Kembalikan DPR kepada Kami - Urban - www.indonesiana.id
x

dian basuki

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Kembalikan DPR kepada Kami

    Di hari pelantikan, DPR bersumpah akan bekerja untuk kami, berjuang untuk negeri, dan memajukan bangsa.

    Dibaca : 2.409 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Di hari pemilu kalian membujuk kami dengan menebar seribu janji

    Akan membangun jalan, taman, dan puskesmas

    Menggratiskan sekolah dan menyediakan lapangan kerja

    Kami pun memilih kalian dengan sisa-sisa kepercayaan kami

    Kami pun memilih kalian dengan remah-remah harapan kami

    Kami berikan kekuasaan dan wewenang kepada kalian

    Tapi kalian malah mengentuti kami,

    Karena itu, kembalikan DPR kepada kami

     

    Di hari pelantikan, kalian bersumpah

    akan bekerja untuk kami, berjuang untuk negeri, dan memajukan bangsa

    Tapi kalian malah menggarong uang kami

    Menggerogoti hak-hak kami

    Alih-alih memikirkan kehidupan kami

    Kalian sibuk melobi sana-sini

    untuk kemakmuran diri sendiri dan kongsi-kongsi kalian

    Karena itu, kembalikan DPR kepada kami

     

    Di koran dan televisi, kalian berjanji

    Akan berbicara terbuka, terus terang, dan jujur

    Tentang apa saja, tanpa rahasia

    Tapi kalian ternyata lebih suka berbisik-bisik di balik pintu

    Menyelundupkan pasal-pasal pesanan seolah kami mengantuk

    Dan merencanakan persekongkolan untuk mengelabui kami

    Oleh karena kalian telah menghina kesadaran kami

    Kembalikan DPR kepada kami

     

    Dalam sidang-sidang di ruang ber-AC

    Kalian berbicara berbelit-belit dan bersilat lidah

    Tentang perkara yang sudah terang-benderang

    Kalian bermain kata dan mempermainkan logika

    Dan berucap seolah tidak terjadi apa-apa: itu sudah biasa

    Menganggap kami tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi

    Oleh karena kalian telah merendahkan akal sehat kami

    Kembalikan DPR kepada kami

     

    Ketika kami berjejal di metromini dan kuyup oleh keringat

    bertarung melawan maut di jalanan yang panas dan macet

    Kalian melenggang dengan Jaguar dan pengawal yang membuka jalan

    Dengan arloji 200 juta melilit di lengan, kalian masih juga terlambat

    Menggelar pesta mewah dan makan-makan enak,

    Membeli jet pribadi dan terbang kemanapun kalian suka,

    Ber-happy-happy

    Oleh karena kalian tidak peka terhadap kesusahan kami,

    Kembalikan DPR kepada kami

     

    Ketika kami dibui satu tahun

    Lantaran sebiji mangga untuk mengisi perut kami yang meronta-ronta

    Tatkala kami dibui dua tahun

    Untuk seonggok kayu bakar karena gas dan listrik tak sampai ke gubuk kami

    Kalian malah bersekongkol untuk mengatur sidang

    Dengan kuasa dan uang berlimpah, kalian mempermainkan hukum

    Oleh karena kalian melecehkan hati nurani dan rasa keadilan kami,

    Kembalikan DPR kepada kami

     

    Oleh karena kalian lebih suka berbicara di antara kalian sendiri

    Dan saling berbagi di antara kongsi-kongsi kalian

    Daripada mendengar kesukaran kami dan menyuarakan kehendak kami, maka

    Kembalikan DPR kepada kami

     

    Oleh karena kalian lebih senang menyelamatkan martabat orang per orang

    Dan kepentingan kerabat kalian

    Daripada kehormatan bangsa, maka

    Kembalikan DPR kepada kami

     

    Kalian adalah wakil, namun berpikir dan berlagak bagaikan tuan dan nyonya

    Kepada kalian, kami meminjamkannya lima tahun sekali,

    Tapi kali ini, cukup sudah. Kami menghendakinya kembali, saat ini

    Atau kami akan merebutnya kembali dengan cara kami.

     

    Bandung, 08 Desember 2015

    (foto: tempo.co)



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.080 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.