Perbaiki Niatmu - Analisa - www.indonesiana.id
x

maumau

Izzul Mustofa

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 5 Juli 2020

Senin, 6 Juli 2020 14:51 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Perbaiki Niatmu

    Dibaca : 233 kali

    Sesungguhnya Allah tidak penah melihat pada badan seseorang apakah badannya sehat atau sakit. Dan tidak pernah pula melihat pada penampilan seseorang apakah dia rupawan ataupun jelek. Tetapi Allah SWT itu melihat pada amalan seseorang dan apa yang ada, yang tersimpan di hatinya. Maka jangan pernah berbangga diri jika kalian mempunyai mobil mewah. Atau kalian mempunyai rumah yang megah. Atau kalian mendapatkan kecantikan dan ketampanan. Maka jangan pernah berbangga diri di hadapan setiap orang dengan semua itu apalagi sampai menyombongkan diri di hadapan Allah SWT.

    Tetapi jika Allah SWT menyibukkan dirimu dengan beribadah kepadanya, menyibukkanmu dengan amalan baik kepada mahluk-Nya maka ketahuilah bahwa Allah SWT itu menyayangimu. Jika halnya harta benda adalah bentuk kasih sayang yang di berikan Allah SWT terhadap hambanya, maka qarun tidak akan di telan oleh bumi.

    Jika halnya kekuasaan adalah bentuk kasih sayang yang diberikan Allah SWT kepada hambanya, maka Firaun tidak akan di tenggelamkan ke dasar laut. Maka dari itu kita harus bersyukur jika Allah meridhoi kita dalam beribadah kepadaNya.

    Tapi ingatlah  sesungguhnya amalan perbuatan itu tergantung pada niatnya. Dari niat Allah memberikan balasan atas apa yang kita kerjakan. Dari niat amalan kecil bisa menjadi besar. Maka dari itu perbaiki niat sebelum melakukan segala sesuatu. Karena suatu amalan yang diniatkan karena Allah SWT akan bernilai ibadah di sisiNya.

    Berapa banyak orang yang kita lihat khusyuk dalam sholatnya, tidak pernah berhenti melakukan amalan sholih, tetapi dia tidak pernah meniatkan semuanya karena Allah SWT, justru dia meniatkan semua itu  karena seseorang. Karena ingin di puji, ingin di katakana sholih, maka Allah tidak menerima ibadahnya dan bisa jadi, amalan itulah yang akan membawanya ke neraka.

    Apakah kita tidak pernah mendengarkan firman Allah SWT: Aku tidak pernah menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku.

    Dari ayat ini kita mengetahui tujuan diciptakan manusia yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT. Semua amalan ibadah yang kita lakukan bisa bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Bagaimana caranya? Dengan meniatkan semua itu karena Allah SWT, ketika makan kita niatkan makanan tersebut agar kita kuat beribadah. Ketika kita tidur niatkan tidur tersebut agar bisa membantu kita dalam qiyamullail. Karena segala sesuatu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan memperoleh apa yang ia niatkan, setiap amal ibadah akan tergantung pada niatnya. Pahalanya juga tergantung seberapa ikhlas kita dalam melaksanakannya.

    Jika kita telah mengetahui, bahwa ssemua amalan perbuatan itu sebanding  dan sesuai dengan nilai niatnya dan bagi setiap amal perbuatan itu ada  balasan berupa kebaikan dunia dan akhirat atau sebaliknya. Bayangkan betapa sedihnya kita ketika segala amal perbuatan yang kita lakukan ternyata tdak bernilai apapun di hadapan Allah SWT. Betapa ruginya manusia ketika syurga telah di pertontonkan di depan mata, tetapi semua itu lenyap karena amalannya tidak di sertai dengan niat dan ikhlas karena Allah.

    Ikhlas dalam amal juga sangat penting dalam setiap amalan tidak mungkin seseorang berniat karena Allah tetapi tidak ikhlas dalam perbuatannya, karena itulah ibn qayyim berpesan:

    Amalan tanpa ikhlas dan tanpa mencontoh Rasulullah SAW, bagaikan musafir yang memenuhi kantongnya dengan pasir, ia bawa kantongnya dalam keadaan berat,namun hal tersebut tidak memberikannya manfaat apapun.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.