x

Aspal. Ilustrasi Pembangunan Jalan

Iklan

Indŕato Sumantoro

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Juli 2020

Senin, 16 Oktober 2023 15:07 WIB

Aspal Buton, Pemersatu Bangsa ?

Diharapkan dengan mempersatukan misi dan visi dari setiap aparatur negara, mulai dari tingkat Presiden, Menteri, Gubernur, hingga Bupati, maka industri hilirisasi aspal Buton akan dapat segera terwujud dalam waktu yang tidak akan terlalu lama lagi. Adapun caranya sangat mudah. Hanya dengan merubah mindset kita: “Aspal Buton adalah pemersatu bangsa”.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Aspal Buton adalah aspal alam yang terdapat di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Deposit aspal alam ini diperkirakan sebesar 662 juta ton. Dan ini merupakan jumlah deposit aspal alam yang terbesar di dunia. Tetapi mirisnya, pemerintah tidak mau memanfaatkan aspal Buton ini untuk mensubstitusi aspal impor. Tetapi Indonesia malah mengimpor aspal terus, dan sampai saat ini sudah berlangsung selama 43 tahun lebih. Dan anehnya lagi, Indonesia masih belum memiliki target yang jelas, kapan Indonesia akan berswasembada aspal. Fenomena aspal Buton masih belum mampu mensubstitusi aspal impor ini, seyogyanya harus mendapatkan perhatian yang sangat besar dari Presiden yang baru hasil Pemilu 2024 nanti.

Mengapa di masa pemerintahan pak Jokowi selama 9 tahun ini, aspal Buton masih belum mampu mensubstitusi aspal impor? Mungkin karena banyak isu-isu negatif yang telah berkembang di tengah masyarakat. Antara lain, adalah: harga aspal Buton ekstraksi lebih mahal daripada harga aspal impor, teknologi ekstraksi aspal Buton masih belum terbukti handal, perkiraan jumlah deposit aspal alam masih diragukan, resiko Investor untuk berinvestasi di bidang industri hilirisasi aspal Buton sangat tinggi, pemerintah tidak memiliki dana untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton, dan adanya Mafia impor aspal, dll.

Sejatinya, kalau pekerjaan kita hanya mendengarkan omong kosong, gosip, dan rumor saja yang telah berkembang luas di tengah masyarakat, maka upaya-upaya kita untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton tidak akan mungkin pernah tercapai. Mengapa? Karena semua energi, harapan, dan semangat, kita telah habis terkuras, dihantui oleh perasaan takut, kuatir, dan tidak percaya diri, akibat berbagai macam ancaman dan bayangan dari pikiran buruk diri kita sendiri. Mungkin karena hal inilah yang menyebabkan mengapa aspal Buton selama ini tidak maju-maju, dan hanya berjalan di tempat. Penyebabnya adalah karena kita takut melangkah untuk menghadapi beratnya tantangan zaman. Dan kita juga takut dengan omongan orang yang selalu berprasangka negatip. Akhirnya, kita merasa kacau dan bingung. Kita tidak tahu harus berbuat apa. Tetapi lucunya, kita tidak mau bertanya kepada ahlinya. Dan sejatinya, semua penyebab utamanya masalah tersebut adalah karena kita tidak memiliki misi dan visi yang jelas dan terukur untuk mau berswasembada aspal.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Peristiwa yang sudah berlalu, biarkanlah berlalu. Selama masih ada kemauan, pasti ada jalan. Kita harus tetap dan selalu optimis dalam menatap masa depan. Karena masa depan itu bukan milik kita. Tetapi sejatinya itu adalah milik generasi mendatang. Kita hanya berupaya sekuat tenaga untuk membukakan “pintu gerbang keberhasilan” selebar-lebarnya, agar para generasi mendatang akan mampu melewati “pintu gerbang keberhasilan” tersebut untuk mewujudkan cita-cita masa depan mereka sendiri.

Aspal Buton sudah memiliki banyak sekali pengalaman pahit dalam perjalanan hidupnya yang panjang dan berliku. Pengalaman pahit inilah yang telah menempanya aspal Buton menjadi sosok yang lebih bijak dan cerdas. Tahun depan kita akan memilih Presiden yang baru. Hal ini berarti kita akan memiliki sebuah asa dan harapan yang baru. Ini adalah kesempatan terbaik untuk mengusulkan pemikiran, inovasi, dan gagasan perubahan agar hilirisasi aspal Buton akan segera terwujud.

