x

Sumber gambar: Bing AI

Iklan

Indrian Safka Fauzi (Aa Rian)

Hamba Allah dan Umat Muhammad Saw. Semakin besar harapan kepada Allah melebihi harapan kepada makhluk-Nya, semakin besar pula potensi dan kekuatan yang kita miliki.
Bergabung Sejak: 28 Mei 2022

Kamis, 16 Mei 2024 14:51 WIB

Kisah Akhir Zaman yang Tertulis

Renungan tentang kisah umat manusia di masa yang akan datang nan penuh tantangan.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tahun 2XXX - Peradaban Robotik dan Mesin Berkecerdasan

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan menggunakan mesin makin menjadi. Manusia seluruhnya menaruh kepercayaan kuatnya kepada mesin dibanding kepada potensi dirinya sebagai manusia. Akibatnya manusia itu sendiri kecerdasannya merosot, dan mesin menjadi memiliki kecerdasan mumpuni dalam mengeksekusi pekerjaan.

Mulai diciptakan robot-robot yang dapat menggantikan pekerjaan manusia. Ramalan Terminator, yakni robot dengan keinginan jahat untuk menghancurkan kehidupan manusia seakan mulai mendekati nyata, bahkan lebih buruk dari itu ... manusia dijadikan sapi perah untuk mengeksploitasi alam guna memberikan sumber kehidupan pada robot-robot jahat agar tetap hidup melalui tenaga listrik.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tapi rencana Tuhan lebih dahsyat lagi. Perang dunia mesti benar-benar terjadi, untuk menghentikan kemajuan robotik yang malah bakal membuat kehidupan manusia makin menderita.

Tahun 2XXX - Perang Dunia 

Nuklir diluncurkan menghancurkan negara-negara yang berkepentingan menguasai dunia. Timur tengah menjadi medan perang beradu 2 kekuatan blok barat dan blok timur. Penghuni asli timur tengah seakan terperangkap oleh tragedi mengerikan ini. Mengapa bisa terjadi?

Sebab penduduk timur tengah lelap dengan kehidupan hedonistik dan materialistik. Sampai lupa menguatkan potensi dirinya sebagai manusia sejati, melalui ajaran agamanya yang dianut. Akibatnya bangsa mereka menjadi santapan lezat bagi blok barat dan blok timur untuk diperebutkan.

Tahun 2XXX - Kejatuhan Meteor

Ledakan nuklir, membuat langit terbelah seperti yang dinubuahkan kitab suci. Akibatnya meteor berjatuhan, menghancurkan peradaban robotik dan mesin yang dulu sempat diagung-agungkan manusia.

Manusia disibukan dengan penyelamatan diri masing-masing, ada yang bersandar pada bunker-bunker, dan ada yang bersandar pada imannya kepada Tuhan walau hanya berdiam diri berselimut dalam rumahnya masing-masing.

Tahun 2XXX - Tantangan Baru

Peradaban manusia direset dari nol. Tiba hari kedatangan sang penipu dengan daya manipulatif yang kuat untuk menguatkan dirinya melalui kepercayaan manusia. Membuat orang-orang beriman melarikan diri dari pengaruhnya ke gunung-gunung dan kota suci agar keimanan mereka tidak dieksploitasi oleh sang penipu tersebut.

Sampai tiba sang Raja Keadilan mengeksekusi mati sang penipu tersebut, sehingga para pengikut sang penipu yang terbiasa hidup jauh dari spiritualitas dan religiusitas, perlahan berjalan menuju arah yang tak diharapkan.

Tahun 2XXX - Perang Melawan Monster

Sang Raja Keadilan meminta manusia dalam satu kesatuan dan memegang syariat yang dikukuhkan Tuhan. Pilihan ada di tangan umat manusia itu sendiri. Menolak atau rela menerima menjadi penentu nasib dan takdir manusia itu sendiri.

Hingga akhirnya matahari terbit dari arah barat. Manusia yang menerima ajakan sang Raja Keadilan terbangkitkan jiwa dan raganya. Mereka yang terbangkitkan bersiap menghadapi tantangan nyata, melawan invasi monster seperti yang pernah ditayangkan televisi, komik, dan cerita fiksi di saat zaman modern dulu kala.

Tahun XXXX - Wafat sang Raja Keadilan

Para monster berusaha membunuh penduduk langit dengan melemparkan tombak dan panah ke kerajaan langit. Akhirnya langit terbelah, potensi meteor hendak menghantam bumi akan terjadi beberapa hari kemudian.

Sebab inilah alasan kuat untuk sang Raja Keadilan membinasakan monster, melalui kekuatannya sang Raja Keadilan memohon kekuatan dahsyat kepada Tuhan untuk mengadili seluruh monster jahat.

Dan pada akhirnya tiada tersisa monster-monster tersebut di muka bumi. Umat manusia berbahagia dan bersuka cita akan peran sang Raja Keadilan. Namun meteor mulai berdatangan di langit siap menghantam peradaban bumi.

Sang Raja Keadilan pun dengan kekuatan terakhirnya dengan dorongan kepercayaan umat manusia, menghentikan dunia dari kehancuran.

Dengan kekuatan dahsyatnya meteor-meteor itu dihantam sang Raja hingga tak tersisa, namun Sang Raja kehabisan tenaga, hingga turun di tanah yang disucikan, dan ia wafat meninggalkan pesan yang mulia bagi kehidupan manusia yang ditinggalkannya.

Setelah kepergian sang Raja, dunia memancarkan kehidupan surga yang menghidupi kehidupan seluruhnya. Sampai-sampai ular dan binatang buas, semua menjadi jinak dan tidak mencelakai manusia. Semua benar-benar damai.

Manusia dapat memfokuskan diri mereka untuk mengagungkan Sang Pencipta, dan mereka tentu berterima kasih atas pengorbanan Sang Raja Keadilan untuk kehidupan dunia yang ditinggalkannya penuh kesejahteraan.

Tahun XXXX - Kehancuran Dunia

Angin lembut mewafatkan seluruh umat manusia yang beriman, yang menjadi kawan seperjuangan sang Raja Keadilan. Sehingga hanya tersisa manusia-manusia jahat di muka bumi akibat peristiwa itu.

Sebab telah lenyap kebaikan di muka bumi. Tak ada alasan bagi malaikat untuk memelihara bumi. Terompet sangkakala dibunyikan. Dan sejak saat itulah peristiwa kehancuran bumi dimulai. Semesta mengalami kehancuran partial yang membuat api membakar menghanguskan planet surga bawah (alam patala), planet bumi, hingga planet surga atas yang bersifat sementara (alam svarga-loka).

Setelah peristiwa ini terjadi ... maka manusia diminta pertanggungjawabannya masing-masing atas amal perbuatannya, di sebuah padang yang terhampar. Demikian kisah akhir zaman tertulis.

Cimahi, 16 Mei 2024.

Ikuti tulisan menarik Indrian Safka Fauzi (Aa Rian) lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler