Penajam Paser Utara, dari Wilayah Pemekaran jadi Ibu Kota Negara - Viral - www.indonesiana.id
x

Gerbang Kota Penajam Paser Utara. Wikipedia

Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 26 Agustus 2019 16:04 WIB
  • Viral
  • Pilihan
  • Penajam Paser Utara, dari Wilayah Pemekaran jadi Ibu Kota Negara

    Dibaca : 2.437 kali

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya mengumumkan bahwa lokasi ibu kota baru adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan dalam jumpa pers di di Istana Negara, Senin, 26 Agustus 2019.

    "Kaltim cenderung minim risiko bencana baik kebakaran hutan maupun gempa, lokasi juga strategis, berada di tengah Indonesia, dekat wilayah kota yang sudah berkembang," kata Jokowi. Rencana untuk pindah ibu kota, kata Jokowi, sudah digagas bahkan sejak era Presiden pertama Soekarno. Ia mengatakan Indonesia belum pernah merancang sendiri di mana pusat pemerintahannya.

    Baiklah mari kita kenali salah satu wilayah yang disebut Jokowi itu, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara. Wilayah ini merupakan pemekaran dari Kecamatan Penajam, Kabupaten Tanah Grogot, Kalimantan Timur, pada 2002.

    Meski sebelumnya bagian dari Tanah Grogot, Penajam  lebih dekat dengan Balikpapan. Sehari-hari orang lalu lalang dari Balikpapan ke Penajam dan sebaliknya melalui jalan darat atau menumpang angkutan air. Jika memilih jalan darat diperlukan waktu sekitar 2 jam untuk jarak tempuh sekitar 100 kilometer. Menumpang angkutan air akan lebih cepat.

    Seperti ditulis Koran Tempo edisi 10 Agustus 2014, ada beberapa alternatif angkutan air dari dua pelabuhan untuk memudahkan perjalanan., yakni feri roro,  perahu cepat, kelotok .

    Feri roro hanya ada di Pelabuhan Semayang, pelabuhan yang disandari kapal-kapal besar dari wilayah selatan, seperti dari Surabaya, Jakarta, dan Sulawesi.  Dengan feri, pelayaran ke Penajam memerlukan waktu sekitar 1 jam. Pelabuhan Semayang juga menyediakan perahu cepat (speedboat) berkapasitas 6-8 orang, termasuk pengemudi.  Waktu tempuhnya cuma sekitar 20 menit.

    Pelabuhan kelotok atau perahu tradisional bermesin tempel ada di Kampung Baru, kampung nelayan di atas air berpenyangga kayu ulin. Pelabuhan ini lumayan ramai. Selain menyeberangkan orang, kelotok biasa digunakan untuk mengangkut bahan pangan, barang, termasuk sepeda motor dari Balikpapan ke Penajam serta sebaliknya. Waktu tempuhnya sekitar 45 menit.

    Kabupaten ini punya beberapa obyek wisata pantai. Ada Pantai Nipah-nipah dan Tanjung Jumlai. Penajam juga punya 33 pulau gusung, pulau-pulau kecil yang diberi nama sendiri oleh penduduk setempat. Selain itu ada juga penangkaran rusa di Desa Api-api, Kecamatan Waru.

    Terkiat dengan penunjukan sebagai ibu kota baru ini, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud pernah mengungkapkan mereka telah menyiapkan lahan seluas 4 ribu hektare untuk Ibu Kota baru. Pemerintah pusat tinggal menunjuk lokasi diinginkannya di kecamatan Penajam, Kuaro, Babulu dan Sepaku. “Kami siapkan lokasi Ibu Kota di 4 kecamatan Penajam,” kata dia, pertengahan Agustus lalu.

    Sebagai kabupaten muda, Penajam punya keunggulan bertetangga Balikpapan dengan kelengkapan infrastrukturnya. Balikpapan merupakan kota terbesar di Kalimantan yang memiliki bandara dan pelabuhan laut skala internasional.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.