Manguni (Burung Hantu), Burung Suci di Minahasa

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Manguni yang di kenal dengan istilah Burung Hantu adalah Burung Suci dari orang Minahasa di daerah Sulawesi Utara (Sulut).

Burung Manguni oleh suku bangsa Minahasa daerah Sulawesi Utara (Sulut) di kenal dengan sebutan burung Hantu atau burung Ot atau burung Tototosik.

Sangat di percaya dan di yakini bahwa burung ini memiliki kekuatan magic. Oleh karena itu orang-orang suku bangsa Minahasa menjadikan burung ini suci. Selain itu dapat menjadi perantara antara manusia dan Opo Empung.

Burung Manguni berasal dari kata Mauni yg artinya Mengamati. Di percaya dan di yakini burung Manguni ditugaskan khusus oleh Opo Empung Walian Wangko untuk selalu memberi petunjuk kepada suku bangsa Minahasa.

Menurut para ahli budaya Minahasa, kedekatan orang Minahasa dengan burung Manguni terjadi pasca peristiwa air bah reda. Ketika itu mereka disuruh pergi ketanah yg dijanjikan Opo Empung Walian Wangko. Mereka tidak tahu jalan dan dibimbing oleh burung Manguni.

Setiap kali burung Manguni melakukan hootnya (bunyi suara) nyaring mengalun dan dilakukan berturut-turut sebanyak tiga kali sembilan atau Telu Makasiou, itu merupakan pertanda kemenangan terbaik.

Tanda tersebut dipakai ketika menemukan tempat awal untuk tempat tinggal menetap. Juga sebagai pertanda baik untuk melakukan penyerangan terhadap musuh dalam perang dan dipastikan akan berhasil dan menang. Tanda burung ini pula dipakai sebagai permintaan agar terkabulnya suatu keinginan.

Tiga atau Telu mengartikan tiga kekuatan dari Tuhan, Alam, dan Manusia. Tiga itu sendiri mengandung arti Sembilan kekuatan, yakni tiga kali tiga sama dengan Sembilan.

Angka suci suku bangsa Minahasa adalah 999 (Sembilan, Sembilan, Sembilan) yang merupakan angka sempurna yakni kebalikan dari angka manusia atau angka setan/iblis 666 (enam, enam, enam).

Setiap keturunan nenek moyang orang Minahasa, yakni Toar-Lumimuut ketika lahir ditandai dari bunyi burung Manguni ini.

Bunyi burung Manguni lainnya yang mempunyai arti jika berbunyi tertentu, semisalnya ada orang lain yang berniat jahat terhadap kita, maka hanya dengan mendengar bunyi burung Manguni orang tersebut akan membatalkan niatnya.

Dengan mendengar bunyi tertentu dari burung Manguni akan menjadikan seseorang dapat melakukan niatnya, apapun itu baik kebaikan maupun kejahatan.

Berkaitan dengan kejahatan, pada masa sekarang ini para tua-tua Minahasa tidak lagi mengajarkan ilmu bunyi burung Manguni kepada generasi muda karena kuatir akan di salah gunakan.

Berdasarkan data yang ada, terdapat 222 spesies burung Manguni yang tersebar di seluruh dunia. Sebanyak 26 species ditemukan di Asia Tenggara dimana sebanyak 13 species diantaranya terdapat di Indonesia.

Burung Manguni bisa memutar lehernya 180 derajat dengan keistimewaannya dapat melihat seratus kali lebih peka dari pada manusia.

Burung Manguni yang terdapat di Minahasa adalah ras burung Owl (burung hantu) khusus dari spesies tyto inexspectata Minahassa Barn Owl, Minahasa Masked Owl.

Bunyi burung Manguni tidak semua bisa dipahami oleh manusia. Di Minahasa hanya leluhur Opo Mamarimbing yang bisa mengerti tentang arti suara burung Manguni. (Rafans Sulutindo),-

Bagikan Artikel Ini
img-content
N Raymond Frs

Seorang Amtenar Pemerhati Pariwisata Daerah Sulawesi Utara

0 Pengikut

img-content

Kegiatan Usaha Hiburan dan Rekreasi Pariwisata

Selasa, 15 Oktober 2019 18:10 WIB
img-content

Akses Ke Wilayah Kepulauan Sulawesi Utara

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
Lihat semua