Berbagai Macam Penyebab Susah Sendawa dan Cara Mengatasinya

Kamis, 13 Juni 2024 12:32 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sendawa merupakan salah satu cara tubuh manusia mengeluarkan udara atau gas berlebih yang terperangkap di sistem pencernaan. Namun pada beberapa kondisi seseorang kesulitan bersendawa. Apa penyebabnya?

Sendawa merupakan salah satu cara dari tubuh manusia mengeluarkan udara atau gas berlebih yang terperangkap di sistem pencernaan. Kondisi ini biasanya dapat membantu meredakan perut kembung akibat penumpukan gas di saluran pencernaan.

Namun pada beberapa kondisi yang sering terjadi, seseorang mungkin akan kesulitan untuk bersendawa. Sebenarnya apa penyebab susah bersendawa dan bagaimana mengatasinya? Mari simak lebih jauh ulasannya pada artikel berikut ini.

Berbagai Penyebab Susah Bersendawa

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketidakmampuan bersendawa dapat menyebabkan perut kembung, nyeri perut hingga dada, dan kentut berlebihan. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang sulit bersendawa, antara lain disfungsi krikofaringeal retrograde, intoleransi laktosa, dispepsia, dan sebagainya. Berikut uraian lengkapnya.

Disfungsi Krikofaring Retrograde

Penyebab adanya kesulitan bersendawa yang pertama adalah disfungsi krikofaringeal retrograde. Pada kondisi normal, saat Anda bersendawa, otot krikofaringeus (otot pembentuk sfingter esofagus bagian atas) akan berelaksasi beberapa saat sehingga gas dapat keluar melalui mulut. Namun, pada kasus disfungsi krikofaringeal retrograde, otot tetap tegang atau selalu berkontraksi. 

Akibatnya, udara dari saluran pencernaan tetap terjebak, tidak bisa keluar, dan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut. Hal ini sering terjadi ketika seseorang mengonsumsi minuman berkarbonasi. Selain itu, beberapa gejala umum disfungsi krikofaring retrograde adalah sebagai berikut:

- Ada suara gemericik dari tenggorokan.

- Sensasi tidak nyaman di perut dan dada.

- Perut terasa penuh dan kembung.

Intoleransi Laktosa

Penyebab tidak bisa bersendawa selanjutnya adalah intoleransi laktosa. Pada dasarnya, intoleransi laktosa adalah suatu kondisi ketika sistem pencernaan tidak mampu memecah laktosa, yaitu sejenis gula yang biasa ditemukan dalam susu. Penderita kondisi ini bisa mengalami perut kembung akibat penumpukan gas, terkadang disertai kesulitan bersendawa.

Dispepsia

Dispepsia merupakan suatu sindrom atau kumpulan gejala berupa sensasi tidak nyaman pada perut, seperti sakit perut, kembung, dan kembung yang biasanya muncul setelah mengonsumsi makanan. Penderita dispepsia mungkin sering bersendawa atau tidak bisa bersendawa.

Penyebab Lain Sulit Bersendawa

Selain kondisi yang telah disebutkan di atas, sulit bersendawa juga bisa disebabkan oleh gangguan saluran cerna bagian atas atau gangguan saluran cerna bagian atas lainnya, seperti sakit maag, refluks asam lambung, dan gastroparesis. Gangguan pencernaan di atas bisa menyebabkan perut terasa kembung. Pada kondisi ini, seseorang mungkin sering bersendawa atau kesulitan bersendawa.

Cara Mengatasi Susah Bersendawa

Mengkonsumsi Minuman Berkarbonasi

Mengonsumsi minuman berkarbonasi dapat membuat lebih mudah bersendawa. Pasalnya, kandungan karbon dioksida mampu membantu mengurangi tekanan pada sfingter esofagus. Akibatnya, otot-otot pada sfingter esofagus bisa rileks sehingga memungkinkan gas dari lambung keluar melalui mulut. Untuk mendorong udara keluar dari perut lebih cepat, konsumsilah minuman berkarbonasi melalui sedotan. 

Hal yang satu ini juga dapat meningkatkan jumlah udara yang masuk kedalam lambung sehingga akan segera meningkatkan tekanan pada saluran pencernaan, sehingga gas lebih mudah keluar dan Anda pun bisa bersendawa. Jika ingin melakukannya, pilihlah minuman berkarbonasi tanpa gula ini.

Mengkonsumsi Makanan Berserat Tinggi

Mengonsumsi makanan tinggi serat juga menjadi salah satu cara paling terbaik untuk mengatasi susah bersendawa. Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna, namun berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Zat ini hanya larut dalam air dan terus melewati usus. 

Kemudian, serat difermentasi oleh mikroflora di usus sehingga bisa menghasilkan gas. Penumpukan gas tersebut dapat mendorong udara yang terperangkap di perut menuju mulut dan dapat memicu sendawa. Ada beberapa makanan tinggi serat yang baik dikonsumsi untuk memicu sendawa, antara lain:

- Apel.

- Pir.

- Bawang bombai.

- Seledri.

- Pisang.

- Gandum utuh.

- Wortel.

Mengatur Cara Bernafas

Cara mengatasi susah bersendawa selanjutnya adalah dengan mengatur cara bernapas yang benar. Bila kesulitan bersendawa, cobalah bernapas perlahan sambil duduk tegak. Kemudian, tarik napas melalui mulut hingga merasakan gelembung udara di tenggorokan. Terakhir, buang napas melalui mulut sambil menutup mulut bagian atas menggunakan lidah. Lakukan ini berulang kali hingga memicu sendawa.

Aktif Bergerak

Aktivitas fisik diketahui membuat otot perut menegang dan memberikan tekanan pada gas yang terperangkap di perut dan mendorongnya ke atas. Hal inilah yang bisa memicu sendawa. Ada beberapa gerakan dan aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk memicu sendawa, antara lain:

Ubah posisi dengan cepat dari duduk ke berdiri atau sebaliknya.

- Berjalan.

- Joging.

- Lompat tali.

- Injeksi Botox

Jika kesulitan bersendawa disebabkan oleh disfungsi krikofaringeal retrograde, dokter dapat mengobatinya dengan memberikan suntikan Botox. Cara yang satu ini juga dapat membantu untuk mengendurkan otot sfingter krikofaring sehingga akan memudahkan seseorang untuk bersendawa. Namun efek suntik Botox yang satu ini biasanya hanya bisa bertahan kurang lebih 3 bulan saja.

Penelitian menyebutkan bahwa setelah efek Botox hilang, pasien masih bisa pulih dan bersendawa. Sebab, ada kemungkinan terjadi gangguan fungsi saraf di otak yang menyuruh otot untuk bersendawa, namun Anda hanya perlu dibantu awalnya dengan suntikan Botox, barulah otot bisa kembali normal.

Demikian ulasan tentang Berbagai Macam Penyebab Susah Sendawa dan Cara Mengatasinya seperti yang dilansir alexistogel, semoga bermanfaat.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Jenny Aurora

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua