Rintihan Segumpal Hati. - Analisa - www.indonesiana.id
x

Hati nurani

Delvi KurniaIlahi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 27 November 2020

Senin, 30 November 2020 17:12 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Rintihan Segumpal Hati.


    Dibaca : 471 kali

     

    Hati itu berkata :

    Bisakah kau tinggalkan aku wahai diri?

    Dosa dosamu amat melelahkanku.

    Aku kehilangan akal sehat

    Kesalahanmu menumbangkanku

    penderitaanku semakin membiak

    Bumi kian menyempit bagiku seakan-akan ia mencekik

    Dari panjangnya ketiadaanku

    Wahai diri.. 

    Betapa aku mendambakan kebaikan

    Bahkan amat sangat hendak memenuhi seruan Rabb-ku

    Hampir saja kuletakkan kedua kakiku bersama jejak orang-orang salih

    Kemudian berlalu  bersama mereka kejalan yang terang.

    Lantas apa?

    Kau mencegatku!

    Lalu dengan teganya kau campakkan aku dari rasa aman?

    Tak adakah waktu mengasihiku?

    membiarkanku bersama kenyamanan ini?

    dapatkah kau memerdekakanku dari tawananmu?

    Melepaskanku dari belenggu mengerikan ini?

    Andai kau membersamaiku kembali kejalan-Nya,

    Mungkin hari itu aku dan kau akan termasuk orang orang yang dikatakan kepadanya

    “Maka masuklah kedalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah kedalam surga-Ku.” (QS. Al-fajr : 29-30)

     

     

    Biayyi qalbin nalqāhu, khālid abū syādziy.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.