Usai Hujan - Analisis - www.indonesiana.id
x

https://merahputih.com/media/fb/67/1d/fb671d2be07a8805f4cd98ec96dfc3a4.jpg

Slamet Samsoerizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Rabu, 2 November 2022 07:19 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Usai Hujan

    Alih-alih sebuah kenangan, peristiwa selalu dihayati lewat keabadian. Semua penting dicatat sebagai daftar riwayat.

    Dibaca : 1.165 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

     

    /1/

    keroncong

    gambang kromong

    bersahabat dalam ritmik harmoni

    empang yang lama mendamba hujan

    disambar petir nan menggelegar

    sungguh dinamika alam nan mempesona

     

    /2/

    seperti kisahmu dalam ojek un umbrella

    anakanak itu berlarian menjemput pembelanja yang keluar mal

    menawari dalam gemetar dingin menggigil kepada para penumpang

    yang baru turun dari kereta api, angkot, dan bus

    dan selalu tersenyum di kulum saat menerima berapa pun

    uang yang disodorkan mereka usai mengojek

     

     

    /3/

    hujan mengirim kenangan

    engkau menitipkannya

    pada almanak dan jam yang berdetak

     

     

    /4/

    kuterobos hujan

    kutemu reda

    tiba di kota impian

    kujumpa Baginda

     

     

    /5/

    seperti hujan yang menyimpan rindu pada tubuh bumi

    wewangian alami merebak menebar ke jagad raya

    adakah mimpimu di sana?

    Ikuti tulisan menarik Slamet Samsoerizal lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.