Adapun usulan untuk Presiden yang baru hasil Pemilu 2024 nanti adalah mari kita semua rakyat Indonesia bersatu padu untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton. Bagaimana caranya? Ada kata-kata bijak yang mengatakan sebagai berikut: “Apabila kita tidak mampu mewujudkan cita-cita kita, maka kita harus merubah cara berpikir kita”. Selama pemerintahan dua periode pak Jokowi, kita telah gagal mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton. Oleh karena itu, sekarang kita harus merubah cara berpikir kita, agar mampu mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton. Apanya yang harus dirubah? Sekarang mari kita pikirkan bersama-sama, apakah benar bahwa sejatinya, aspal Buton itu adalah pemersatu bangsa?.

Dengan meyakini di dalam hati dan pikiran bahwa aspal Buton itu adalah pemersatu bangsa, maka upaya-upaya kita untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton akan fokus diarahkan untuk hanya kepada satu tujuan; yaitu mempersatukan bangsa. Dengan demikian, tidak akan ada batas lagi antara satu kementerian dengan kementerian yang lain, untuk bersatu dan bersama-sama mewujudkan hilirisasi aspal Buton. Tidak ada batas lagi antara pemerintah pusat dengan pemerintah di daerah-daerah, semuanya ingin sekali mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton untuk mensubstitusi aspal impor. Tidak ada batas lagi antara pemerintah dan pengusaha, semuanya mempunyai visi dan tujuan yang sama untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton. Dan yang paling penting sekali adalah tidak ada batas lagi antara Presiden dengan para Menterinya, semuanya mempunyai misi dan visi yang sama untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton secepatnya.  

Coba kita bayangkan sekarang, apabila mulai dari Presiden hingga semua rakyat Indonesia mempunyai mimpi dan cita-cita yang sama untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton guna mensubstitusi aspal impor, maka daya dan upaya ini akan sangat luar biasa dan sangat dahsyat dampaknya. Dan dijamin, pastinya industri hilirisasi aspal Buton akan dapat segera terwujud dalam waktu yang tidak akan terlalu lama lagi. Adapun semua ini hanya akan dapat terwujud hanya dengan membangkitkan semangat aspal Buton adalah pemersatu bangsa.

Untuk memastikan aspal Buton adalah pemersatu bangsa, maka semua halangan dan rintangan harus disingkirkan dan dimusnahkan terlebih dahulu. Presiden yang baru nanti harus bijak dan berani dalam menanggapi isu, gosip, dan rumor negatif yang telah beredar luas di tengah masyarakat selama ini mengenai aspal Buton. Sebaiknya semua informasi miring dan nada sumbang mengenai aspal Buton tersebut harus diselidiki terlebih dahulu kebenarannya, agar persatuan bangsa dapat terjalin dengan sangat erat.

Presiden yang baru terpilih pada tahun 2024 nanti, sebaiknya menugaskan kepada Kementerian PUPR dan PT Pertamina (Persero) untuk mencaritahu dan memastikan kebenaran isu mengenai harga aspal Buton ekstraksi lebih mahal daripada harga aspal impor. Dan menugaskan kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan asesmen dan diskusi ilmiah untuk menjawab isu  mengenai teknologi ekstraksi aspal Buton masih belum terbukti handal. Menugaskan Kementerian ESDM untuk memverifikasi dan memvalidasi kebenaran data-data jumlah deposit aspal alam yang terbukti. Serta menugaskan kepada Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Investasi, dan Kementerian ESDM, untuk mengkaji dan mengevaluasi mengenai resiko Investor untuk berinvestasi di bidang industri hilirisasi aspal Buton sangat tinggi. Kemudian menugaskan kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian untuk mendalami isu mengenai pemerintah tidak memiliki dana untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton. Dan terakhir, menugaskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Perdagangan untuk menyelidiki secara seksama mengenai isu kemungkinan adanya Mafia impor aspal.

Presiden yang baru nanti harus mengumpulkan semua data-data dan informasi yang lengkap ini, kemudian akan membahasnya di dalam Sidang Kabinet dengan para Menterinya mengenai apa langkah-langkah taktis dan strategis selanjutnya untuk mewujudkan industri hilirisasi aspal Buton. Berdasarkan hasil Sidang Kabinet ini, maka akan dilakukan pembagian tugas dan target kepada semua jajaran Kementerian-kementerian terkait, dan semua Kepala Daerah untuk mendukung terlaksananya industri hilirisasi aspal Buton ini.

Diharapkan dengan mempersatukan misi dan visi dari setiap aparatur negara, mulai dari tingkat Presiden, Menteri, Gubernur, hingga Bupati, maka industri hilirisasi aspal Buton akan dapat segera terwujud dalam waktu yang tidak akan terlalu lama lagi. Adapun caranya sangat mudah. Hanya dengan merubah mindset kita: “Aspal Buton adalah pemersatu bangsa”, maka faktanya industri hilirisasi aspal Buton akan terwujud dalam sekejab. Ayo, mari kita buktikan dan laksanakan gagasan ini!

Ikuti tulisan menarik Indŕato Sumantoro lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler