Ancaman Digitalisasi untuk Profesi Anda - Analisis - www.indonesiana.id
x

M Firmansyah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Ancaman Digitalisasi untuk Profesi Anda

    bedah kasus bisnis online dan digitalisasi profesi akan membuka mata betapa perubahan adalah keniscayaan

    Dibaca : 1.591 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

     

    Fenomena sepinya mal-mal dan plaza-plaza gara-gara maraknya onlineshop rasanya akan jadi kenyataan, jika kita lihat di jagad internet, hampir semua kebutuhan hidup disediakan dan dilayani dengan kemudahan dan services yang memuaskan, tantangan ini menjadi ancaman buat para pebisnis di bidang properti, belum lama ini kita saksikan beberapa mediacetak mengalami sakarotul maut satu persatu, bisa jadi profesi apapun akan terancam dan siap untuk lakukan perubahan jika tidak ingin tergilas oleh era digital.

    Apakah era digital ini hanya sebatas trend atau memang kita harus dipaksa untuk berubah, lihatlah saat ini orang belajar agama tanpa harus bertemu guru, mereka manfaatkan internet untuk mengaji, bisa jadi faham-faham radikalisme bisa masuk begitu saja, jika tak ada filter yang berlapis-lapis dari keluargalah yang jadi benteng terkuat yang harus berperan extra dizaman serba terbuka ini.

    Era digital dan internet sebagai sebuah revolusi yang mesti dicermati oleh semua pihak, dari sisi bisnis revolusi ini akan bermanfaat untuk menyebarluaskan produk ke semua segment dan memberikan alternatif-alternatif pilihan buat konsumen, di sisi politik, orang atau politisi bisa melakukan pencitraan palsu atau sisi baiknya bisa membuat segala urusan publik menjadi transparan, dari sisi sosial ujaran kebencian akan semakin masive dan bersamaan dengan itu pasti ada juga yang memberikan motivasi dan memberikan pencerahan untuk netizen.

    Generasi milenial juga harus bertanya pada generasi sebelumnya, bagaimana membangun bisnis dan bertahan, karena generasi milenial kadang sudah di identikan dengan serba instant dan tak mau jalani proses, sebagai contoh sebuah usaha yang mampu memberikan services adalah menyediakan kemudahan buat mereka yang membutuhkan segala kebutuhan, mari kita belajar dari mereka.

    Di tengah maraknya situs belanja online,hari ini Gogobli.com mengumumkan kehadirannya sebagai satu-satunya dan yangpertama sebagai platform online produk kesehatan dan kecantikan di Indonesia yang menghubungkan konsumen, toko dan principal, secara Business to Business (B2B) danBusiness to Consumer (B2C). Kehadiran Gogobli.com jelas menjawab berbagaimasalah yang muncul dari rantai distribusi dan pemasaran untuk menjangkaukota-kota kecil bagi principal dan toko.  Sedangkan bagi konsumen, kini mereka akanlebih mudah untuk mendapatkan produk yang aman dan terpercaya.

    Gogobli.com pun merupakansatu-satunya situs e-commerce di Indonesia yang secara unik menyediakan berbagai produk supplement,vitamin,  ragam Jamu (produk herbal Indonesia),  dan produk herbal China. 

    “Di Gogobli.com kamimenghubungkan principal, toko dan konsumen, kini produsen besar atau kecil(UKM) mempunyai kesempatan yang sama untuk mendistribusikan barangnyamelalui platform Gogobli ke semua outlet yang ada. Selain itu UKM yang tidakmemiliki SDM pun dapat melakukan penetrasi produk secara nasional melaluiaplikasi Gogobli,” ungkap Halim H, Chairman and Founder Gogobli.com. 

    ·       Keteranganfoto : kiri-kanan, Mr. Gopi Ganesalingam (Vice President of EnterpriseDevelopment of MDEC), Mr. Patrick Yee (Chief Operating Officer of OSK VenturesInternational), Mr. Chan Kok Long (Executive Director of iPay88), Mr. Halim H(Founder and Chairman of Gogobli.com), Ms. Joyce (CEO of Gogobli.com), Mr. JoeHansen (Chief Operating Officer of Gogobli.com) dan Mr. Terry Koh (CheifBusiness Development Officer of Gogobli.com)

    Ikuti tulisan menarik M Firmansyah lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.