Bumbu Penyedap dan Permen Sebagai Kembalian; Apakah Boleh?

Minggu, 16 Juni 2024 08:56 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Uang kembalian yang diganti permen atau bumbu penyedap sudah jamak terjadi di beberapa warung kelontong dan mini market. Apakah ini sah?

Di beberapa tempat seperti warung kelontong,warung sayur dsb, seringkali di temukan kejadian kembalian Rp.500,- atau Rp.1000,- di ganti dengan permen atau bumbu penyedap, langkah tersebut dilakukan oleh si penjual dengan alasan “Tidak ada kembalian atau ia tidak memilikki uang recehan” 

Hal tersebut banyak membuat pembeli kesal, tetapi terkadang pembeli tidak mau ribut maka pembeli menerima hal itu saja. Kembalian yang di ganti barang maka hal itu dianggap tidak sah, maka dari itu sebagai pembeli yang cerdas jangan takut untuk menegur penjual, karena pembeli tidak sedang membeli permen atau bumbu penyedap. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

Namun, ternyata tindak pelaku usaha yang memberikan kembalian berupa permen atau bumbu penyedap telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Mata Uang maupun UU Perlindungan Konsumen.

 

Dalam UU Mata Uang ditegaskan bahwa rupiah wajib digunakan dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran, penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang, dan/atau transaksi keuangan lainnya yang dilakukan di wilayah Indonesia.

 

Uang kembalian ditukar permen atau bumbu penyedap bukan merupakan alat pembayaran yang sah, sehingga dapat diancam pidana kurungan maksimal 1 tahun dan denda maksimal Rp 200 juta.

Hal tersebut sesuai dengan Pasal 33 ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

 

Sedangkan dalam UU perlindungan konsumen dengan memberikan kembalian bukan dengan barang, tetapi harus dengan mata uang yang sah. 

Bukan hanya itu, perbuatan tersebut melanggar UU perlindungan konsumen ancaman hukuman penjara maksimal 2 tahun dan denda 5 miliar dan tidak bisa di ganti dengan permen ataupun bumbu penyedap.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Annisa Icha

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua