x

Iklan


Bergabung Sejak: 1 Januari 1970

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Menapak Kiprah Komite Sekolah SMAN CMBBS;

Keberadaan komite sekolah penting. Lalu, gimana mewujudkan kiprah komite sekolah untuk mutu belajar yang lebih baik?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sekolah adalah urusan semua pihak. Bukan hanya guru atau pihak sekolah. Tapi orang tua pun harus ikut berkontribusi. Agar kualitas belajar menjadi lebih baik ...

Kita semua sepakat. Sekolah sebagai lembaga pendidikan bukan hanya menjadi basis pengajaran untuk menggapai kualitas ilmu pengetahuan yang mumpuni anak-anak kita. Tapi di era milenial seperti sekarang, sekolah pun harus mampu menjadi “kawah candradimuka” bagi pembentukan akhlak dan karakter positif anak-anak generasi penerus bangsa.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berangkat dari spirit itulah, Komite Sekolah SMAN CMBBS (Cahaya Madani Banten Boarding School) melakukan peran aktif untuk mengoptimalkan kontribusinya secara nyata. Langkah konkret ini tercermin dalam rapat Komite Sekolah SMAN CMBBS (Ade Febrian, Farid, Tubagus Tusri, Agus B, Syarif Yunus) dengan pihak sekolah (Pak Dayan) dan para wali asuh siswa/wali asrama yang dikomandoi oleh Ust. Isa pada Minggu, 20 Mei 2018 dari pukul 17.00-20.30 WIB sekaligus buka bersama.

 

Topik bahasan kali ini adalah upaya untuk mengembalikan tingkat kedisiplinan siswa SMAN CMBBS di asrama termasuk para orang tua dalam hal mengantar dan menengok siswa di asrama. Selain itu, turut disepakati perlunya optimalisasi bagi siswa-siswi untuk fokus dalam menghafal Al Quran (aktivitas tahfizh) ke depannya. Tentu, dengan bimbingan wali asuh yang lebih mendalam.

 

Dengan bertumpu pada upaya peningkatan mutu dan kualitas siswa-siswi SMAN CMBBS maka sangat dibutuhkan peran aktif orang tua siswa lebih peduli dan istiqomah menjalankan aturan yang berlaku di sekolah. Sekalipun masih dalam pengusulan ke sekolah, ke depannya SMAN CMBBS akan mengoptimalkan kedisiplinan siswa-sisiwi, seperti 1) jam kepulangan yang harus mengikuti aturan, tidak boleh ada lagi yang mendahului atas alasan apapun, 2) pintu asrama yang akan ditutup pada pukul 22.00 WIB, 3) jam kunjung orang tua yang akan diatur tiap 2 minggu sekali, 4) menegakkan aturan orang tua “tidak boleh” masuk ke area asrama siswa-siswi.

 

Semua itu ditempuh agar siswa-siswi SMAN CMBBS tetap tumbuh menjadi pribadi yang menjunjung tinggi peraturan di asrama dan di sekolah, di samping sebagai pendidikan karakter dan akhlak baik yang harus ada di jiwa dan perilaku anak-anak kita.

 

“Secara prinsip, aturan yang berlaku di sekolah dan di asrana sudah ada. Tinggal kita semua, termasuk orang tua patut mendukung dengan menaati ketentuan yang berlaku. Intinya, kita semua harus komit dan istiqomah menjalankannya demi kebaikan anak-anak kita” begitu kesepakatan Komite Sekolah SMAN CMBBS, Wali Asrama dan Manajemen Sekolah.

 

Patut diakui, keberadaan anak-anak di SMAN CMBBS telah berada pada koridor pendidikan yang sesuai harapan orang tua. Baik dari segi IPTEK maupun IMTAK. Kini dibutuhkan dukungan orang tua melalui Komite Sekolah agar program dan aturan yang dijalankan dapat terlaksana dengan optimal.

 

Mengapa?

Karena dengan sistem pendidikan yang diterapkan SMAN CMBBS, setidaknya orang tua tidak lagi khawatir dengan pergaulan anak-anak milenial yang kian sulit dikontrol. Bahkan, program yang dilaksanakan sekolah dan asrama pun pasti dapat “membesarkan hati” orang tua. Karena mereka berada pada lingkungan pendidikan dan pergaulan yang terkontrol dengan baik. Maka kini, hanya dibutuhkan dukungan dan komitmen orang tua siswa agar niat baik yang dicanangkan dapat berjalan sesuai ikhtira baiknya pula. Sehingga nantinya, SMAN CMBBS benar-benar dapat menjadi barometer pendidikan SMAN unggulan di propinsi Banten.

 

Satu hal positif yang diperoleh dari pertemuan ini adalah adanya jalinan komunikasi antara pihak komite sekolah, wali asrama dan sekolah untuk menjadukan tata kelola akademis dan akhlak siswa-siswi SMAN CMBBS lebih baik ke depannya. 

 

Seperti diketahui, sesuai dengan Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah, sangat diharapkan keberadaan komite sekolah dimanapun dapat meningkatkan mutu sekolah. Oleh karena itu, peran komite sekolah sangat perlu direvitalisasi seperti yang dilakukan Komite Sekolah SMAN CMBBS. Termasuk kepedulian orang tua dalam memberikan sumbangan dan bantuan atas apa yang diperlukan bagi kenyamanan siswa-siswa selama di sekolah dan di asrama. Tentu, dengan transparansi dan profesionalisme yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Maka, apa yang dilakukan Komite Sekolah SMAN CMBBS sudah sesuai dengan misi baik dalam ikut serta memperjuangkan keberhasilan pendidikan anak-anak kita. 

 

Pendidikan memang bukan tanpa masalah. Tapi berkat kerjasama dan harmoni di antara orang tua melalui komite sekolah + pihak sekolah + wali asrama/wali asuh pasti tidak masalah yang tidak dapat diselesaikan. Kini secara bersama-sama, saatnya segenap keluarga besar SMAN CMBBS membangun harmoni dan sinergi bersama. Untuk siapa? Tentu, untuk anak-anak kita dan masa depannya yang lebih baik dari kita sebagai orang tua…

 

Berhasil atau tidaknya pendidikan, bukanlah tanggung jawab pihak sekolah semata. Atau bahkan asrama saja. Tapi sangat dibutuhkan peran aktif para orang tua. Untuk memastikan tercapainya tujuan pembelajaran anak-anak kita.

 

Karena mendidik anak ibarat menanam benih unggul. Harus diimbangi dengan keseimbangan pupuk dan air yang memadai. Agar tanaman-tanaman itu tetap dapat tumbuh subur dan bermanfaat bagi lingkungannya kelak…

 

Karena ketahuilah, apa yang kita tabur maka itulah yang akan kita tuai …. Maju terus Komite Sekolah SMAN CMBBS, salam ciamikk … #SMANCMBBS #KomiteSekolahCMBBS

Ikuti tulisan menarik lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler