x

Iklan

ericawidiani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 Maret 2022

Kamis, 27 Juli 2023 06:45 WIB

Pentingnya Adab dalam Bertamu: Belajar dari Kejadian Mahasiswa Unram yang Diusir Saat KKN

Praktik bertamu tidak hanya menjadi ajang untuk menjalin hubungan sosial, tetapi juga mencerminkan etika dan nilai-nilai dalam masyarakat.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Adab dalam bertamu adalah seperangkat norma dan etika perilaku yang harus diikuti oleh seseorang saat mengunjungi rumah teman, rumah keluarga lain, atau tempat baru. Adab di sini mencakup sikap sopan, rasa menghargai, dan kesadaran atas nilai-nilai sosial dalam interaksi dengan tuan rumah. Praktik adab dalam bertamu telah menjadi bagian penting dari budaya manusia di berbagai belahan dunia, menunjukkan rasa hormat dan kesopanan dalam berinteraksi dengan orang lain.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adab diartikan sebagai kehalusan dan kebaikan budi pekerti, kesopanan, akhlak. Hamzah Ya’qub menyebut adab sebagai ilmu yang menentukan batas antara baik dan buruk, antara terpuji dan tercela, tentang perkataan atau perbuatan manusia lahir dan batin. Sedangkan adab menurut Ibn Miskawaih ialah suatu keadaan yang melekat di dalam jiwa manusia, yang berbuat dengan mudah, tanpa melalui proses pemikiran atau pertimbangan dalam kegiatan sehari-hari.

Pasti kita sering mendengar istilah yang mengatakan bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu, yang berarti orang yang berilmu sekalipun tidak akan ada apa-apanya jika ia tidak memilki adab yang baik. Entah kepada sesama manusia ataupun kepada makhluk lain. Belajar dari berita yang viral akhir-akhir ini di sosial media, mengenai salah satu mahasiswi Unram yang sedang melakukan KKN akhirnya berujung diusir dari tempatnya melakukan kegiatan karena mengatakan bahwa tidak ada gadis yang cantik di desa tempatnya bermukim itu. Yang dimana candaannya tersebut diupload di instagram pribadinya. Lalu entah bagaimana, diketahui oleh warga setempat dan akhirnya viral.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bercanda merupakan suatu hal yang wajar. Akan tetapi, ada batasan yang harus kita jaga ketika bercanda. Ada hal yang cukup jadi konsumsi sendiri atau bersama teman. Ada juga yang tidak apa-apa jika diketahui orang banyak. Tentunya kita sebagai seorang manusia tetap harus menjaga ucapan, apalagi ketika berada di tempat baru. Jangan sampai sesuatu yang awalnya kita sepelekan malah membawa malapetakan dan membuat kita malu sekaligus menyesal di akhir. 

Maka dari itu, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bertamu di tempat baru:

  • Perkenalkan Diri dengan Sopan

Ketika berada di tempat baru, perkenalkan diri dengan sopan kepada tuan rumah atau kepada orang-orang yang ada di sekitar. Sapa dengan senyum dan sapaan yang ramah, serta berikan nama dan ucapan terima kasih atas kesempatan untuk diperbolehkan berkunjung. Hindari bertingkah atau berbicara dengan nada kasar atau tidak pantas.

  • Jagalah Sopan Santun dan Gunakan Bahasa yang Baik

Bahasa yang digunakan saat bertamu juga perlu diperhatikan. Hindari menggunakan kata-kata kasar atau mengeluarkan lelucon yang tidak pantas. Berbicaralah dengan bahasa yang sopan dan tetap ramah dalam interaksi.

  • Hargai Kebiasaan Lokal

Setiap tempat tentu memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda. Cobalah untuk menghargai dan menghormati kebiasaan lokal yang ada, termasuk cara berbicara, berpakaian, atau adat istiadat tertentu. Jika merasa tidak yakin, tanyakan atau amati bagaimana orang-orang sekitar berperilaku.

  • Menjaga Kebersihan

Ketika bertamu, apalagi jika kita bermukim cukup lama di tempat yang baru, menjaga kebersihan merupakan tanda penghormatan terhadap tuan rumah dan rumahnya. Pastikan kita tidak mencemari tempat kita bertamu dengan membuang sampah sembarangan atau hal lain yang dapat menyebabkan kotor. 

  • Pamit dengan Sopan dan Ucapkan Terima Kasih

Setelah waktu bertamu berakhir, pamitlah dengan sopan dan ucapkan terima kasih atas keramahan dan sambutan yang diberikan. Ucapan terima kasih dapat disampaikan secara langsung, atau dengan pesan teks. Namun akan lebih baik jika disampaikan langsung kepada tuan rumah secara bersamaan ketika sedang berpamitan.

Adab dalam bertamu bukan hanya sekadar etika sosial, tetapi juga mencerminkan kepribadian dan karakter seseorang. Dengan mengamalkan adab dalam bertamu, kita dapat menciptakan hubungan yang harmonis dengan orang lain dan menjaga rasa saling menghargai. Selain itu, adab dalam bertamu juga dapat membantu memperkuat ikatan sosial dan budaya dalam masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk senantiasa mempraktikkan adab dalam bertamu sebagai wujud penghormatan dan rasa terima kasih atas keramahan tuan rumah.

Ikuti tulisan menarik ericawidiani lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu