x

Iklan

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Minggu, 8 Desember 2019 14:17 WIB

TBM Lentera Pustaka Ajarkan Anak-anak Cara Sablon Kaos

Praktik adalah guru yang terbaik. Taman Bacaan Lentera Pustaka di Kaki Gunung Salak pun ajarkan anak-anak pembaca aktif untuk menyablon kaos

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) ternyata bukan hanya tempat membaca. Karena taman bacaan bisa jadi sarana untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menggali potensi anak-anak pembaca. Agar mampu mengenali minat dan bakatnya. Di samping bisa menjadi bekal kewirausahaan. Berdaya berkat kemampuan dirinya.

 

Berangkat dari spirit itulah, TBM Lentera Pustaka di Kaki Gunung Salak Bogor menggelar event bulanan bertajuk “Ayo Belajar Sablon” pada Minggu, 8 Desember 2019. Dipandu praktisi sablon Kak Misbach dan Kak Syharian, sekitar 40 anak-anak TBM Lentera Pustaka belajar cara mudah menyablon kaos dalam durasi 2 jam saja.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

Menyablon desain di atas kaos. Agar anak-anak mengenal dan bisa mencetak sablonan di atas kaos. Beberapa langkah seperti 1) mengenal peralatan sablon kaos, 2) mengenal tinta sablon (jenis, merk, karakter, kategorinya), 3) mengenal obat sablon, 4) mengenal bahan kaos yag sesuai dengan tinta, 5) membuat desain sablonsederhana, 6) mengetahui cara afdruk film sablon yang benar, 7 belajar cara sablon kaos yang benar, dan yang terpenting  8) praktik langsung menyablon.

 

“Saya senang ada kegiatan belajar sablon di TBM Lentera Pustaka. Sehingga nantinyam anak-anak bukan hanya membaca. Tapi mampu menggali potensi dalam menyablon dan bisa menjadikan sablon sebagai bisnis yang potensial, sebagai wira usaha” ujar Syarifudin Yunus, Pendiri dan Kepala Program TBM Lentera Pustaka di Kaki Gunung Salak.

 

Selama ini, TBM Lentera Pustaka dikenal sebagai taman bacaan yang unik dan kreatif di Kaki Gunung Salak Bogor. Dengan menerapkan model “TBM Edutainment”, sekitar 60 anak-anak pembaca aktif TBM Lentera Pustaka selalu melakukan 1) salam literasi, 3) doa literasi, 3) senam literasi, 4) membaca dengan bersuara, 5) event bulanan, 6) jajanan kampung gratisd, an 5) teknik metaforma untuk memahami isi bacaan. Saat ini anak-anak TBM Lentera Pustaka sudah terbiasa membaca 5-10 buku per minggu dengan durasi membaca 3 kali seminggu; setiap Rabu – Jumat – Minggu.

 

Apa artinya aktivitas yang dilakukan di TBM Lentera Pustaka?

Selain membaca sebagai perilaku dan kebiasaan, TBM Lentera Pustaka pun melatih anak-anak. Bahwa “Praktek Langsung Adalah Guru Terbaik”… Salam literasi #TBMLenteraPustaka #BudayaLiterasi #BacaBukanMaen 

 

Ikuti tulisan menarik Syarifudin lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler