat besar sekali? Pertanyaan yang muncul di dalam pikiran kita adalah kemana saja pemerintah selama ini? Lho, kok sekarang pemerintah baru sadar dan fokus untuk mau memanfaatkan dan mengolah aspal Buton? Dan kelihatannya gagasan akan memanfaatkan dan mengolah aspal Buton untuk mensubstitusi aspal impor dan minyak bumi impor telah berproses sangat lambat. Mungkin karena tanpa adanya arahan yang jelas dari pihak Menteri atau Presiden.

Mimpi aspal Buton jadi aspal minyak bukanlah sembarang mimpi. Karena kita sangat yakin, bahwa kita akan mampu mewujudkannya. Tetapi untuk mewujudkan mimpi tersebut, kita harus berikhtiar dan berupaya sekuat tenaga. Kita tidak bisa hanya menunggu dan berharap saja. Tetapi kita harus mampu dan berani menggalang persatuan dan kesatuan dari seluruh rakyat Buton untuk membuat sebuah petisi kepada Presiden terpilih periode 2024-2028, agar upaya-upaya pemerintah untuk mewujudkan mimpi rakyat Buton: “Aspal Buton jadi Minyak Buton” wajib dipercepat dan segera mulai dieksekusi.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah pak Prabowo akan mau mengabulkan petisi rakyat Buton? Pasti mau. Karena sekarang Buton adalah harta karun Indonesia. Mengutip berita dari m.kumparan.com, tanggal 19 April 2024, dengan judul: “RI Ternyata Punya Potensi Cadangan Minyak Jumbo 5 Miliar Barel di Buton”, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan penemuan potensi cadangan minyak ini berada di lepas pantai (offshore) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, dengan total potensi sebesar 5 miliar barel.

Buton memiliki harta karun yang sangat luar biasa besarnya. Hal ini menunjukkan bahwa Allah SWT sangat sayang kepada rakyat Buton. Di darat ada harta karun aspal Buton. Di lepas pantai ada harta karun minyak bumi. Nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Ayo, semua rakyat Buton, jangan sia-siakan nikmat dan rahmat Allah SWT yang sangat luar biasa besarnya ini. Ayo, berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkan mimpi kita, dan memastikan bahwa harta-harta karun Buton ini wajib dinikmati oleh semua rakyat Buton sendiri. Dan bukan oleh rakyat-rakyat dari negara-negara lain.

Ikuti tulisan menarik Indŕato Sumantoro lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu