Budidaya Sapi Bali yang Menguntungkan

Jumat, 7 Juni 2024 13:54 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Memelihara sapi bali sangat menguntungkan. Sapi Bali tidak hanya menghasilkan daging dan anak, tetapi juga menghasilkan pupuk kandang dan sebagai tenaga kerja.

DR. Ir.Ni Made Ayu Gemuh Rasa astiti, M.P.
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian
Universitas Warmadewa
 
 
Sapi Bali merupakan plasmanutfah yang patut dilestarikan. Untuk melestarikannya perlu teknik bagaimana budidaya sapi bali agar dapat memberikan keuntungan yang tinggi sehingga kesejahteraan masyarakat terutama peternak di Indonesia sejahtera. Memelihara sapi bali sangat menguntungkan karena tidak hanya menghasilkan daging dan anak, tetapi juga menghasilkan pupuk kandang dan sebagai tenaga kerja. Kotoran sapi mempunyai nilai ekonomis, karena termasuk pupuk organik yang dibutuhkan oleh semua jenis tumbuhan. Kotoran sapi dapat menjadi sumber hara yang dapat memperbaiki struktur tanah sehingga menjadi lebih gembur dan subur. 
 
Salah satu caranya budidaya sapi bali adalah dengan sistem budidaya yang optimal. Di dalam budidaya sapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.  Bibit sapi yang baik adalah sapi yang sehat bisa dilihat dari warna kulitnya yang cerah tidak kusam serta matanya yang tajam tidak sendu, serta gerakannya sangat lincah. Dimana secara teori bibit berperan 30 % sedangkan lingkungan berperan 70%.
 
Lingkungan di sini mencakup kandang, pakan serta manajemen pemeliharaan sapi.  Kandang dapat dibuat dalam bentuk ganda atau tunggal, tergantung dari jumlah sapi yang dimiliki. Pada kandang tipe tunggal, penempatan sapi dilakukan pada satu baris atau satu jajaran, sementara kandang yang bertipe ganda penempatannya dilakukan pada dua jajaran yang saling berhadapan atau saling bertolak belakang.
 
Diantara kedua jajaran tersebut biasanya dibuat jalur untuk jalan. Pembuatan kandang untuk tujuan penggemukan (kereman) biasanya berbentuk tunggal apabila kapasitas ternak yang dipelihara hanya sedikit. Namun, apabila kegiatan penggemukan sapi ditujukan untuk komersial, ukuran kandang harus lebih luas dan lebilh besar sehingga dapat menampung jumlah sapi yang lebih banyak. Disamping kandang hal yang terpenting perlu diperhatikan adalah pakannya. Pemberian pakan dapat dilakukan dengan 3 cara: yaitu penggembalaan (Pasture fattening), kereman (dry lot faatening) dan kombinasi cara pertama dan kedua. 
 
Penggembalaan dilakukan dengan melepas sapi- sapi di padang rumput, yang biasanya dilakukan di daerah yang mempunyai tempat penggembalaan cukup luas, dan memerlukan waktu sekitan 5-7 jam per hari. Dengan cara ini, maka tidak memerlukan ransum tambahan pakan penguat karena sapi telah memakan bermacam-macam jenis rumput. 
 
Pakan dapat diberikan dengan cara dijatah/disuguhkan yang yang dikenal dengan istilah kereman. Sapi yang dikandangkan dan pakan diperoleh dari ladang, sawah/tempat lain. Setiap hari sapi memerlukan pakan kira - kira sebanyak 10 % dari berat badannya dan juga pakan tambahan 1 % -2 % dari berat badan. pakan tambahan berupa dedak halus atau bekatul, bungkil kelapa, gaplek, ampas tahu yang diberikan dengan cara dicampurkan dalam rumput ditempat pakan. Selain itu, dapat ditambah mineral sebagai penguat berupa garam dapur. Pakan sapi dalam bentuk campuran dengan jumlah dan perbandingan tertentu ini dikenal dengan istilah ransum.  Pemberian pakan sapi yang terbaik adalah kombinasi antara penggembalaan dan kereman. Menurut keadaannya, jenis hijauan dibagi menjadi 3 katagori, yaitu hijauan segar, hijauan kering, dan silase. Macam hijauan segar adalah rumput- rumputan, kacang-kacangan (leguminosa) dan tanaman hijau lainnya. Rumput yang baik untuk pakan sapi adalah rumput gajah, rumput raja (king grass), daun turi, daun lamtoro. Hijauan kering berasal. dari hijauan segar yang sengaja dikeringkan dengan tujuan agar tahan disimpan lebih lama. Termasuk dalam hijauan kering adalah jerami padi, jerami kacang tanah, jerami jagung, dshb. yang biasa digunakan pada musim kemarau. Hijauan ini tergolong jenis pakan yang banyak mengandung serat kasar. Hijauan segar dapat diawetkan menjadi silase.  Yang hal yang terpenting agar ternak sapi tumbuh sehat dan bobot badan naik secara optimal adalah penanggulangan penyakit, lebih baik menjaga kesehatan ternak agar ternak terhindar dari penyakit dengan memberikan injeksi vitamin.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bagikan Artikel Ini
img-content
ayu gemuh

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua