x

Iklan

Jayana Setu

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 November 2023

Senin, 13 November 2023 06:18 WIB

Exploring the Hidden Gem, Air Terjun Purba Tirai Bidadari

Air Terjun Tirai Bidadari Purba di Probolinggo telah menjadi destinasi favorit bagi para pengunjung yang mencari keindahan alam yang memukau.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Air Terjun Tirai Bidadari Purba di Probolinggo telah menjadi destinasi favorit bagi para pengunjung yang mencari keindahan alam yang memukau. Dengan lokasinya yang terletak di lereng Gunung Lamongan, air terjun ini mempesona dengan airnya yang jernih dan suasana sejuk. Meskipun tersembunyi, tetapi menjadi tujuan populer bagi wisatawan dari berbagai daerah.

Selain dikenal akan pesonanya yang memukau, air terjun ini memiliki keunikan khusus yang menarik perhatian para wisatawan. Ingin tahu lebih lanjut? Temukan informasi selengkapnya tentang Air Terjun Purba Tiari Bidadari dalam artikel berikut.

Pesona Air Terjun Purba Tirai Bidadari

Pesona unik dari Air Terjun Purba Tirai Bidadari terletak pada keberadaan 16 sumber mata air yang memancar dari puncak tebing. Dikelilingi oleh hutan hijau yang alami, air terjun ini menghadirkan pemandangan yang memukau dan menyegarkan mata. Suara gemericik air yang turun dari ketinggian menambahkan nuansa yang menenangkan dan menyegarkan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Percikan air yang jatuh dan tersentuh oleh sinar cahaya menciptakan sebuah pelangi yang menakjubkan, itulah yang menjadi dasar penamaan Air Terjun Purba Tirai Bidadari. Selain itu, beberapa warga setempat menyebutnya sebagai air terjun purba karena tebing yang melengkung membentuk gua atau lorong, menciptakan nuansa zaman purba yang khas.

Air Terjun Tirai Bidadari Purba terletak di dalam Kawasan Perlindungan Setempat seluas 36 hektar. Lingkup ini, yang dikelilingi oleh hutan bambu dan vegetasi yang rapat, menjadi rumah bagi beragam spesies satwa liar, termasuk berbagai jenis burung dan primata. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa area sekitar air terjun ini masih memelihara keanekaragaman hayati yang kaya.

Tidak hanya itu, di sekitar area air terjun, kamu akan menemui aliran air berwarna hijau yang dikelilingi oleh tebing-tebing terjal. Keindahan alam yang asri inilah yang menjadi daya tarik khusus bagi para wisatawan yang mengunjungi tempat ini.

Meskipun tersembunyi dan sulit dijangkau, banyak wisatawan yang penasaran dan tertarik untuk mengunjungi destinasi alam ini. Di sekitar air terjun, terdapat tempat favorit bagi para pecinta olahraga air, seperti area arung jeram.

Dengan aliran sungai yang deras dan tebing yang terjal, tidak heran bahwa Air Terjun Purba Tirai Bidadari menjadi spot menarik untuk kegiatan olahraga air. Keindahan tempat ini sering disamakan oleh pengunjung dengan Green Canyon di Probolinggo.

Selain menikmati keindahan alamnya, kamu bisa berfoto di ayunan megah setinggi 10 meter yang telah dipasang di sekitar area air terjun ini. Keamanan pengunjung terjamin dengan adanya tali pengaman yang terpasang, dan keberadaan petugas yang selalu siaga di sekitar area ayunan menambah tingkat kenyamanan dan keamanan.

Alamat dan Rute Menuju Air Terjun

Air Terjun Purba Tirai Bidadari terletak di perbatasan dua desa, yaitu Desa Ranugedang dan Desa Jangkang, Jawa Timur. Jika kamu berangkat dari Kota Surabaya, dapat menempuh perjalanan melalui jalan Tol Bangil – Rembang atau jalan Tol Gempol – Pasuruan.

Jalur menuju air terjun dari Desa Ranugedang, terlebih lagi, masih cukup sulit dan tergolong terpencil. Sebaliknya, dari Desa Jangkang, air terjun ini hanya berjarak 3 km dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Awalnya, akses ke air terjun yang menakjubkan ini memang sulit. Namun, warga setempat mengambil inisiatif untuk membuka jalan menuju air terjun melalui kerja bakti selama 12 hari. Jalan setapak yang terbentuk memiliki lebar 1,5 meter dari pintu masuk wisata air terjun.

Akses roda empat hanya dapat mencapai pemukiman warga setempat di Dusun Lalangan, Desa Jangkang. Setelah itu, pengunjung yang datang dapat melanjutkan perjalanan melewati pos pintu masuk air terjun menggunakan kendaraan roda dua atau dengan berjalan kaki.

Harga Tiket Masuk Wisata Alam

Ketika berkunjung ke Air Terjun Purba Tirai Bidadari di Probolinggo, kamu akan menemukan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya dengan membayar biaya parkir kendaraan. Tarif parkir bervariasi berdasarkan jenis kendaraan, dengan biaya Rp. 5.000 untuk motor dan Rp. 10.000 untuk mobil. Jika tertarik dengan olahraga air seperti arung jeram, terdapat paket rafting yang tersedia mulai dari Rp. 299.000 hingga Rp. 450.000.

Bagi yang datang dari luar daerah dan berencana untuk menginap, tidak perlu khawatir. Di sekitar kawasan wisata air terjun terdapat berbagai pilihan penginapan dengan tarif per malam mulai dari Rp. 100.000 hingga Rp. 265.000. Dengan demikian, kamu dapat menyesuaikan pilihan penginapan sesuai dengan budget yang dimiliki.

Masyarakat setempat meyakini adanya mitos di Air Terjun Purba Tiara Bidadari. Menurut mitos tersebut, perempuan yang mengunjungi akan terlihat lebih cantik, sementara laki-laki akan terlihat awet muda. Kepercayaan ini menambahkan keajaiban tersendiri pada wisata air terjun ini yang tidak dimiliki oleh destinasi wisata lainnya.

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan

Bersantai Menikmati Pemandangan Air Terjun

Salah satu kegiatan utama di Air Terjun Purba Tirai Bidadari adalah bersantai sambil menikmati pemandangan indah air terjun dan alam sekitarnya. Kamu bisa duduk santai di tepi air terjun bersama keluarga, teman, atau orang terdekat.

Pastikan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, karena tidak ada warung di dekat spot air terjun. Untuk mengabadikan momen tak terlupakan, jangan lupa mengambil sebanyak mungkin foto menggunakan kamera ponselmu.

Bermain Air

Salah satu kegiatan utama di Air Terjun Purba Tirai Bidadari adalah bersantai sambil menikmati pemandangan indah air terjun dan alam sekitarnya. Kamu bisa duduk santai di tepi air terjun bersama keluarga, teman, atau orang terdekat.

Pastikan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, karena tidak ada warung di dekat spot air terjun. Untuk mengabadikan momen tak terlupakan, jangan lupa mengambil sebanyak mungkin foto menggunakan kamera ponselmu.

Bermain Air

Seperti kebanyakan air terjun, pengunjung yang datang memiliki kesempatan untuk berenang, bermain air, atau merendam diri di sekitar air terjun. Kehadiran air yang sejuk dan segar dapat menjadi pengalaman yang menyegarkan dan melepas penat setelah perjalanan menuju air terjun.

Namun, penting untuk selalu menjaga keselamatan dan patuhi aturan yang berlaku di lokasi tersebut. Menurut warga sekitar, beberapa pancuran di Air Terjun Purba Tirai Bidadari Probolinggo memiliki karakteristik air yang beragam, mulai dari suhu dingin, hangat, hingga air yang memiliki bau belerang atau rasa asam.

Arung Jeram/Rafting

Jika kamu mencari pengalaman ekstrem, cobalah olahraga air seperti arung jeram atau rafting yang tersedia di sekitar air terjun menawan ini. Aliran sungai yang deras dan keberadaan bebatuan menjadikan wisata ini sebagai spot terbaik untuk rafting.

Tak perlu khawatir mengarungi sungai yang penuh batu ini, karena terdapat operator atau pemandu rafting yang akan memandu perjalananmu. Jika tertarik dengan aktivitas ini, kamu dapat memesan paket rafting yang tersedia di Desa Ranugedang.

Itulah ulasan mengenai wisata alam yang menjadi hidden gem, yaitu Air Terjun Purba Tirai Bidadari seperti yang dilansir alexistogel gacor. Terletak di daerah hutan yang masih kaya vegetasi, wisata ini terus mengalami pengembangan. Dengan berbagai aktivitas menarik yang ditawarkan, kamu bisa mengunjungi air terjun ini untuk melepas penat. Jangan lupa untuk selalu menjaga kelestarian dan kebersihan tempat wisata.

Ikuti tulisan menarik Jayana Setu lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB