x

Ilustrasi Perempuan. Gambar oleh Himanshu Gunarathna dari Pixabay.com

Iklan

hana safitri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 November 2021

Selasa, 28 November 2023 12:16 WIB

Meresahkan, Standar Kecantikan Wanita di Indonesia

Berbicara tentang cantik, pasti identik dengan fisik. Padahal cantik itu subjektif tergantung siapa yang melihat. Bahkan standar kecantikan bisa berubah-ubah.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tampil cantik, dan menarik merupakan dambaan semua perempuan. Perempuan rela mengeluarkan banyak dana untuk tampil cantik dan menarik. Lantas cantik apakah selalu berhubungan dengan fisik saja ?? Bukankah di Indonesia sendiri keragaman budaya dan suku sangat bervariasi?? Bukankah hal tersebut juga berpengaruh ?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Memiliki kulit glowing dan sehat memang menjadi daya tarik tersendiri.  Bahkan sebagian perempuan masih menganggap kulit putih, glowing, kurus, tinggi adalah standar kecantikan di Indonesia. Apakah hal tersebut benar ? Siapa yang mengeluarkan standar tersebut ?

Ternyata banyaknya iklan dan tontonan masyarakat mempengaruhi cara pandang orang terhadap standar kecantikan. Maka tidak heran kebanyakan orang masih menganggap bahwa cantik adalah yang putih, tinggi dan langsing.

Pemikiran inilah yang membuat orang terutama perempuan insecure dan merasa harus memenuhi standar kecantikan menurut orang-orang tersebut. Bahkan ada yang sampai depresi dan tidak percaya diri. Banyak perempuan yang kemudian melakukan berbagai macam hal untuk memenuhi standar kecantikan itu bahkan ada juga yang sampai tidak memperhatikan kesehatannya sendiri.

Orang yang cantik dan good looking memang memiliki ruang yang lebih dimanapun berada. Seperti memperoleh banyak keuntungan. Orang cantik juga mudah diterima oleh siapapun dan ketika melakukan kesalahan selalu dimaklumi. Hal tersebut juga yang memicu para perempuan untuk selalu tampil cantik dan goodlooking dimanapun berada.

Disisi lain sebenarnya mempercantik diri sendiri dan merawat diri tidak ada salahnya. Namun jangan sampai merasa insecure atau tidak percaya diri hanya karena jauh dari standar kecantikan berdasarkan lingkungan. Atau bahkan mempercantik diri hanya karena ingin di hargai oranglain.

Berkembangnya teknologi saat ini telah banyak dimanfaatkan untuk orang berani mengutakan pendapatnya. Bahwa cantik tidak harus putih, tinggi dan langsing. Setiap perempuan unik dengan keanekaragaman warna kulit, tinggi badan, bahkan bentuk tubuh. Dengan adanya orang yang berani berpendapat tersebut sedikit demi sedikit pandangan orang semakin terbuka tentang standar kecantikan.

Orang sudah mulai berpikiran bahwa cantik itu subjektif. Tergantung pandangan orang masing-masing dan standar kecantikan menurut pandangan orang berbeda-beda. Ada yang berpandangan bahwa putih, langsing belum tentu cantik, ada juga yang berpandangan kulit sawo matang itu cantik.

Masih banyak diluar sana yang memandang bahwa cantik itu bukan tentang fisik saja. Percayalah kecantikan alami yang berasal dari dalam diri itu yang lebih utama. Berperilaku baik, sopan, memiliki value, attitude yang baik itu jauh lebih penting dari pada sekedar fisik yang baik.  

Untuk perempuan-perempuan diluar sana. Kamu harus memerdekakan dirimu sendiri. Jangan merasa insecure karena pandangan orang lain. Kamu cantik dan kamu berharga, berhentilah membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Mulailah untuk menerima dan mencintai diri sendiri serta merasa bersyukur.

Ikuti tulisan menarik hana safitri lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu