x

Ilustrasi seseorang yang sedanng membaca buku

Iklan

Anjelia Ratu Oasis

Mahasiswa Semester 3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Bergabung Sejak: 13 April 2022

Jumat, 25 November 2022 10:26 WIB

Aspek-Aspek yang Harus Diperhatikan dalam Membaca

Aspek-aspek membaca perlu diketahui oleh semua kalangan guna memperbaiki kualitas literasi di Indonesia. Dengan mengetahui aspek-aspek dalam membaca informasi yang disampaikan oleh penulis akan dapat dipahami oleh pembacanya.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Membaca adalah membuka jendela dunia. Dengan membaca, kita dapat mengetahui dan menambah wawasan dengan pengetahuan di seluruh dunia. Akan tetapi, banyak diantara kita yang masih saja kurang paham mengenai esensi dari membaca itu sendiri, yakni dari segi aspek-aspeknya. Aspek-aspek membaca harus diketahui baik dari kalangan anak kecil, muda hingga dewasa bahkan lanjut usia. Karena membaca dengan disertai pengetahuan tentang aspek-aspek membaca akan menambah daya literasi dan mencerdaskan generasi penerus bangsa. Aspek-aspek membaca tertera sebagai berikut
 
Pengertian Membaca
Menurut Henry Guntur Tarigan, membaca adalah suatu proses yang dilakukan dan dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis.
 
Tujuan Membaca
Tujuan utama membaca adalah untuk mencari serta memperoleh informasi dari sumber tertulis. Berdasarkan maksud, tujuan atau keintensifan serta cara dalam membaca, Anderson dalam Tarigan (1979: 9-10) mengemukakan beberapa tujuan membaca antara lain:
a. Membaca untuk memperoleh perincian perincian atau fakta-fakta (reading for details or facts).
b. Membaca untuk memperoleh ide-ide utama (reading for main ideas).
c. Membaca untuk mengetahui ukuran atau susunan, organisasi cerita (reading for sequenceor organization).
 
Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Membaca
Menurut Susanti (2022: 6), faktor yang mempengaruhi keberhasilan membaca dapat disarikan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi keberhasilan membaca adalah sesuatu yang ada pada diri si pembaca, seperti kesehatan fisik, terutama kesehatan mata, minat dan motivasi membaca, niat dan tujuan membaca, kebiasaan dalam membaca, dan skemata pembaca terdapat bacaan yang tersedia. Adapun faktor eksternal yang mempengaruhi hasil membaca adalah seperti bacaan yang digemari, keterbacaan wacana yang dibaca, dan lingkungan tempat membaca, seperti keberhasilan, kenyamanan, ketersediaan alat pelengkap ruangan tempat membaca, dan cahaya matahari atau lampu ruangan.
 
Delapan Aspek Proses Membaca
Burns, dan kawan-kawan (1984) menjelaskan bahwa dalam proses membaca terlibat berbagai aspek, meliputi:
a. Aspek sensori: aspek kemampuan untuk memahami simbol-simbol tertulis.
b. Aspek perseptual: aspek kemampuan menginterpretasi apa yang dilihatnya sebagai simbol atau kata.
c. Aspek urutan: aspek kemampuan mengikuti pola-pola urutan, logika dan gramatikal teks.
d. Aspek asosiasi: aspek kemampuan mengenal hubungan antara simbol bunyi dan antara kata-kata dan yang dipresentasikan.
e. Aspek eksperiensial: aspek kemampuan menghubungkan kata-kata dengan pengalaman yang telah dimiliki untuk memberikan makna kata itu.
f. Aspek belajar: aspek kemampuan mengingat apa yang telah dipelajari dan menghubungkannya dengan gagasan dan fakta yang baru dipelajarinya.
g. Aspek berpikir: aspek kemampuan membuat inferensi dan evaluasi dari materi yang dipelajari.
h. Aspek efektif: aspek yang berkenaan dengan minat membaca dan berpengaruh terhadap kegiatan membaca.
 
Dua Aspek Penting dalam Membaca
Menurut Broughteen ada dua aspek penting dalam membaca, yaitu:
a. Keterampilan yang bersifat mekanis yang dianggap berada di urutan lebih rendah, di dalamnya mencakup pengenalan huruf, pengenalan unsur unsur linguistik (fonem, kata, frasa, klausa, kalimat, dll.), dan pengenalan hubungan pola ejaan bunyi, dan kecepatan membaca bertaraf lambat.
b. Keterampilan bersifat pemahaman yang dianggap berada pada urutan yang lebih tinggi, aspek ini mencakup dalam memahami secara signifikan makna atau maksud dan tujuan pengarang, mengevaluasi penilaian (isi dan bentuk), dan kecepatan membaca bertaraf fleksibel yang memudahkan penyesuaian dengan keadaan (Susanti, 2022: 8).
 
Jenis-Jenis Pemahaman Penting dalam Aspek Keterampilan Membaca
Jenis-jenis membaca pemahaman tersebut, secara ringkas diuraikan seperti berikut ini:
a. Pemahaman Literal: menurut Susanti (2022: 8), pemahaman literal adalah jenis pemahaman yang paling dasar untuk mencapai pemahaman yang lebih tinggi, yaitu membaca untuk memperoleh detail-detail yang efektif.
b. Pemahaman Interpretatif: menurut Susanti (2022: 9), pemahaman interpretatif yaitu proses untuk memperoleh ide-ide yang tidak dinyatakan secara langsung dalam bacaan. Pemahaman interpretatif antara lain mencakup kemampuan (1) membuat kesimpulan, (2)membuat generalisasi, (3) mencari hubungan sebab-akibat, (4) membuat perbandingan, (5)menemukan hubungan antarproporsi.
c. Pemahaman Kritis: menurut Susanti (2022: 9), pemahaman jenis ini ditandai kemampuan (1) membandingkan isi bacaan dengan pengalaman siswa sendiri, (2) mempertanyakan maksud penulis, (3) mereaksi secara kritis gaya penulis dalam menyampaikan gagasan-gagasannya.
d. Pemahaman Kreatif: membaca kreatif adalah membaca yang melibatkan pencarian makna dibalik materi yang dinyatakan oleh pengarang (Burns, dkk., 1996: 293).
 
Oleh karena itu, diharapkan setelah membaca dan memahami aspek-aspek membaca ini, yakni dari semua kalangan dapat menerapkannya dengan baik sehingga apa yang ditulis oleh penulis dalam suatu buku dapat tersampaikan dengan baik kepada setiap pembacanya.
 
 
Anjelia Ratu Oasis, Mahasiswa Semester 3 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
 
 
 

Ikuti tulisan menarik Anjelia Ratu Oasis lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu