x

Iklan

Rofiq al Fikri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Jihad Harta, Yang Untung Neno, Yang Buntung Emak-Emak

Jihad Harta, Yang Untung Neno Warisman, Yang Buntung Emak-Emak yang Nyumbang

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

 

 

Oleh : Rofiq Al Fikri (Koordinator Jaringan Masyarakat Muslim Melayu / JAMMAL)

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

Kemarin, di Jakarta Minggu (16/12/18) Neno Warisman, pemain drama di era Orde Baru yang “sudah habis” namun berusaha tampil kembali di publik dengan lantang mengajak para emak-emak untuk mau menyumbangkan hartanya, menjual mobilnya, menjual emasnya, memberikan uang tabungannya untuk kampanye Prabowo.

 

Neno bahkan melebihi kuasa Allah dengan mengatakan uang yang dikeluarkan akan diganti oleh Allah SWT, karena mengeluarkan uang untuk politik Prabowo dikatakan Neno adalah Jihad Harta. Benarkah? Ini pesan untuk para emak.  

1. Untuk para emak di rumah, jika rela anak-anaknya tidak lanjut sekolah dan tidak bisa makan hanya demi Prabowo menang Pilpres, ya silahkan ikuti saran Neno untuk jihadkan harta bela Prabowo-Sandi, dua orang yang termasuk sebagai 50 orang terkaya di Indonesia.

 

2. Untuk para emak di desa, ketahuilah dalam politik tidak ada yang namanya jihad. Yang dilakukan Prabowo-Sandi beserta Neno, dkk adalah upaya untuk meraih kekuasaan semata. Dan apakah kalian yakin Allah akan mengganti uang yang sudah kalian sumbangkan hanya untuk kepentingan politik seorang Capres yang bersolawat saja tidak bisa, solat saja tidak pernah, bahkan agama dijual demi kekuasaan? 

3. Untuk para emak di kantor, ketahuilah saat kalian sudah menuruti Neno untuk berjihad harta, mengorbankan masa depan anakmu, dan Prabowo berhasil menang kalian tidak akan mendapat apa-apa. Jika Prabowo berkuasa, Neno berhasil jadi menteri, apakah kalian mendapat posisi yang sama dengan Neno? Saya jamin bahkan untuk bertemu dengan Neno saja kalian para emak akan kesulitan.

 

Itulah politik, jika rakyat, emak-emak menyumbang harta untuk calon penguasa, maka mereka yang untung, para emak yang buntung.

Ikuti tulisan menarik Rofiq al Fikri lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler