Menggenggam Tragedi - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Sumber ilustrasi: viva.co.id

Ikhwanul Halim

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 12 Oktober 2022 07:58 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Menggenggam Tragedi

    ‘ku menahan lidahmu yang mungkin akan ungkapkan bagaimana laut mengalir ke perahu berbaring di payudara bantu aku lukiskan rupa kota tanpa jiwa di terbitnya matahari nusa yang suram gambarlah merah sebagai kegelapan cangkang manusia berjalan telah dijual di bursa komoditi hati mereka. tanpa jiwa, kelaparan korban di ranjang kematian

    Dibaca : 461 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    ‘ku menahan lidahmu
    yang mungkin akan ungkapkan
    bagaimana laut mengalir ke perahu
    berbaring di payudara

    bantu aku lukiskan rupa kota tanpa jiwa
    di terbitnya matahari nusa yang suram
    gambarlah merah sebagai kegelapan
    cangkang manusia berjalan
    telah dijual di bursa komoditi
    hati mereka.
    tanpa jiwa, kelaparan
    korban di ranjang kematian

    begitulah caranya hari-hari kekasih diukur
    pecah hening duduk diam di malam hari
    bulan adalah unsur asing
    ketakutanmu di bibir bayang
    membiar mereka melihatmu lelap di lautan badai

    melukis mereka bermain dengan senjata,
    menembaki manusia keras kepala yang lebih rendah
    hanya untuk bersenang-senang
    menjarah menjual tanah
    harta pindah ke bank Bermuda

    mereka menjarah kota dalam kehancuran
    jutaan rakyat jelata kurus kerempeng
    menyanyikan pujian tanpa intonasi nada
    bekatul harian beruntung bisa makan

    hidup tidak pernah mengajak pulang
    ketika hatimu sebagai diaspora
    —bangun, masa depan di stasiun kereta
    berlomba sebelum tinggalkan kita
    dan melihat diri kita sendiri di belakang
    menyimpan kenangan

    dari pikiran mimpi hidup di hati
    menjadi kenangan berjuang
    bertahan dengan menggenggam tinju

     

    Bandung, 11 Oktober 2022

    Ikuti tulisan menarik Ikhwanul Halim lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.